{"id":3102,"date":"2023-07-19T05:14:01","date_gmt":"2023-07-19T05:14:01","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/"},"modified":"2023-07-19T05:14:01","modified_gmt":"2023-07-19T05:14:01","slug":"interpretasi-asimetri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/","title":{"rendered":"Bagaimana menafsirkan asimetri dalam statistika: dengan contoh"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, kami menggunakan <strong>skewness<\/strong> untuk mendeskripsikan simetri suatu distribusi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita mengatakan bahwa suatu distribusi nilai data <strong>miring<\/strong> jika memiliki &#8220;ekor&#8221; di sisi kiri distribusi:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13359 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/biais2.png\" alt=\"Distribusi miring ke kiri\" width=\"310\" height=\"317\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Suatu distribusi dikatakan <strong>miring ke kanan<\/strong> jika mempunyai \u201cekor\u201d di sisi kanan distribusi:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13358 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/biais1.png\" alt=\"Distribusi miring ke kanan\" width=\"308\" height=\"317\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dan kita katakan bahwa suatu distribusi <strong>tidak memiliki asimetri<\/strong> jika kedua sisinya simetris:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13361 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/biais3.png\" alt=\"Distribusi yang tidak memihak\" width=\"305\" height=\"317\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Bagaimana menafsirkan asimetri<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai asimetri dapat berkisar dari tak terhingga negatif hingga tak terhingga positif.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menafsirkan nilai asimetri:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Nilai skewness yang negatif<\/strong> menunjukkan bahwa ekornya berada di sisi kiri distribusi, yang meluas ke arah nilai yang lebih negatif.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Nilai skewness yang positif<\/strong> menunjukkan bahwa ekornya berada di sisi kanan distribusi, yang mengarah ke nilai yang lebih positif.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Nilai nol<\/strong> menunjukkan tidak adanya asimetri dalam distribusi, artinya distribusi tersebut simetris sempurna.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan bagaimana menafsirkan nilai asimetri dalam praktiknya.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: distribusi miring ke kiri<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi kematian berdasarkan usia di sebagian besar populasi cenderung ke kiri. Kebanyakan orang hidup antara usia 70 dan 80 tahun, dan semakin sedikit orang yang hidup di bawah usia tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita membuat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-kepadatan-kernel-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">plot kepadatan<\/a> untuk memvisualisasikan distribusi nilai usia kematian, akan terlihat seperti ini:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13367 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/biais9.png\" alt=\"Contoh distribusi miring ke kiri\" width=\"321\" height=\"327\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita menghitung kemiringan distribusi ini dan ternyata <strong>-1.3225<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai ini negatif, maka kita menafsirkannya sebagai distribusi yang miring ke kiri, artinya ekornya memanjang ke arah sisi kiri distribusi.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: distribusi miring ke kanan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi pendapatan rumah tangga di Amerika Serikat cenderung ke kanan, dengan sebagian besar rumah tangga berpenghasilan antara $30.000 dan $70.000 per tahun, namun dengan kelompok rumah tangga ekor panjang yang berpenghasilan jauh lebih besar.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita membuat plot kepadatan untuk memvisualisasikan sebaran nilai pendapatan rumah tangga, tampilannya akan seperti ini:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13368 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/biais10.png\" alt=\"Contoh distribusi miring ke kanan\" width=\"329\" height=\"336\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita menghitung kemiringan distribusi ini dan ternyata hasilnya adalah <strong>2,0043<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai ini positif, maka kita mengartikannya sebagai distribusinya miring ke kanan, artinya ekornya memanjang ke sisi kanan distribusi.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 3: Tidak ada bias<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ukuran jantan kira-kira terdistribusi normal dan tidak menunjukkan asimetri. Misalnya, tinggi rata-rata pria di Amerika Serikat adalah sekitar 69,1 inci. Distribusi tinggi badannya kira-kira simetris, ada yang lebih pendek dan ada yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita membuat grafik kepadatan untuk memvisualisasikan distribusi tinggi badan pria di Amerika Serikat, tampilannya akan seperti ini:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13366 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/biais8.png\" alt=\"Contoh distribusi yang tidak bias\" width=\"322\" height=\"331\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita menghitung kecondongan distribusi ini dan ternyata hasilnya adalah <strong>0,0013<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai ini mendekati nol, kami menafsirkannya sebagai distribusi yang hampir tidak memiliki kemiringan, yang berarti bahwa ekor di kedua sisi distribusi kira-kira sama.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan informasi tambahan tentang statistik skewing:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/contoh-distribusi-asimetris-positif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 contoh distribusi yang condong positif<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/contoh-distribusi-yang-condong-negatif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 contoh distribusi yang condong negatif<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/asimetri-unggul\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menghitung Kemiringan di Excel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengidentifikasi Asimetri pada Plot Kotak<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistik, kami menggunakan skewness untuk mendeskripsikan simetri suatu distribusi. Kita mengatakan bahwa suatu distribusi nilai data miring jika memiliki &#8220;ekor&#8221; di sisi kiri distribusi: Suatu distribusi dikatakan miring ke kanan jika mempunyai \u201cekor\u201d di sisi kanan distribusi: Dan kita katakan bahwa suatu distribusi tidak memiliki asimetri jika kedua sisinya simetris: Bagaimana menafsirkan asimetri Nilai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana Menafsirkan Asimetri dalam Statistik (Dengan Contoh) - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menafsirkan skewness dalam statistik, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana Menafsirkan Asimetri dalam Statistik (Dengan Contoh) - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menafsirkan skewness dalam statistik, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-19T05:14:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/biais2.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/\",\"name\":\"Bagaimana Menafsirkan Asimetri dalam Statistik (Dengan Contoh) - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-19T05:14:01+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-19T05:14:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara menafsirkan skewness dalam statistik, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagaimana menafsirkan asimetri dalam statistika: dengan contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana Menafsirkan Asimetri dalam Statistik (Dengan Contoh) - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan cara menafsirkan skewness dalam statistik, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bagaimana Menafsirkan Asimetri dalam Statistik (Dengan Contoh) - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara menafsirkan skewness dalam statistik, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-19T05:14:01+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/biais2.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/","name":"Bagaimana Menafsirkan Asimetri dalam Statistik (Dengan Contoh) - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-19T05:14:01+00:00","dateModified":"2023-07-19T05:14:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara menafsirkan skewness dalam statistik, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-asimetri\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagaimana menafsirkan asimetri dalam statistika: dengan contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3102"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3102"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3102\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3102"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}