{"id":3080,"date":"2023-07-19T07:41:45","date_gmt":"2023-07-19T07:41:45","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/"},"modified":"2023-07-19T07:41:45","modified_gmt":"2023-07-19T07:41:45","slug":"analisis-univariat-vs-multivariat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/","title":{"rendered":"Analisis univariat atau multivariat: apa bedanya?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Istilah <strong>analisis univariat<\/strong> mengacu pada analisis satu variabel. Anda dapat mengingat ini karena awalan \u201cuni\u201d berarti \u201csatu\u201d.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Istilah <strong>analisis multivariat<\/strong> mengacu pada analisis lebih dari satu variabel. Anda dapat mengingat ini karena awalan \u201cmulti\u201d berarti \u201clebih dari satu.\u201d<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada tiga cara umum untuk melakukan <strong>analisis univariat<\/strong> :<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Ringkasan statistik<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menghitung <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengukur-tendensi-sentral\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ukuran tendensi sentral<\/a> seperti mean atau median suatu variabel.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kita juga dapat menghitung ukuran dispersi seperti standar deviasi suatu variabel.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Distribusi frekuensi<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat membuat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-frekuensi-relatif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">distribusi frekuensi<\/a> , yang menggambarkan seberapa sering setiap nilai muncul untuk suatu variabel.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Grafik<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat membuat grafik seperti plot kotak, histogram, plot kepadatan, dll. untuk memvisualisasikan distribusi nilai suatu variabel.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada dua cara umum untuk melakukan <strong>analisis multivariat<\/strong> :<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Matriks plot sebar<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat membuat matriks scatterplot, yang memungkinkan kita memvisualisasikan hubungan antara setiap kombinasi variabel berpasangan dalam kumpulan data.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Algoritma pembelajaran mesin<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan algoritme pembelajaran terawasi untuk menyesuaikan model seperti <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">regresi linier berganda<\/a> yang mengukur hubungan antara beberapa variabel prediktor dan variabel respons.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kita juga dapat menggunakan algoritme pembelajaran tanpa pengawasan seperti <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-komponen-utama-di-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">analisis komponen utama<\/a> untuk menemukan struktur dan hubungan antara beberapa variabel dalam kumpulan data secara bersamaan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara melakukan analisis univariat dan multivariat dengan kumpulan data berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14664 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/uni1.png\" alt=\"\" width=\"438\" height=\"261\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Jika Anda menganalisis tepat dua variabel, ini disebut <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-bivariat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">analisis bivariat<\/a> .<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: Cara Melakukan Analisis Univariat<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat memilih untuk melakukan analisis univariat pada salah satu variabel individual dalam kumpulan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita dapat memilih untuk melakukan analisis univariat pada variabel <strong>Ukuran rumah tangga<\/strong> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14665\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/uni2.png\" alt=\"Contoh analisis univariat\" width=\"451\" height=\"276\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menghitung ukuran tendensi sentral ukuran rumah tangga berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rata-rata (nilai rata-rata): 3,8<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Median (nilai rata-rata): 4<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai-nilai ini memberi kita gambaran di mana letak nilai \u201csentral\u201d.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita juga dapat menghitung ukuran penyebaran berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rentang (perbedaan antara maks dan min): 6<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Skala interkuartil (distribusi 50% nilai tengah): 2.5<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Standar deviasi (ukuran rata-rata penyebaran): 1,87<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai-nilai ini memberi kita gambaran tentang distribusi nilai variabel ini.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita juga dapat membuat tabel distribusi frekuensi berikut untuk meringkas seberapa sering nilai yang berbeda muncul:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14667 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/uni3.png\" alt=\"\" width=\"208\" height=\"191\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita juga dapat membuat diagram kotak untuk memvisualisasikan distribusi nilai menurut ukuran rumah tangga:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14668 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/uni4.png\" alt=\"\" width=\"383\" height=\"349\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Alternatifnya, kita dapat membuat histogram untuk memvisualisasikan distribusi nilai:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14669 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/uni5.png\" alt=\"\" width=\"412\" height=\"413\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan menghitung pengukuran dan membuat grafik ini, kita dapat lebih memahami bagaimana nilai-nilai didistribusikan untuk variabel Ukuran Rumah Tangga.