{"id":3139,"date":"2023-07-19T00:50:54","date_gmt":"2023-07-19T00:50:54","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/"},"modified":"2023-07-19T00:50:54","modified_gmt":"2023-07-19T00:50:54","slug":"seleksi-ke-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/","title":{"rendered":"Apa itu seleksi langsung? (definisi &amp; #038; contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, <strong>seleksi bertahap<\/strong> adalah prosedur yang dapat kita gunakan untuk membangun <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">model regresi<\/a> dari sekumpulan variabel prediktor dengan memasukkan dan menghapus prediktor secara bertahap ke dalam model hingga tidak ada lagi alasan yang valid secara statistik untuk masuk. atau hapus lebih banyak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tujuan dari pemilihan bertahap adalah untuk menciptakan model regresi yang mencakup semua variabel prediktor yang secara statistik berhubungan signifikan dengan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-tanggapan-penjelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">variabel respon<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Salah satu metode seleksi langkah demi langkah yang paling umum digunakan dikenal sebagai <strong>seleksi langsung<\/strong> , yang cara kerjanya sebagai berikut:<\/span><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1:<\/strong> Sesuaikan model regresi intersep saja tanpa variabel prediktor. Hitung nilai AIC <strong>*<\/strong> untuk model tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2:<\/strong> Cocokkan semua kemungkinan model regresi satu prediktor. Identifikasi model yang menghasilkan AIC terendah dan juga mengalami penurunan AIC yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan model intersep saja.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3:<\/strong> Sesuaikan semua model regresi dengan dua kemungkinan prediktor. Identifikasi model yang menghasilkan AIC terendah dan juga mengalami penurunan AIC yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan model satu prediksi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ulangi proses ini hingga pemasangan model regresi dengan lebih banyak variabel prediktor tidak lagi menghasilkan penurunan AIC yang signifikan secara statistik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>*<\/strong> Ada beberapa metrik yang dapat Anda gunakan untuk menghitung kesesuaian model regresi, termasuk kesalahan prediksi validasi silang, Cp, BIC, AIC, atau <sup>R2<\/sup> yang disesuaikan.<\/span> <span style=\"color: #000000;\">Pada contoh di bawah ini, kami memilih untuk menggunakan AIC.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara melakukan seleksi langsung di R.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: seleksi langsung di R<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk contoh ini, kita akan menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kumpulan-data-mtcars-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dataset mtcars<\/a> yang ada di dalam R:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#view first six rows of <em>mtcars\n<\/em><\/span>head(mtcars)\n\n                   mpg cyl disp hp drat wt qsec vs am gear carb\nMazda RX4 21.0 6 160 110 3.90 2.620 16.46 0 1 4 4\nMazda RX4 Wag 21.0 6 160 110 3.90 2.875 17.02 0 1 4 4\nDatsun 710 22.8 4 108 93 3.85 2.320 18.61 1 1 4 1\nHornet 4 Drive 21.4 6 258 110 3.08 3.215 19.44 1 0 3 1\nHornet Sportabout 18.7 8 360 175 3.15 3.440 17.02 0 0 3 2\nValiant 18.1 6 225 105 2.76 3,460 20.22 1 0 3 1\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami akan menyesuaikan model regresi linier berganda dengan menggunakan <em>mpg<\/em> (mil per galon) sebagai variabel respons dan 10 variabel lainnya dalam kumpulan data sebagai variabel prediktor potensial.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut menunjukkan cara melakukan seleksi langkah demi langkah:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#define intercept-only model\n<\/span>intercept_only &lt;- lm(mpg ~ 1, data=mtcars)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#define model with all predictors\n<\/span>all &lt;- lm(mpg ~ ., data=mtcars)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#perform forward stepwise regression\n<\/span>forward &lt;- step(intercept_only, direction=' <span style=\"color: #008000;\">forward<\/span> ', scope= <span style=\"color: #3366ff;\">formula<\/span> (all), trace= <span style=\"color: #008000;\">0<\/span> )\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view results of forward stepwise regression<\/span>\nforward$anova\n\n   Step Df Deviance Resid. Df Resid. Dev AIC\n1 NA NA 31 1126.0472 115.94345\n2 + wt -1 847.72525 30 278.3219 73.21736\n3 + cyl -1 87.14997 29 191.1720 63.19800\n4 + hp -1 14.55145 28 176.6205 62.66456\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view final model\n<\/span>forward$coefficients\n\n(Intercept) wt cyl hp \n 38.7517874 -3.1669731 -0.9416168 -0.0180381 \n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menafsirkan hasilnya:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, kami menyesuaikan model intersep saja. Model ini memiliki AIC <strong>115.94345<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kemudian kami memasukkan semua model yang mungkin ke dalam prediktor. Model yang menghasilkan AIC terendah dan juga mengalami penurunan AIC yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan model intersep saja menggunakan prediktor <em>berat<\/em> . Model ini memiliki AIC sebesar <strong>73.21736<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kami mencocokkan semua model yang mungkin dengan dua prediktor. Model yang menghasilkan AIC