{"id":3231,"date":"2023-07-18T13:42:59","date_gmt":"2023-07-18T13:42:59","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/"},"modified":"2023-07-18T13:42:59","modified_gmt":"2023-07-18T13:42:59","slug":"interval-vs-rentang-interkuartil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/","title":{"rendered":"Interval vs. rentang interkuartil: apa bedanya?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, <strong>rentang<\/strong> <strong>interval<\/strong> dan interkuartil adalah dua cara untuk mengukur distribusi nilai dalam suatu kumpulan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Rentang<\/strong> mengukur perbedaan antara nilai minimum dan nilai maksimum dalam kumpulan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Rentang interkuartil<\/strong> mengukur perbedaan antara kuartil pertama (persentil ke-25) dan kuartil ketiga (persentil ke-75) dalam suatu kumpulan data. Ini mewakili distribusi 50% nilai tengah.<\/span><\/p>\n<h2> <strong>Contoh: Cara menghitung interval dan rentang antarkuartil<\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita memiliki kumpulan data berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kumpulan data:<\/strong> 1, 4, 8, 11, 13, 17, 19, 19, 20, 23, 24, 24, 25, 28, 29, 31, 32<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan langkah-langkah berikut untuk menghitung <strong>rentang<\/strong> :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rentang = Nilai maksimum \u2013 Nilai minimum<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rentang = 32 \u2013 1<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rentang = <strong>31<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan kalkulator rentang interkuartil untuk membantu kita menghitung <strong>rentang interkuartil<\/strong> :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Skala interkuartil = kuartil ke-3 \u2013 kuartil ke-1<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Skala interkuartil = 26,5 \u2013 12<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rentang interkuartil = <strong>14,5<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Rentang menunjukkan distribusi kumpulan data, sedangkan rentang interkuartil menunjukkan distribusi separuh tengah kumpulan data.<\/span><\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-27402\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/r_vs_iqr1.jpg\" alt=\"interval vs rentang interkuartil\" width=\"580\" height=\"111\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Jangkauan dan jangkauan antarkuartil: persamaan dan perbedaan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Interval dan rentang antarkuartil memiliki <strong>kesamaan berikut:<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kedua metrik tersebut mengukur distribusi nilai dalam kumpulan data.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun interval dan rentang antarkuartil memiliki <strong>perbedaan sebagai berikut:<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rentang ini memberi tahu kita perbedaan antara nilai terbesar dan terkecil dalam kumpulan data.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rentang interkuartil memberi tahu kita distribusi 50% tengah dari nilai dalam kumpulan data.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Rentang Interval vs Interkuartil: Kapan Menggunakan Masing-masing<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita perlu menggunakan <strong>range<\/strong> ketika kita ingin memahami perbedaan antara nilai terbesar dan terkecil dalam suatu kumpulan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang profesor memberikan ujian kepada 100 mahasiswa. Dia dapat menggunakan skala tersebut untuk memahami perbedaan antara nilai tertinggi dan terendah yang dicapai oleh seluruh siswa di kelas.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebaliknya, kita harus menggunakan <strong>rentang interkuartil<\/strong> ketika kita ingin memahami kesenjangan antara persentil ke-75 dan persentil ke-25 dari suatu kumpulan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, jika seorang profesor memberikan ujian kepada 100 siswa, dia dapat menggunakan rentang interkuartil untuk dengan cepat memahami perbedaan nilai ujian antara siswa yang mendapat nilai pada persentil ke-75 dan siswa yang mendapat nilai pada persentil ke-25.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perlu dicatat bahwa kita tidak harus memilih antara menggunakan interval atau rentang interkuartil untuk menggambarkan distribusi nilai dalam suatu kumpulan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan kedua metrik tersebut karena keduanya memberi kita informasi yang sangat berbeda.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Belakangan menggunakan pantai<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rentang ini mempunyai kelemahan: <strong>dipengaruhi oleh outlier<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mengilustrasikannya, pertimbangkan kumpulan data berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kumpulan data:<\/strong> 1, 4, 8, 11, 13, 17, 19, 19, 20, 23, 24, 24, 25, 28, 29, 31, 32<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kisaran kumpulan data ini adalah 32 \u2013 1 = <strong>31<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, pertimbangkan apakah kumpulan data tersebut memiliki outlier yang ekstrim:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kumpulan data:<\/strong> 1, 4, 8, 11, 13, 17, 19, 19, 20, 23, 24, 24, 25, 28, 29, 31, 32, <strong>378<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kisaran kumpulan data ini sekarang adalah 378 \u2013 1 = <strong>377<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bagaimana rentang berubah secara drastis karena adanya outlier.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebelum menghitung rentang suatu kumpulan data, ada baiknya Anda memeriksa terlebih dahulu apakah ada outlier yang dapat membuat rentang tersebut menyesatkan.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan informasi tambahan tentang rentang interkuartil:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bagaimana-menafsirkan-rentang-interkuartil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bagaimana menafsirkan rentang interkuartil<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-outlier-dengan-iqr\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara mencari outlier menggunakan rentang interkuartil<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/rentang-interkuartil-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menghitung Rentang Interkuartil di Excel<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistik, rentang interval dan interkuartil adalah dua cara untuk mengukur distribusi nilai dalam suatu kumpulan data. Rentang mengukur perbedaan antara nilai minimum dan nilai maksimum dalam kumpulan data. Rentang interkuartil mengukur perbedaan antara kuartil pertama (persentil ke-25) dan kuartil ketiga (persentil ke-75) dalam suatu kumpulan data. Ini mewakili distribusi 50% nilai tengah. Contoh: Cara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rentang interval vs interkuartil: apa bedanya? - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara interval dan rentang interkuartil dalam statistik, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rentang interval vs interkuartil: apa bedanya? - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara interval dan rentang interkuartil dalam statistik, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-18T13:42:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/r_vs_iqr1.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/\",\"name\":\"Rentang interval vs interkuartil: apa bedanya? - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-18T13:42:59+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-18T13:42:59+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara interval dan rentang interkuartil dalam statistik, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Interval vs. rentang interkuartil: apa bedanya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rentang interval vs interkuartil: apa bedanya? - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara interval dan rentang interkuartil dalam statistik, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rentang interval vs interkuartil: apa bedanya? - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara interval dan rentang interkuartil dalam statistik, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-18T13:42:59+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/r_vs_iqr1.jpg"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/","name":"Rentang interval vs interkuartil: apa bedanya? - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-18T13:42:59+00:00","dateModified":"2023-07-18T13:42:59+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara interval dan rentang interkuartil dalam statistik, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-vs-rentang-interkuartil\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Interval vs. rentang interkuartil: apa bedanya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3231"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3231"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3231\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}