{"id":3034,"date":"2023-07-19T13:04:04","date_gmt":"2023-07-19T13:04:04","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/"},"modified":"2023-07-19T13:04:04","modified_gmt":"2023-07-19T13:04:04","slug":"pentingnya-statistik-dalam-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/","title":{"rendered":"Pentingnya statistik dalam bisnis (dengan contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bidang <strong>statistik<\/strong> berkaitan dengan pengumpulan, analisis, interpretasi dan penyajian data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam lingkungan bisnis, statistik penting karena alasan berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 1<\/strong> : Statistik memungkinkan bisnis untuk lebih memahami perilaku konsumen menggunakan statistik deskriptif.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 2<\/strong> : Statistik memungkinkan bisnis melihat tren melalui visualisasi data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 3<\/strong> : Statistik memungkinkan bisnis untuk memahami hubungan antara variabel yang berbeda menggunakan model regresi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 4<\/strong> : Statistik memungkinkan bisnis untuk mengelompokkan konsumen ke dalam kelompok menggunakan analisis cluster.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Di sisa artikel ini, kami mengembangkan masing-masing alasan tersebut.<\/span><\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 1: Memahami Perilaku Konsumen Menggunakan Statistik Deskriptif<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-inferensial-deskriptif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Statistik deskriptif<\/a> digunakan untuk <em>menggambarkan<\/em> kumpulan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bisnis di hampir semua bidang menggunakan statistik deskriptif untuk lebih memahami perilaku konsumennya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, toko kelontong mungkin menghitung statistik deskriptif berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rata-rata jumlah pelanggan yang datang setiap harinya.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Pesanan pelanggan rata-rata per pelanggan.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Simpangan baku usia pelanggan yang datang ke toko.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jumlah penjualan yang dilakukan setiap bulan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan metrik ini, toko dapat lebih memahami siapa pelanggannya dan bagaimana mereka berperilaku.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Di sisi lain, bank dapat menghitung statistik deskriptif berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Persentase nasabah yang tidak melunasi pinjamannya.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Ini adalah jumlah rata-rata nasabah baru yang bergabung dengan bank setiap harinya.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jumlah total simpanan yang dilakukan oleh seluruh nasabah setiap bulannya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Melalui pengukuran ini, bank dapat memperoleh wawasan tentang perilaku nasabahnya dan cara mereka mengelola uangnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tidak semua bisnis membuat model statistik atau melakukan perhitungan yang rumit, namun hampir semua bisnis menggunakan statistik deskriptif untuk lebih memahami pelanggannya.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 2: Temukan Tren Menggunakan Visualisasi Data<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Cara umum lainnya untuk menggunakan statistik dalam bisnis adalah dengan memvisualisasikan data seperti grafik garis, histogram, plot kotak, diagram lingkaran, dan grafik lainnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jenis bagan ini sering digunakan untuk membantu bisnis melihat tren.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, bisnis kecil dapat membuat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bagan-kombo-google-sheet\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">diagram kombo<\/a> berikut untuk memvisualisasikan jumlah pelanggan baru dan total penjualan yang mereka hasilkan setiap bulannya:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-21082 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/combo6.png\" alt=\"\" width=\"586\" height=\"363\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan menggunakan grafik sederhana ini, perusahaan dapat dengan cepat melihat bahwa penjualan dan jumlah pelanggan barunya cenderung meningkat paling tinggi selama kuartal terakhir tahun ini.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini memungkinkan bisnis untuk bersiap dengan lebih banyak staf, jam kerja lebih lambat, lebih banyak inventaris, dll. sepanjang tahun ini.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan ke-3: Memahami hubungan antar variabel menggunakan model regresi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Statistik juga digunakan dalam bisnis dalam bentuk <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">model regresi linier<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini adalah model yang memungkinkan bisnis memahami hubungan antara satu atau lebih variabel prediktor dan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-tanggapan-penjelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">variabel respons<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, toko kelontong dapat melacak jumlah total yang dibelanjakan untuk iklan cetak, jumlah total yang dibelanjakan untuk iklan online, dan total pendapatannya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mereka kemudian dapat membuat model regresi linier berganda berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Penjualan = 840,35 + 2,55 (iklan TV) + 4,87 (iklan online)<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menginterpretasikan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bagaimana-menafsirkan-koefisien-regresi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">koefisien regresi<\/a> pada model ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Untuk setiap tambahan dolar yang dibelanjakan untuk iklan TV, total pendapatan meningkat sebesar <strong>$2,55<\/strong> (dengan asumsi iklan online tetap konstan).