{"id":3365,"date":"2023-07-17T21:17:46","date_gmt":"2023-07-17T21:17:46","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/"},"modified":"2023-07-17T21:17:46","modified_gmt":"2023-07-17T21:17:46","slug":"anova-tiga-arah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/","title":{"rendered":"Anova tiga arah: definisi &amp; contoh"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>ANOVA tiga arah<\/strong> digunakan untuk menentukan bagaimana tiga faktor berbeda mempengaruhi variabel respon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">ANOVA tiga arah kurang umum dibandingkan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ANOVA satu arah<\/a> (dengan hanya satu faktor) atau <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-dua-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ANOVA dua arah<\/a> (dengan hanya dua faktor), namun masih digunakan di berbagai bidang.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setiap kali kami melakukan ANOVA tiga arah, kami ingin mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara masing-masing faktor dan variabel respons, serta apakah terdapat efek interaksi antar faktor.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini menunjukkan beberapa skenario di mana Anda dapat menggunakan ANOVA tiga arah, serta contoh cara menjalankannya.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kapan menggunakan ANOVA tiga arah<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut beberapa skenario di mana Anda dapat menggunakan ANOVA tiga arah:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Skenario 1: Botani<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seorang ahli botani mungkin ingin menentukan bagaimana (1) paparan sinar matahari, (2) frekuensi penyiraman, dan (3) jenis pupuk mempengaruhi pertumbuhan tanaman.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam skenario ini, ia dapat melakukan ANOVA tiga arah karena terdapat tiga faktor dan satu variabel respon.<\/span><\/p>\n<p> <strong><span style=\"color: #000000;\">Skenario 2: Ritel<\/span><\/strong><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Manajer toko ritel mungkin ingin menentukan bagaimana (1) hari dalam seminggu, (2) lokasi toko, dan (3) kampanye iklan mempengaruhi total penjualan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam skenario ini, ia dapat melakukan ANOVA tiga arah karena terdapat tiga faktor dan satu variabel respon.<\/span><\/p>\n<p> <strong><span style=\"color: #000000;\">Skenario 3: Medis<\/span><\/strong><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seorang dokter mungkin ingin menentukan bagaimana (1) jenis kelamin, (2) pola makan, dan (3) kebiasaan olahraga mempengaruhi berat badan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam skenario ini, ia dapat melakukan ANOVA tiga arah karena terdapat tiga faktor dan satu variabel respon.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>ANOVA tiga arah: contoh<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang peneliti ingin mengetahui apakah program latihan, jenis kelamin, dan pembagian olahraga mempengaruhi tinggi lompatan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mengujinya, ia dapat melakukan ANOVA tiga arah dengan faktor-faktor berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Program pelatihan<\/strong> (program 1 vs program 2)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Jenis Kelamin<\/strong> (pria atau wanita)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Divisi olahraga<\/strong> (divisi I vs divisi II)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Satu-satunya variabel respons adalah <strong>ketinggian lompatan<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan dia mengumpulkan data ini pada 40 orang:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-28264 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/trois1.jpg\" alt=\"\" width=\"377\" height=\"201\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dia kemudian menggunakan perangkat lunak statistik untuk melakukan ANOVA tiga arah dan menerima hasil berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-28266\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/trois2.jpg\" alt=\"tabel ANOVA tiga arah\" width=\"564\" height=\"257\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kolom <strong>P-Value<\/strong> menampilkan P-value untuk masing-masing faktor dan interaksi antar faktor.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dari hasil tersebut, kita dapat melihat bahwa tidak ada interaksi antara ketiga faktor tersebut yang signifikan secara statistik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita juga dapat melihat bahwa ketiga faktor tersebut (Program, Gender dan Pembagian) signifikan secara statistik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebagai kesimpulan, kami dapat mengatakan bahwa program pelatihan, gender, dan pembagian merupakan indikator signifikan peningkatan tinggi lompatan pemain.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami juga dapat mengatakan bahwa tidak ada efek interaksi yang signifikan antara ketiga faktor ini.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Dalam praktiknya, kami juga akan menghitung rata-rata tinggi lompatan untuk setiap program, jenis kelamin, dan divisi sehingga kami dapat menentukan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tingkat<\/a> setiap faktor yang terkait dengan peningkatan tinggi lompatan.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara melakukan ANOVA tiga arah dengan R dan Python:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah-di-sungai\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan ANOVA tiga arah di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/python-anova-tiga-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Melakukan ANOVA Tiga Arah dengan Python<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANOVA tiga arah digunakan untuk menentukan bagaimana tiga faktor berbeda mempengaruhi variabel respon. ANOVA tiga arah kurang umum dibandingkan ANOVA satu arah (dengan hanya satu faktor) atau ANOVA dua arah (dengan hanya dua faktor), namun masih digunakan di berbagai bidang. Setiap kali kami melakukan ANOVA tiga arah, kami ingin mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>ANOVA tiga arah: definisi dan contoh - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan pengenalan ANOVA tiga arah, termasuk definisi, rumus, dan contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"ANOVA tiga arah: definisi dan contoh - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan pengenalan ANOVA tiga arah, termasuk definisi, rumus, dan contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-17T21:17:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/trois1.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/\",\"name\":\"ANOVA tiga arah: definisi dan contoh - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-17T21:17:46+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-17T21:17:46+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan pengenalan ANOVA tiga arah, termasuk definisi, rumus, dan contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Anova tiga arah: definisi &amp; contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"ANOVA tiga arah: definisi dan contoh - Statorial","description":"Tutorial ini memberikan pengenalan ANOVA tiga arah, termasuk definisi, rumus, dan contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"ANOVA tiga arah: definisi dan contoh - Statorial","og_description":"Tutorial ini memberikan pengenalan ANOVA tiga arah, termasuk definisi, rumus, dan contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-17T21:17:46+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/trois1.jpg"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/","name":"ANOVA tiga arah: definisi dan contoh - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-17T21:17:46+00:00","dateModified":"2023-07-17T21:17:46+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan pengenalan ANOVA tiga arah, termasuk definisi, rumus, dan contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-tiga-arah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Anova tiga arah: definisi &amp; contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3365"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3365"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3365\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}