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: Cara Melakukan Analisis Multivariat<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mari kita asumsikan lagi bahwa kita mempunyai kumpulan data yang sama:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-14664 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/uni1.png\" alt=\"\" width=\"463\" height=\"277\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bentuk analisis multivariat sederhana yang dapat kita lakukan pada dataset ini adalah dengan membuat <strong>matriks scatterplot<\/strong> , yaitu matriks yang menampilkan scatterplot untuk setiap kombinasi berpasangan variabel numerik dalam dataset.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat membuat matriks jenis ini untuk memvisualisasikan secara bersamaan hubungan antara ukuran rumah tangga, pendapatan tahunan, dan jumlah hewan peliharaan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber<\/strong> : Lihat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-pasangan-plot\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tutorial ini<\/a> untuk melihat cara membuat matriks scatterplot di R.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara lain untuk melakukan analisis multivariat pada kumpulan data ini adalah dengan menyesuaikan <strong>model regresi linier berganda<\/strong> . Misalnya, kita dapat membuat model regresi yang menggunakan ukuran rumah tangga dan jumlah hewan peliharaan untuk memprediksi pendapatan tahunan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber<\/strong> : Lihat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tutorial ini<\/a> untuk melihat cara melakukan regresi linier berganda di R.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara lain untuk melakukan analisis multivariat pada kumpulan data ini adalah dengan melakukan <strong>analisis komponen utama<\/strong> , yang memungkinkan kita menemukan struktur dasar dalam kumpulan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber<\/strong> : Lihat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-komponen-utama-di-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tutorial ini<\/a> untuk melihat cara melakukan analisis komponen utama di R.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut ringkasan singkat artikel ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Analisis univariat merupakan analisis terhadap satu variabel.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Analisis multivariat adalah analisis lebih dari satu variabel.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Ada berbagai cara berbeda untuk melakukan setiap jenis analisis bergantung pada tujuan akhir Anda.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Di dunia nyata, kita sering melakukan kedua jenis analisis tersebut pada satu kumpulan data.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Analisis univariat memungkinkan kita memahami distribusi nilai suatu variabel, sedangkan analisis multivariat memungkinkan kita memahami hubungan antara beberapa variabel.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Istilah analisis univariat mengacu pada analisis satu variabel. Anda dapat mengingat ini karena awalan \u201cuni\u201d berarti \u201csatu\u201d. Istilah analisis multivariat mengacu pada analisis lebih dari satu variabel. Anda dapat mengingat ini karena awalan \u201cmulti\u201d berarti \u201clebih dari satu.\u201d Ada tiga cara umum untuk melakukan analisis univariat : 1. Ringkasan statistik Kita dapat menghitung ukuran tendensi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Analisis univariat atau multivariat: apa bedanya? - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan analisis univariat dan multivariat, serta beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Analisis univariat atau multivariat: apa bedanya? - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan analisis univariat dan multivariat, serta beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-19T07:41:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/uni1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/\",\"name\":\"Analisis univariat atau multivariat: apa bedanya? - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-19T07:41:45+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-19T07:41:45+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan analisis univariat dan multivariat, serta beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Analisis univariat atau multivariat: apa bedanya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Analisis univariat atau multivariat: apa bedanya? - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan analisis univariat dan multivariat, serta beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Analisis univariat atau multivariat: apa bedanya? - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan analisis univariat dan multivariat, serta beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-19T07:41:45+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/uni1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/","name":"Analisis univariat atau multivariat: apa bedanya? - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-19T07:41:45+00:00","dateModified":"2023-07-19T07:41:45+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan analisis univariat dan multivariat, serta beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-univariat-vs-multivariat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Analisis univariat atau multivariat: apa bedanya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3080"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3080"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3080\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3080"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3080"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3080"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}