{"id":3140,"date":"2023-07-19T00:41:50","date_gmt":"2023-07-19T00:41:50","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/"},"modified":"2023-07-19T00:41:50","modified_gmt":"2023-07-19T00:41:50","slug":"seleksi-belakang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/","title":{"rendered":"Apa itu seleksi mundur? (definisi &amp; #038; contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, <strong>seleksi bertahap<\/strong> adalah prosedur yang dapat kita gunakan untuk membangun <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">model regresi<\/a> dari sekumpulan variabel prediktor dengan memasukkan dan menghapus prediktor secara bertahap ke dalam model hingga tidak ada lagi alasan yang valid secara statistik untuk masuk. atau hapus lebih banyak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tujuan dari pemilihan bertahap adalah untuk menciptakan model regresi yang mencakup semua variabel prediktor yang secara statistik berhubungan signifikan dengan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-tanggapan-penjelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">variabel respon<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Salah satu metode seleksi langkah demi langkah yang paling umum digunakan dikenal sebagai <strong>seleksi mundur<\/strong> , yang cara kerjanya sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1:<\/strong> Sesuaikan model regresi menggunakan semua variabel prediktor <em>p<\/em> . Hitung nilai AIC <strong>*<\/strong> untuk model tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2:<\/strong> Hapus variabel prediktor yang menghasilkan penurunan AIC terbesar dan juga menghasilkan penurunan AIC yang signifikan secara statistik dibandingkan model dengan semua variabel prediktor <em>p<\/em> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3:<\/strong> Hilangkan variabel prediktor yang menghasilkan penurunan AIC terbesar dan juga menghasilkan penurunan AIC yang signifikan secara statistik dibandingkan model dengan variabel prediktor <em>p-1<\/em> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ulangi proses ini hingga penghapusan variabel prediktor tidak lagi menyebabkan penurunan AIC yang signifikan secara statistik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>*<\/strong> Ada beberapa metrik yang dapat Anda gunakan untuk menghitung kesesuaian model regresi, termasuk kesalahan prediksi validasi silang, Cp, BIC, AIC, atau <sup>R2<\/sup> yang disesuaikan.<\/span> <span style=\"color: #000000;\">Pada contoh di bawah ini, kami memilih untuk menggunakan AIC.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara melakukan seleksi mundur di R.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: seleksi mundur di R<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk contoh ini, kita akan menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kumpulan-data-mtcars-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dataset mtcars<\/a> yang ada di dalam R:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#view first six rows of <em>mtcars\n<\/em><\/span>head(mtcars)\n\n                   mpg cyl disp hp drat wt qsec vs am gear carb\nMazda RX4 21.0 6 160 110 3.90 2.620 16.46 0 1 4 4\nMazda RX4 Wag 21.0 6 160 110 3.90 2.875 17.02 0 1 4 4\nDatsun 710 22.8 4 108 93 3.85 2.320 18.61 1 1 4 1\nHornet 4 Drive 21.4 6 258 110 3.08 3.215 19.44 1 0 3 1\nHornet Sportabout 18.7 8 360 175 3.15 3.440 17.02 0 0 3 2\nValiant 18.1 6 225 105 2.76 3,460 20.22 1 0 3 1\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami akan menyesuaikan model regresi linier berganda dengan menggunakan <em>mpg<\/em> (mil per galon) sebagai variabel respons dan 10 variabel lainnya dalam kumpulan data sebagai variabel prediktor potensial.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut menunjukkan cara melangkah mundur:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#define intercept-only model\n<\/span>intercept_only &lt;- lm(mpg ~ 1, data=mtcars)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#define model with all predictors\n<\/span>all &lt;- lm(mpg ~ ., data=mtcars)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#perform backward stepwise regression\n<\/span>backward &lt;- step(all, direction=' <span style=\"color: #008000;\">backward<\/span> ', scope= <span style=\"color: #3366ff;\">formula<\/span> (all), trace=0)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view results of backward stepwise regression<\/span>\nbackward$anova\n\n    Step Df Deviance Resid. Df Resid. Dev AIC\n1 NA NA 21 147.4944 70.89774\n2 - cyl 1 0.07987121 22 147.5743 68.91507\n3 - vs 1 0.26852280 23 147.8428 66.97324\n4 - carb 1 0.68546077 24 148.5283 65.12126\n5 - gear 1 1.56497053 25 150.0933 63.45667\n6 - drat 1 3.34455117 26 153.4378 62.16190\n7 - available 1 6.62865369 27 160.0665 61.51530\n8 - hp 1 9.21946935 28 169.2859 61.30730\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view final model\n<\/span>backward$coefficients\n\n(Intercept) wt qsec am \n   9.617781 -3.916504 1.225886 2.935837\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menafsirkan hasilnya:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, kami menyesuaikan model menggunakan 10 variabel prediktor dan menghitung AIC model.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kami menghilangkan variabel ( <strong>cyl<\/strong> ) yang menghasilkan penurunan AIC terbesar dan juga memperoleh penurunan AIC yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan 10 model variabel prediktor.