{"id":3097,"date":"2023-07-19T05:47:25","date_gmt":"2023-07-19T05:47:25","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/"},"modified":"2023-07-19T05:47:25","modified_gmt":"2023-07-19T05:47:25","slug":"r-merombak-antara-lebar-panjang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/","title":{"rendered":"Cara membentuk ulang data antara format lebar dan panjang di r"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bingkai data di R dapat ditampilkan dalam <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/data-panjang-vs-data-lebar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">format lebar atau panjang<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bergantung pada tujuan Anda, Anda mungkin ingin bingkai data berada dalam salah satu format spesifik berikut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara termudah untuk membentuk ulang data antara format ini adalah dengan menggunakan dua fungsi berikut dari paket <a href=\"https:\/\/tidyr.tidyverse.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tidyr<\/a> di R:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>pivot_longer()<\/strong> : membentuk ulang blok data dari format lebar ke format panjang.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>pivot_wider()<\/strong> : membentuk ulang blok data dari format panjang ke format lebar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara menggunakan setiap fungsi dalam praktik.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Membentuk Ulang Data dari Lebar ke Panjang<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita memiliki bingkai data berikut di R yang saat ini dalam format lebar:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"color: #008080;\">#create data frame\n<\/span>df &lt;- data. <span style=\"color: #3366ff;\">frame<\/span> (player=c('A', 'B', 'C', 'D'),\n                 year1=c(12, 15, 19, 19),\n                 year2=c(22, 29, 18, 12))\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view data frame\n<\/span>df\n\n  player year1 year2\n1 to 12 22\n2 B 15 29\n3 C 19 18\n4 D 19 12<\/strong><\/span><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan fungsi <strong>pivot_longer()<\/strong> untuk memutar bingkai data ini ke dalam format panjang:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"color: #008000;\">library<\/span> (tidyr)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#pivot the data frame into a long format\n<\/span>df %&gt;% pivot_longer(cols=c(' <span style=\"color: #ff0000;\">year1<\/span> ', ' <span style=\"color: #ff0000;\">year2<\/span> '),\n                    names_to=' <span style=\"color: #ff0000;\">year<\/span> ',\n                    values_to=' <span style=\"color: #ff0000;\">points<\/span> ')\n\n# A tibble: 8 x 3\n  player year points\n      \n1 A year1 12\n2 A year2 22\n3 B year1 15\n4 B year2 29\n5 C year1 19\n6 C year2 18\n7 D year1 19\n8 D year2 12\n<\/strong><\/span><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa nama kolom <strong>tahun1<\/strong> dan <strong>tahun2<\/strong> sekarang digunakan sebagai nilai di kolom baru yang disebut &#8220;tahun&#8221; dan nilai dari kolom asli tersebut ditempatkan di kolom baru yang disebut &#8220;poin&#8221;.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil akhirnya adalah kerangka data yang panjang.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Anda dapat menemukan dokumentasi lengkap untuk fungsi <strong>pivot_longer()<\/strong> <a href=\"https:\/\/tidyr.tidyverse.org\/reference\/pivot_longer.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Membentuk Ulang Data dari Panjang ke Lebar<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita memiliki bingkai data berikut di R yang saat ini dalam format panjang:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"color: #008080;\">#create data frame\n<\/span>df &lt;- data. <span style=\"color: #3366ff;\">frame<\/span> (player=rep(c('A', 'B'), each= <span style=\"color: #008000;\">4<\/span> ),\n                 year=rep(c(1, 1, 2, 2), times= <span style=\"color: #008000;\">2<\/span> ),\n                 stat=rep(c('points', 'assists'), times= <span style=\"color: #008000;\">4<\/span> ),\n                 amount=c(14, 6, 18, 7, 22, 9, 38, 4))\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view data frame\n<\/span>df\n\n  player year stat amount\n1 A 1 points 14\n2 A 1 assists 6\n3 A 2 points 18\n4 A 2 assists 7\n5 B 1 points 22\n6 B 1 assists 9\n7 B 2 points 38\n8 B 2 assists 4<\/strong><\/span><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan fungsi <strong>pivot_wider()<\/strong> untuk memutar bingkai data ini ke dalam format lebar:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"color: #008000;\">library<\/span> (tidyr)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#pivot the data frame into a wide format\n<\/span>df %&gt;% pivot_wider(names_from = stat, values_from = amount)\n\n# A tibble: 4 x 4\n  player year points assists\n         \n1 A 1 14 6\n2 A 2 18 7\n3 B 1 22 9\n4 B 2 38 4\n<\/strong><\/span><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa nilai di kolom <strong>stat<\/strong> sekarang digunakan sebagai nama kolom dan nilai di kolom <strong>jumlah<\/strong> digunakan sebagai nilai sel di kolom baru ini.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil akhirnya adalah blok data yang besar.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Anda dapat menemukan dokumentasi lengkap untuk fungsi <strong>pivot_wider()<\/strong> <a href=\"https:\/\/tidyr.tidyverse.org\/reference\/pivot_wider.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara melakukan tugas umum lainnya di R:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-menghitung-nilai-unik-per-grup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara menghitung nilai unik berdasarkan grup di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/aku-tidak-menghitungnya-na\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara menghitung nilai non-NA di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tabel-frekuensi-relatif-di-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara membuat tabel frekuensi relatif di R<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bingkai data di R dapat ditampilkan dalam format lebar atau panjang . Bergantung pada tujuan Anda, Anda mungkin ingin bingkai data berada dalam salah satu format spesifik berikut. Cara termudah untuk membentuk ulang data antara format ini adalah dengan menggunakan dua fungsi berikut dari paket Tidyr di R: pivot_longer() : membentuk ulang blok data dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara membentuk kembali data antara format lebar dan panjang di R - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara membentuk ulang data antara format lebar dan panjang di R, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara membentuk kembali data antara format lebar dan panjang di R - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara membentuk ulang data antara format lebar dan panjang di R, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-19T05:47:25+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/\",\"name\":\"Cara membentuk kembali data antara format lebar dan panjang di R - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-19T05:47:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-19T05:47:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara membentuk ulang data antara format lebar dan panjang di R, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara membentuk ulang data antara format lebar dan panjang di r\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara membentuk kembali data antara format lebar dan panjang di R - Statorials","description":"Tutorial ini menjelaskan cara membentuk ulang data antara format lebar dan panjang di R, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara membentuk kembali data antara format lebar dan panjang di R - Statorials","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara membentuk ulang data antara format lebar dan panjang di R, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-19T05:47:25+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/","name":"Cara membentuk kembali data antara format lebar dan panjang di R - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-19T05:47:25+00:00","dateModified":"2023-07-19T05:47:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara membentuk ulang data antara format lebar dan panjang di R, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-merombak-antara-lebar-panjang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara membentuk ulang data antara format lebar dan panjang di r"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3097"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3097"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3097\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3097"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3097"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3097"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}