{"id":3037,"date":"2023-07-19T12:41:46","date_gmt":"2023-07-19T12:41:46","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/"},"modified":"2023-07-19T12:41:46","modified_gmt":"2023-07-19T12:41:46","slug":"pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/","title":{"rendered":"Pentingnya statistik dalam pelayanan kesehatan (dengan contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bidang <strong>statistik<\/strong> berkaitan dengan pengumpulan, analisis, interpretasi dan penyajian data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam pelayanan kesehatan, statistik penting karena alasan berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 1<\/strong> : Statistik memungkinkan profesional kesehatan melacak kesehatan individu menggunakan statistik deskriptif.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 2<\/strong> : Statistik memungkinkan profesional kesehatan mengukur hubungan antar variabel menggunakan model regresi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 3<\/strong> : Statistik memungkinkan profesional kesehatan membandingkan efektivitas prosedur medis yang berbeda menggunakan pengujian hipotesis.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 4<\/strong> : Statistik memungkinkan profesional kesehatan untuk memahami pengaruh pilihan gaya hidup terhadap kesehatan menggunakan rasio tingkat kejadian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Di sisa artikel ini, kami mengembangkan masing-masing alasan ini.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 1: Pantau kesehatan individu menggunakan statistik deskriptif<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-inferensial-deskriptif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Statistik deskriptif<\/a> digunakan untuk <em>mendeskripsikan<\/em> data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Profesional layanan kesehatan sering kali menghitung statistik deskriptif berikut untuk individu tertentu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rata-rata detak jantung yang tersisa.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Tekanan arteri rata-rata.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Fluktuasi berat badan selama periode tertentu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan pengukuran ini, profesional kesehatan dapat lebih memahami kesehatan individu secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mereka kemudian dapat menggunakan pengukuran ini untuk memberi informasi kepada individu tentang cara meningkatkan kesehatan mereka atau bahkan meresepkan obat tertentu berdasarkan kondisi kesehatan mereka.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 2: Mengukur hubungan antar variabel menggunakan model regresi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Statistik juga digunakan dalam layanan kesehatan dalam bentuk <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">model regresi<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini adalah model yang memungkinkan profesional kesehatan mengukur hubungan antara satu atau lebih variabel prediktor dan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-tanggapan-penjelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">variabel respons<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang profesional kesehatan mungkin memiliki akses ke data tentang jumlah jam yang dihabiskan untuk berolahraga per hari, total waktu yang dihabiskan untuk duduk per hari, dan berat keseluruhan individu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mereka kemudian dapat membuat model regresi linier berganda berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berat = 124,33 \u2013 15,33 (jam yang dihabiskan untuk berolahraga per hari) + 1,04 (jam yang dihabiskan untuk duduk per hari)<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menginterpretasikan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bagaimana-menafsirkan-koefisien-regresi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">koefisien regresi<\/a> pada model ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Untuk setiap jam tambahan yang dihabiskan untuk berolahraga per hari, total berat badan berkurang rata-rata 15,33 pon (dengan asumsi jam yang dihabiskan untuk duduk tetap konstan).<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Untuk setiap tambahan jam yang dihabiskan untuk duduk per hari, total berat badan meningkat rata-rata 1,04 pon (dengan asumsi jam yang dihabiskan untuk berolahraga tetap konstan).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan menggunakan model ini, profesional kesehatan dapat dengan cepat memahami bahwa lebih banyak waktu yang dihabiskan untuk berolahraga dikaitkan dengan berat badan yang lebih rendah dan lebih banyak waktu yang dihabiskan untuk duduk dikaitkan dengan berat badan yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mereka juga dapat mengukur dengan tepat seberapa besar pengaruh jumlah olahraga dan posisi duduk terhadap berat badan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 3: Bandingkan Prosedur Medis Menggunakan Pengujian Hipotesis<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Statistik juga digunakan dalam perawatan kesehatan dalam bentuk <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengujian-hipotesis-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengujian hipotesis<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini adalah tes yang dapat digunakan oleh profesional kesehatan untuk menentukan apakah terdapat signifikansi statistik antara berbagai prosedur atau perawatan medis.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang dokter berpendapat bahwa obat baru mampu menurunkan tekanan darah pada pasien obesitas. Untuk mengujinya, ia akan mengukur tekanan darah 40 pasien sebelum dan sesudah menggunakan obat baru tersebut selama sebulan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kemudian melakukan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-sampel-berpasangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji-t sampel berpasangan<\/a> menggunakan asumsi berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> :<\/strong> \u03bc <sub>after<\/sub> = \u03bc <sub>before<\/sub> (rata-rata tekanan darah sebelum dan sesudah menggunakan obat)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>A<\/sub> :<\/strong> \u03bc <sub>setelah<\/sub> &lt; \u03bc <sub>sebelum<\/sub> (rata-rata tekanan darah lebih rendah setelah menggunakan obat)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/p-menghargai-signifikansi-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">p-value<\/a> uji berada di bawah taraf signifikansi tertentu (misalnya \u03b1 = 0,05), maka hipotesis nol dapat ditolak dan disimpulkan bahwa obat baru tersebut menyebabkan penurunan tekanan darah.