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kami menghilangkan variabel ( <strong>vs<\/strong> ) yang menyebabkan penurunan AIC terbesar dan juga memperoleh penurunan AIC yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan model variabel prediktor 9-prediktor.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kami menghilangkan variabel ( <strong>karbohidrat<\/strong> ) yang menghasilkan penurunan AIC terbesar dan juga memperoleh penurunan AIC yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan model variabel 8 prediktor.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami mengulangi proses ini hingga menghapus variabel apa pun yang tidak lagi menghasilkan penurunan AIC yang signifikan secara statistik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Model terakhirnya adalah:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>mpg = 9,62 \u2013 3,92*berat + 1,23*qdetik + 2,94*am<\/strong><\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan tentang penggunaan AIC<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pada contoh sebelumnya, kami memilih untuk menggunakan AIC sebagai metrik untuk mengevaluasi kesesuaian berbagai model regresi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">AIC adalah singkatan dari <strong>Akaike Information Criterion<\/strong> dan dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">AIC = 2K \u2013 2 <em>ln<\/em> (L)<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>K :<\/strong> Jumlah parameter model.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong><em>ln<\/em> (L)<\/strong> : Log-likelihood model. Ini memberi tahu kita probabilitas model, berdasarkan datanya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, ada metrik lain yang dapat Anda pilih untuk digunakan guna mengevaluasi kesesuaian model regresi, termasuk kesalahan prediksi validasi silang, Cp, BIC, AIC, atau <sup>R2<\/sup> yang disesuaikan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untungnya, sebagian besar perangkat lunak statistik memungkinkan Anda menentukan metrik mana yang ingin Anda gunakan saat menyaring secara retrospektif.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan informasi tambahan tentang model regresi:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-ke-depan\/\">Pengenalan seleksi langsung<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-multikolinearitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Panduan Multikolinearitas dan VIF dalam Regresi<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang dianggap sebagai nilai AIC yang baik?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistik, seleksi bertahap adalah prosedur yang dapat kita gunakan untuk membangun model regresi dari sekumpulan variabel prediktor dengan memasukkan dan menghapus prediktor secara bertahap ke dalam model hingga tidak ada lagi alasan yang valid secara statistik untuk masuk. atau hapus lebih banyak. Tujuan dari pemilihan bertahap adalah untuk menciptakan model regresi yang mencakup semua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu seleksi mundur? (Definisi dan contoh) - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang backselection, beserta definisi dan contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu seleksi mundur? (Definisi dan contoh) - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang backselection, beserta definisi dan contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-19T00:41:50+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/\",\"name\":\"Apa itu seleksi mundur? (Definisi dan contoh) - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-19T00:41:50+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-19T00:41:50+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang backselection, beserta definisi dan contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu seleksi mundur? (definisi &amp; #038; contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu seleksi mundur? (Definisi dan contoh) - Statorial","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang backselection, beserta definisi dan contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu seleksi mundur? (Definisi dan contoh) - Statorial","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang backselection, beserta definisi dan contohnya.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-19T00:41:50+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/","name":"Apa itu seleksi mundur? (Definisi dan contoh) - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-19T00:41:50+00:00","dateModified":"2023-07-19T00:41:50+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang backselection, beserta definisi dan contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-belakang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu seleksi mundur? (definisi &amp; #038; contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3140"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3140"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3140\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3140"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3140"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3140"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}