terendah dan juga mengalami penurunan AIC yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan model prediktor tunggal yang ditambahkan prediktor <em>silinder<\/em> . Model ini memiliki AIC <strong>63.19800<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kami menyesuaikan semua model yang mungkin ke dalam tiga prediktor. Model yang menghasilkan AIC terendah dan juga mengalami penurunan AIC yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan model dua prediktor yang ditambahkan prediktor <em>hp<\/em> . Model ini memiliki AIC sebesar <strong>62.66456<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kami menyesuaikan semua model yang mungkin ke dalam empat prediktor. Ternyata tidak satu pun dari model ini yang menghasilkan pengurangan AIC secara signifikan, jadi kami menghentikan prosedur tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Oleh karena itu, model terakhirnya adalah:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>mpg = 38,75 \u2013 3,17*berat \u2013 0,94*silinder \u2013 0,02*hyp<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ternyata upaya untuk menambahkan lebih banyak variabel prediktor ke dalam model tidak menghasilkan penurunan AIC yang signifikan secara statistik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan demikian, kami menyimpulkan bahwa model terbaik adalah model dengan tiga variabel prediktif: wt, cyl dan hp.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan tentang penggunaan AIC<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pada contoh sebelumnya, kami memilih untuk menggunakan AIC sebagai metrik untuk mengevaluasi kesesuaian berbagai model regresi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">AIC adalah singkatan dari <strong>Akaike Information Criterion<\/strong> dan dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">AIC = 2K \u2013 2 <em>ln<\/em> (L)<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>K :<\/strong> Jumlah parameter model.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong><em>ln<\/em> (L)<\/strong> : Log-likelihood model. Hal ini memberi tahu kita seberapa besar kemungkinan model tersebut didasarkan pada data.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, ada metrik lain yang dapat Anda pilih untuk digunakan guna mengevaluasi kesesuaian model regresi, termasuk kesalahan prediksi validasi silang, Cp, BIC, AIC, atau <sup>R2<\/sup> yang disesuaikan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untungnya, sebagian besar perangkat lunak statistik memungkinkan Anda menentukan metrik mana yang ingin Anda gunakan saat memilih secara langsung.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan informasi tambahan tentang model regresi:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-multikolinearitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Panduan Multikolinearitas dan VIF dalam Regresi<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang dianggap sebagai nilai AIC yang baik?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistik, seleksi bertahap adalah prosedur yang dapat kita gunakan untuk membangun model regresi dari sekumpulan variabel prediktor dengan memasukkan dan menghapus prediktor secara bertahap ke dalam model hingga tidak ada lagi alasan yang valid secara statistik untuk masuk. atau hapus lebih banyak. Tujuan dari pemilihan bertahap adalah untuk menciptakan model regresi yang mencakup semua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu seleksi langsung? (Definisi dan contoh) - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang seleksi langsung dalam statistika, beserta pengertian dan contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu seleksi langsung? (Definisi dan contoh) - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang seleksi langsung dalam statistika, beserta pengertian dan contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-19T00:50:54+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/\",\"name\":\"Apa itu seleksi langsung? (Definisi dan contoh) - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-19T00:50:54+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-19T00:50:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang seleksi langsung dalam statistika, beserta pengertian dan contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu seleksi langsung? (definisi &amp; #038; contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu seleksi langsung? (Definisi dan contoh) - Statorial","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang seleksi langsung dalam statistika, beserta pengertian dan contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu seleksi langsung? (Definisi dan contoh) - Statorial","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang seleksi langsung dalam statistika, beserta pengertian dan contohnya.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-19T00:50:54+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/","name":"Apa itu seleksi langsung? (Definisi dan contoh) - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-19T00:50:54+00:00","dateModified":"2023-07-19T00:50:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang seleksi langsung dalam statistika, beserta pengertian dan contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu seleksi langsung? (definisi &amp; #038; contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3139"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3139"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3139\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3139"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3139"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3139"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}