{"id":3511,"date":"2023-07-17T02:45:23","date_gmt":"2023-07-17T02:45:23","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/"},"modified":"2023-07-17T02:45:23","modified_gmt":"2023-07-17T02:45:23","slug":"cara-melaporkan-nilai-p","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/","title":{"rendered":"Cara melaporkan nilai-p dalam format apa (dengan contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, <strong>p-value<\/strong> digunakan dalam <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengujian-hipotesis-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengujian hipotesis<\/a> dengan uji t, uji chi-square, model regresi, model ANOVA, dan berbagai metode statistik lainnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat melaporkan nilai-p dalam laporan formal, Anda harus mematuhi pedoman berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p yang lebih besar dari 0,01 harus dilaporkan dengan dua tempat desimal, nilai p antara 0,01 dan 0,001 dengan tiga tempat desimal, dan nilai p yang kurang dari 0,001 hanya sebagai <em>p<\/em> &lt;0,001.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jangan menulis nol di depan nilai p.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jangan pernah menulis <em>p<\/em> = 0,000 (walaupun beberapa perangkat lunak statistik melaporkan hal ini) karena hal ini tidak memungkinkan. Sebaliknya, tulis <em>p<\/em> &lt;0,001.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Laporkan statistik pengujian beserta nilai p untuk memberikan informasi lengkap kepada pembaca.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Penting untuk diperhatikan bahwa tidak ada cara standar untuk menulis nilai p dalam laporan. Jurnal dan institusi yang berbeda memiliki format standar yang berbeda, namun format paling umum yang akan Anda temui meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><em>P<\/em><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><em>p-<\/em> nilai<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">nilai p<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai-P<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebelum menulis hasil Anda, sebaiknya periksa format standar yang digunakan oleh jurnal atau institusi tempat laporan Anda akan diterbitkan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara melaporkan nilai p dari uji statistik yang berbeda.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Cara melaporkan nilai P dari uji-t<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan peneliti ingin mengetahui apakah perlakuan bahan bakar baru menyebabkan perubahan rata-rata jarak tempuh per galon mobil tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mengujinya, mereka melakukan percobaan di mana 12 mobil menerima perlakuan bahan bakar baru dan 12 mobil tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tangkapan layar berikut menunjukkan hasil uji-t sampel independen:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxsampspss5.png\" alt=\"Menafsirkan hasil uji-t dua sampel di SPSS\" width=\"679\" height=\"265\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara melaporkan hasil tes:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji-t dua sampel dilakukan untuk membandingkan mil per galon antara pengolahan bahan bakar dan tanpa pengolahan bahan bakar.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam mil per galon antara perlakuan bahan bakar (M = 22.75, SD = 3.25) dan tanpa perlakuan bahan bakar (M = 21, SD = 2.73); <em>t<\/em> (22) = -1,428, <em>p<\/em> = 0,17.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, karena nilai p lebih besar dari 0,01, kami hanya melaporkan nilainya hingga dua angka desimal.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Cara melaporkan nilai P dari uji chi-kuadrat<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang profesor mengumpulkan data tentang preferensi partai politik dan gender mahasiswanya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ia melakukan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-kemandirian-chi-kuadrat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji independensi chi-kuadrat<\/a> untuk menentukan apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tes ini mengembalikan hasil berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Statistik uji <em>X <sup>2<\/sup><\/em> : 15,33<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">nilai p = 0,004<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara melaporkan hasil dalam format APA:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji independensi chi-square dilakukan untuk menilai hubungan antara preferensi partai politik dan gender.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel, <em>X <sup>2<\/sup><\/em> (2, N=500) = 15,33, <em>p<\/em> = 0,004.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, karena nilai p antara 0,01 dan 0,001, kami melaporkan nilai tersebut ke tiga angka desimal.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 3: Cara melaporkan nilai P dari uji Z dua proporsi<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan peneliti ingin mengetahui apakah terdapat perbedaan antara proporsi penduduk yang mendukung undang-undang tertentu di Kabupaten A dan proporsi yang mendukung undang-undang di Kabupaten B.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mereka mensurvei <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/metode-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sampel acak sederhana<\/a> yang terdiri dari 50 penduduk dari setiap kabupaten, kemudian melakukan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/za-menguji-dua-proporsi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji z dua proporsi<\/a> dengan hasil sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tes ini mengembalikan hasil berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Statistik uji Z: 4,77<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">nilai p = 0,000<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara melaporkan hasil dalam format APA:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji z dua proporsi dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan proporsi penduduk yang mendukung undang-undang tertentu antara Kabupaten A dan Kabupaten B.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terdapat perbedaan yang signifikan dalam proporsi penduduk yang mendukung hukum antara kedua kabupaten, <em>z<\/em> = 4,77, <em>p<\/em> &lt; 0,001.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, karena nilai p dilaporkan sebesar 0,000 oleh perangkat lunak, kami melaporkan nilai tersebut sebagai <em>p<\/em> &lt; 0,001 karena tidak mungkin memiliki nilai p sama persis dengan nol.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Terkait:<\/strong> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/berikut-cara-mengartikan-nilai-p-0000\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menafsirkan Nilai-P 0,000<\/a><\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara melaporkan hasil dari metode statistik lainnya:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-interval-kepercayaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melaporkan interval kepercayaan<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bagaimana-mengkomunikasikan-hasil-tes-t\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melaporkan hasil uji T<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-hasil-regresi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melaporkan hasil regresi<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-hasil-anova\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melaporkan hasil ANOVA<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistik, p-value digunakan dalam pengujian hipotesis dengan uji t, uji chi-square, model regresi, model ANOVA, dan berbagai metode statistik lainnya. Saat melaporkan nilai-p dalam laporan formal, Anda harus mematuhi pedoman berikut: Nilai p yang lebih besar dari 0,01 harus dilaporkan dengan dua tempat desimal, nilai p antara 0,01 dan 0,001 dengan tiga tempat desimal, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Melaporkan Nilai-P dalam Format APA (dengan Contoh) - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melaporkan nilai-p dalam format APA, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Melaporkan Nilai-P dalam Format APA (dengan Contoh) - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melaporkan nilai-p dalam format APA, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-17T02:45:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxsampspss5.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/\",\"name\":\"Cara Melaporkan Nilai-P dalam Format APA (dengan Contoh) - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-17T02:45:23+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-17T02:45:23+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara melaporkan nilai-p dalam format APA, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melaporkan nilai-p dalam format apa (dengan contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Melaporkan Nilai-P dalam Format APA (dengan Contoh) - Statorials","description":"Tutorial ini menjelaskan cara melaporkan nilai-p dalam format APA, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Melaporkan Nilai-P dalam Format APA (dengan Contoh) - Statorials","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara melaporkan nilai-p dalam format APA, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-17T02:45:23+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxsampspss5.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/","name":"Cara Melaporkan Nilai-P dalam Format APA (dengan Contoh) - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-17T02:45:23+00:00","dateModified":"2023-07-17T02:45:23+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara melaporkan nilai-p dalam format APA, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-nilai-p\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melaporkan nilai-p dalam format apa (dengan contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3511"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3511"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3511\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3511"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3511"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3511"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}