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Ini hanyalah salah satu contoh pengujian hipotesis yang digunakan dalam perawatan kesehatan. Uji umum lainnya meliputi <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-sampel-t\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji-t satu sampel<\/a> , <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-dua-sampel-anda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji-t dua sampel<\/a> , <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ANOVA satu arah<\/a> , dan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-dua-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ANOVA dua arah<\/a> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan keempat: Memahami pengaruh pilihan gaya hidup terhadap kesehatan menggunakan tingkat kejadian<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Laporan tingkat kejadian<\/strong> memungkinkan profesional kesehatan untuk membandingkan tingkat kejadian antara dua kelompok berbeda.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, diketahui bahwa perokok diketahui menderita kanker paru-paru dengan laju 7 per 100 orang per tahun.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebaliknya, misalkan diketahui bahwa orang yang tidak merokok menderita kanker paru-paru dengan laju 1,5 per 100 orang per tahun.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami akan menghitung rasio tingkat kejadian (sering disingkat IRR) sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">IRR = Angka kejadian pada perokok \/ Angka kejadian pada bukan perokok<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">IRR = (7\/100) \/ (1,5\/100)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">IRR = <strong>4,67<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara seorang profesional kesehatan menafsirkan nilai ini: Angka kanker paru-paru di kalangan perokok 4,67 kali lebih tinggi dibandingkan non-perokok.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan perhitungan sederhana ini, profesional kesehatan dapat lebih memahami bagaimana pilihan gaya hidup yang berbeda (seperti merokok) mempengaruhi kesehatan individu.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Artikel berikut menjelaskan pentingnya statistik dalam bidang lain:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengapa statistik penting? (10 alasan mengapa statistik itu penting!)<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-keperawatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pentingnya statistik dalam keperawatan<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pentingnya statistik dalam bisnis<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-perekonomian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pentingnya statistik dalam perekonomian<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pendidikan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pentingnya statistik dalam pendidikan<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bidang statistik berkaitan dengan pengumpulan, analisis, interpretasi dan penyajian data. Dalam pelayanan kesehatan, statistik penting karena alasan berikut: Alasan 1 : Statistik memungkinkan profesional kesehatan melacak kesehatan individu menggunakan statistik deskriptif. Alasan 2 : Statistik memungkinkan profesional kesehatan mengukur hubungan antar variabel menggunakan model regresi. Alasan 3 : Statistik memungkinkan profesional kesehatan membandingkan efektivitas prosedur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pentingnya Statistik dalam Pelayanan Kesehatan (Dengan Contoh) - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistik dalam perawatan kesehatan, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pentingnya Statistik dalam Pelayanan Kesehatan (Dengan Contoh) - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistik dalam perawatan kesehatan, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-19T12:41:46+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/\",\"name\":\"Pentingnya Statistik dalam Pelayanan Kesehatan (Dengan Contoh) - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-19T12:41:46+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-19T12:41:46+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistik dalam perawatan kesehatan, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pentingnya statistik dalam pelayanan kesehatan (dengan contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pentingnya Statistik dalam Pelayanan Kesehatan (Dengan Contoh) - Statorials","description":"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistik dalam perawatan kesehatan, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pentingnya Statistik dalam Pelayanan Kesehatan (Dengan Contoh) - Statorials","og_description":"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistik dalam perawatan kesehatan, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-19T12:41:46+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/","name":"Pentingnya Statistik dalam Pelayanan Kesehatan (Dengan Contoh) - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-19T12:41:46+00:00","dateModified":"2023-07-19T12:41:46+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan pentingnya statistik dalam perawatan kesehatan, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pentingnya-statistik-dalam-pelayanan-kesehatan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pentingnya statistik dalam pelayanan kesehatan (dengan contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3037"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3037"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3037\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3037"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3037"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3037"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}