<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Untuk setiap tambahan dolar yang dikeluarkan untuk iklan online, total pendapatan meningkat sebesar <strong>$4,87<\/strong> (dengan asumsi iklan TV tetap konstan).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan menggunakan model ini, toko kelontong dapat dengan cepat melihat bahwa uangnya lebih baik dibelanjakan untuk iklan online dibandingkan iklan televisi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Dalam contoh ini, kami hanya menggunakan dua variabel prediktor (iklan TV dan iklan online), namun dalam praktiknya, perusahaan sering kali membuat model regresi dengan lebih banyak variabel prediktor.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 4: Segmentasikan Konsumen ke dalam Kelompok Menggunakan Analisis Cluster<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara lain statistik digunakan dalam lingkungan bisnis adalah dalam bentuk <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/k-berarti-mengelompokkan-dalam-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">analisis klaster<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini adalah teknik pembelajaran mesin yang memungkinkan perusahaan mengelompokkan orang-orang serupa berdasarkan atribut yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perusahaan ritel sering menggunakan pengelompokan untuk mengidentifikasi kelompok rumah tangga yang serupa.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, bisnis ritel mungkin mengumpulkan informasi rumah tangga berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Pendapatan rumah tangga<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Ukuran rumah tangga<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Profesi Kepala Rumah Tangga<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jarak ke daerah perkotaan terdekat<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mereka kemudian dapat memasukkan variabel-variabel ini ke dalam algoritma pengelompokan untuk berpotensi mengidentifikasi kelompok-kelompok berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kelompok 1: Keluarga kecil, pembelanja besar<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kelompok 2: Keluarga besar, pembelanja besar<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kelompok 3: Keluarga kecil, pengeluaran rendah<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kelompok 4: Keluarga besar, pengeluaran rendah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perusahaan kemudian dapat mengirimkan iklan atau surat penjualan yang dipersonalisasi ke setiap rumah tangga berdasarkan kemungkinan mereka menanggapi jenis iklan tertentu.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Artikel berikut menjelaskan pentingnya statistik dalam bidang lain:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-perekonomian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pentingnya statistik dalam perekonomian<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pentingnya statistik dalam pendidikan<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pentingnya statistik dalam kesehatan<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bidang statistik berkaitan dengan pengumpulan, analisis, interpretasi dan penyajian data. Dalam lingkungan bisnis, statistik penting karena alasan berikut: Alasan 1 : Statistik memungkinkan bisnis untuk lebih memahami perilaku konsumen menggunakan statistik deskriptif. Alasan 2 : Statistik memungkinkan bisnis melihat tren melalui visualisasi data. Alasan 3 : Statistik memungkinkan bisnis untuk memahami hubungan antara variabel yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pentingnya statistik dalam bisnis (dengan contoh) - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistik dalam bisnis, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pentingnya statistik dalam bisnis (dengan contoh) - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistik dalam bisnis, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-19T13:04:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/combo6.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/\",\"name\":\"Pentingnya statistik dalam bisnis (dengan contoh) - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-19T13:04:04+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-19T13:04:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistik dalam bisnis, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pentingnya statistik dalam bisnis (dengan contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pentingnya statistik dalam bisnis (dengan contoh) - Statorials","description":"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistik dalam bisnis, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pentingnya statistik dalam bisnis (dengan contoh) - Statorials","og_description":"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistik dalam bisnis, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-19T13:04:04+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/combo6.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/","name":"Pentingnya statistik dalam bisnis (dengan contoh) - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-19T13:04:04+00:00","dateModified":"2023-07-19T13:04:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistik dalam bisnis, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-bisnis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pentingnya statistik dalam bisnis (dengan contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3034"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3034"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3034\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3034"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3034"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3034"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}