{"id":3035,"date":"2023-07-19T12:55:36","date_gmt":"2023-07-19T12:55:36","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/"},"modified":"2023-07-19T12:55:36","modified_gmt":"2023-07-19T12:55:36","slug":"pentingnya-statistik-dalam-pendidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/","title":{"rendered":"Pentingnya statistika dalam pendidikan (beserta contohnya)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bidang <strong>statistik<\/strong> berkaitan dengan pengumpulan, analisis, interpretasi dan penyajian data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam konteks pendidikan, statistik penting karena alasan berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 1<\/strong> : Statistik memungkinkan pendidik memahami kinerja siswa menggunakan statistik deskriptif.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 2<\/strong> : Statistik memungkinkan guru melihat tren kinerja siswa menggunakan visualisasi data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 3<\/strong> : Statistik memungkinkan pendidik membandingkan metode pengajaran yang berbeda menggunakan pengujian hipotesis.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Di sisa artikel ini, kami mengembangkan masing-masing alasan tersebut.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 1: Memahami kinerja siswa menggunakan statistik deskriptif<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-inferensial-deskriptif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Statistik deskriptif<\/a> digunakan untuk <em>mendeskripsikan<\/em> data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam konteks pendidikan, seorang guru dapat menghitung statistik deskriptif berikut untuk siswa di kelasnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai rata-rata pada ujian yang diberikan.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Standar deviasi nilai pada ujian tertentu.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kisaran skor pada ujian yang diberikan.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Persentase siswa yang lulus ujian tertentu.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Persentil ke-90 dari hasil ujian tertentu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berkat pengukuran tersebut, guru dapat lebih memahami hasil siswa di kelasnya pada ujian yang diberikan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dia kemudian dapat memutuskan apakah akan mengubah metode pengajarannya jika terlalu sedikit siswa yang lulus ujian atau mungkin menawarkan kesempatan bimbingan tambahan kepada siswa dengan hasil ujian yang buruk, dll.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Statistik deskriptif jenis ini digunakan pada semua jenjang pendidikan. Misalnya, seorang kepala sekolah dapat menggunakan statistik deskriptif untuk memantau nilai ujian siswa di seluruh sekolah. Departemen pendidikan negara bagian juga dapat menggunakan statistik deskriptif untuk memantau nilai ujian siswa di seluruh negara bagian.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 2: Temukan Tren Menggunakan Visualisasi Data<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara umum lainnya untuk menggunakan statistik dalam pendidikan adalah dengan memvisualisasikan data seperti grafik garis, histogram, plot kotak, diagram lingkaran, dan grafik lainnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bagan jenis ini sering digunakan untuk membantu pendidik melihat tren kinerja kelas dan kinerja individu siswa.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang guru membuat diagram batang berikut untuk memvisualisasikan nilai ujian rata-rata sepanjang tahun:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-26109 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/education1.jpg\" alt=\"\" width=\"532\" height=\"385\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hanya dengan melihat grafik batang ini, guru akan dapat melihat bahwa rata-rata nilai ujian siswa di kelasnya perlahan menurun sepanjang tahun.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini dapat memungkinkan guru untuk meningkatkan metode pengajarannya atau mungkin memberikan survei kepada siswanya untuk menanyakan pendapat mereka tentang metode pengajarannya, dll.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 3: Bandingkan metode pengajaran menggunakan pengujian hipotesis<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Statistika juga digunakan dalam pendidikan dalam bentuk <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengujian-hipotesis-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengujian hipotesis<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini adalah tes yang dapat digunakan pendidik untuk menentukan apakah terdapat signifikansi statistik antara metode pengajaran yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang guru ingin menentukan apakah kurikulum tertentu mempengaruhi nilai ujian. Untuk mengujinya, dia <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pemilihan-acak-vs.-penugasan-acak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">secara acak memilih<\/a> 15 siswa untuk mengikuti tes awal. Kemudian dia meminta setiap siswa menggunakan kurikulum tersebut selama satu bulan dan kemudian melakukan post-test dengan tingkat kesulitan yang sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil tes untuk masing-masing 15 siswa ditunjukkan di bawah ini:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-22671 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jumele1.jpg\" alt=\"\" width=\"304\" height=\"379\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk membandingkan selisih rata-rata nilai pre-test dan post-test, guru dapat menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-sampel-berpasangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sampel uji-t berpasangan<\/a> karena untuk setiap siswa, nilai pre-testnya dapat dikaitkan dengan nilai post-testnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan profesor menggunakan perangkat lunak statistik untuk melakukan uji-t sampel berpasangan dan menerima hasil berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">statistik uji-t: <strong>-2,97<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">nilai p: <strong>0,0101<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, uji-t sampel berpasangan menggunakan hipotesis nol dan hipotesis alternatif berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> :<\/strong> Rata-rata nilai pre-test dan post-test adalah sama<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>A<\/sub> :<\/strong> Rata-rata nilai pre-test dan post-test <em>tidak<\/em> sama<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai p ( <strong>0,0101<\/strong> ) kurang dari 0,05, kami menolak hipotesis nol.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Artinya, kita mempunyai cukup bukti yang menyatakan bahwa rata-rata nilai ujian siswa sebelum dan sesudah mengikuti program studi berbeda.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Ini hanyalah salah satu contoh pengujian hipotesis yang digunakan dalam pendidikan. Uji umum lainnya meliputi <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-sampel-t\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji-t satu sampel<\/a> , <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-dua-sampel-anda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji-t dua sampel<\/a> , <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ANOVA satu arah<\/a> , dan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-dua-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ANOVA dua arah<\/a> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Artikel berikut menjelaskan pentingnya statistik dalam bidang lain:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pentingnya statistik dalam bisnis<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-perekonomian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pentingnya statistik dalam perekonomian<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pentingnya statistik dalam kesehatan<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bidang statistik berkaitan dengan pengumpulan, analisis, interpretasi dan penyajian data. Dalam konteks pendidikan, statistik penting karena alasan berikut: Alasan 1 : Statistik memungkinkan pendidik memahami kinerja siswa menggunakan statistik deskriptif. Alasan 2 : Statistik memungkinkan guru melihat tren kinerja siswa menggunakan visualisasi data. Alasan 3 : Statistik memungkinkan pendidik membandingkan metode pengajaran yang berbeda menggunakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pentingnya Statistika dalam Pendidikan (dengan Contoh) - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistika dalam pendidikan, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pentingnya Statistika dalam Pendidikan (dengan Contoh) - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistika dalam pendidikan, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-19T12:55:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/education1.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/\",\"name\":\"Pentingnya Statistika dalam Pendidikan (dengan Contoh) - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-19T12:55:36+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-19T12:55:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistika dalam pendidikan, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pentingnya statistika dalam pendidikan (beserta contohnya)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pentingnya Statistika dalam Pendidikan (dengan Contoh) - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistika dalam pendidikan, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pentingnya Statistika dalam Pendidikan (dengan Contoh) - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistika dalam pendidikan, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-19T12:55:36+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/education1.jpg"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/","name":"Pentingnya Statistika dalam Pendidikan (dengan Contoh) - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-19T12:55:36+00:00","dateModified":"2023-07-19T12:55:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistika dalam pendidikan, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pentingnya statistika dalam pendidikan (beserta contohnya)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3035"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3035"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3035\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3035"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3035"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3035"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}