{"id":3017,"date":"2023-07-19T15:05:42","date_gmt":"2023-07-19T15:05:42","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/"},"modified":"2023-07-19T15:05:42","modified_gmt":"2023-07-19T15:05:42","slug":"coba-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/","title":{"rendered":"Cara menulis fungsi trycatch() pertama anda di r"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Anda dapat menggunakan fungsi <strong>tryCatch()<\/strong> di R untuk mengembalikan nilai ekspresi atau menghasilkan pesan khusus jika terjadi peringatan atau kesalahan.<\/span><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Fungsi ini menggunakan sintaks dasar berikut:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong>my_function &lt;- <span style=\"color: #008000;\">function<\/span> (x, y){\n    <span style=\"color: #008000;\">tryCatch<\/span> (\n        <span style=\"color: #008080;\">#try to do this<\/span>\n        {\n        #some expression\n        },\n        <span style=\"color: #008080;\">#if an error occurs, tell me the error<\/span>\n        error= <span style=\"color: #008000;\">function<\/span> (e) {\n            message(' <span style=\"color: #ff0000;\">An Error Occurred<\/span> ')\n            print(e)\n        },\n        <span style=\"color: #008080;\">#if a warning occurs, tell me the warning<\/span>\n        warning= <span style=\"color: #008000;\">function<\/span> (w) {\n            message(' <span style=\"color: #ff0000;\">A Warning Occurred<\/span> ')\n            print(w)\n            <span style=\"color: #008000;\">return<\/span> (NA)\n        }\n    )\n}\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara menggunakan fungsi <strong>tryCatch()<\/strong> dalam praktiknya.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: Buat fungsi tryCatch() di R<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Katakanlah kita membuat fungsi <strong>tryCatch()<\/strong> berikut yang mencoba mengambil log dari satu nilai dan kemudian membaginya dengan nilai kedua.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika terjadi kesalahan, kami akan menampilkan pesan &#8220;Terjadi kesalahan&#8221; dan kemudian mencetak kesalahan tersebut ke R.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika peringatan terjadi, kami akan menampilkan pesan &#8220;Peringatan telah terjadi&#8221;, mencetak peringatan tersebut ke R, dan kemudian mengembalikan nilai NA.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika tidak ada kesalahan atau peringatan yang terjadi, kami hanya akan mengembalikan hasil fungsinya.<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\"><span style=\"color: #000000;\">log_and_divide &lt;- <span style=\"color: #008000;\">function<\/span> (x, y){\n    <span style=\"color: #008000;\">tryCatch<\/span> (\n        {\n        result = log(x) \/ y\n        <span style=\"color: #008000;\">return<\/span> (result)\n        },\n        error= <span style=\"color: #008000;\">function<\/span> (e) {\n            message(' <span style=\"color: #ff0000;\">An Error Occurred<\/span> ')\n            print(e)\n        },\n        warning= <span style=\"color: #008000;\">function<\/span> (w) {\n            message(' <span style=\"color: #ff0000;\">A Warning Occurred<\/span> ')\n            print(w)\n            <span style=\"color: #008000;\">return<\/span> (NA)\n        }\n    )\n}\n<\/span><\/span><\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mari jalankan fungsi ini dalam skenario yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Skenario 1: Tidak ada kesalahan atau peringatan yang terjadi.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut menunjukkan cara menggunakan fungsi dalam skenario di mana tidak ada kesalahan atau peringatan yang terjadi.<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #008080;\">#run function<\/span>\nlog_and_divide(10, 2)\n\n[1] 1.151293\n<\/span><\/span><\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena tidak ada kesalahan atau peringatan yang terjadi, fungsi tersebut hanya mengembalikan hasil ekspresi, yang ternyata adalah <strong>1.151293<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Skenario 2: Terjadi kesalahan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut menunjukkan cara menggunakan fungsi dalam skenario dimana terjadi kesalahan:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #008080;\">#run function\n<\/span>log_and_divide(10)\n\nAn Error Occurred\n&lt;simpleError in doTryCatch(return(expr), name, parentenv, handler):\n  argument \"y\" is missing, with no default&gt;\n<\/span><\/span><\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena kami hanya memberikan satu argumen ke fungsi tersebut, kami menerima pesan yang mengatakan &#8221; <strong>Telah terjadi kesalahan<\/strong> &#8221; dan kami juga melihat kesalahan persis yang dihasilkan oleh R.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Skenario 3: Terjadi peringatan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut menunjukkan cara menggunakan fungsi dalam skenario ketika peringatan terjadi:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #008080;\">#run function\n<\/span>log_and_divide(-10, 2)\n\nA Warning Occurred\n&lt;simpleWarning in log(x): NaNs produced&gt;\n[1] NA\n<\/span><\/span><\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena kita memberikan nilai negatif untuk argumen pertama, R tidak dapat menghitung log nilai negatif, jadi kita menerima pesan yang mengatakan &#8221; <strong>Peringatan telah terjadi<\/strong> &#8220;, kita melihat peringatan persis yang dihasilkan oleh R dan fungsi mengembalikan <strong>NA<\/strong> sebagai mempunyai nilai negatif. hasil.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara melakukan operasi umum lainnya di R:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/loop-for-bersarang-di-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara membuat loop For bersarang di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-tambahkan-ke-vektor-dalam-lingkaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara menambahkan nilai pada vektor menggunakan loop di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-fungsi-kembali\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara mengembalikan nilai suatu fungsi di R<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda dapat menggunakan fungsi tryCatch() di R untuk mengembalikan nilai ekspresi atau menghasilkan pesan khusus jika terjadi peringatan atau kesalahan. Fungsi ini menggunakan sintaks dasar berikut: my_function &lt;- function (x, y){ tryCatch ( #try to do this { #some expression }, #if an error occurs, tell me the error error= function (e) { message(&#8216; An [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara menulis fungsi tryCatch() pertama Anda di R - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menulis fungsi tryCatch() di R, termasuk contoh lengkapnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara menulis fungsi tryCatch() pertama Anda di R - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menulis fungsi tryCatch() di R, termasuk contoh lengkapnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-19T15:05:42+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/\",\"name\":\"Cara menulis fungsi tryCatch() pertama Anda di R - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-19T15:05:42+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-19T15:05:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara menulis fungsi tryCatch() di R, termasuk contoh lengkapnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara menulis fungsi trycatch() pertama anda di r\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara menulis fungsi tryCatch() pertama Anda di R - Statorials","description":"Tutorial ini menjelaskan cara menulis fungsi tryCatch() di R, termasuk contoh lengkapnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara menulis fungsi tryCatch() pertama Anda di R - Statorials","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara menulis fungsi tryCatch() di R, termasuk contoh lengkapnya.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-19T15:05:42+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/","name":"Cara menulis fungsi tryCatch() pertama Anda di R - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-19T15:05:42+00:00","dateModified":"2023-07-19T15:05:42+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara menulis fungsi tryCatch() di R, termasuk contoh lengkapnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/coba-lagi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara menulis fungsi trycatch() pertama anda di r"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3017"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3017"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3017\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3017"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3017"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3017"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}