{"id":3526,"date":"2023-07-17T00:49:18","date_gmt":"2023-07-17T00:49:18","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/"},"modified":"2023-07-17T00:49:18","modified_gmt":"2023-07-17T00:49:18","slug":"regresi-logistik-statsmodels","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/","title":{"rendered":"Bagaimana melakukan regresi logistik menggunakan model statistik"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Modul <a href=\"https:\/\/www.statsmodels.org\/stable\/index.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">statsmodels<\/a> Python menawarkan berbagai fungsi dan kelas yang memungkinkan Anda mengadaptasi berbagai model statistik.<\/span><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh langkah demi langkah berikut menunjukkan cara melakukan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">regresi logistik<\/a> menggunakan fungsi statsmodels.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Buat datanya<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, mari kita buat pandas DataFrame yang berisi tiga variabel:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jam belajar (seluruh nilai)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Metode belajar (metode A atau B)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Hasil ujian (lulus atau gagal)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami akan menyesuaikan model regresi logistik menggunakan jam belajar dan metode belajar untuk memprediksi apakah seorang siswa lulus atau tidak dalam ujian tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut menunjukkan cara membuat pandas DataFrame:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008000;\">import<\/span> pandas <span style=\"color: #008000;\">as<\/span> pd\n\n<span style=\"color: #008080;\">#createDataFrame\n<\/span>df = pd. <span style=\"color: #3366ff;\">DataFrame<\/span> ({' <span style=\"color: #ff0000;\">result<\/span> ': [0, 1, 0, 0, 0, 0, 0, 1, 1, 0,\n                              0, 1, 1, 1, 0, 1, 1, 1, 1, 1],\n                   ' <span style=\"color: #ff0000;\">hours<\/span> ': [1, 2, 2, 2, 3, 2, 5, 4, 3, 6,\n                            5, 8, 8, 7, 6, 7, 5, 4, 8, 9],\n                   ' <span style=\"color: #ff0000;\">method<\/span> ': ['A', 'A', 'A', 'B', 'B', 'B', 'B',\n                             'B', 'B', 'A', 'B', 'A', 'B', 'B',\n                             'A', 'A', 'B', 'A', 'B', 'A']})\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view first five rows of DataFrame\n<\/span>df. <span style=\"color: #3366ff;\">head<\/span> ()\n\n\tresult hours method\n0 0 1 A\n1 1 2 A\n2 0 2 A\n3 0 2 B\n4 0 3 B<\/strong><\/pre>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Sesuaikan model regresi logistik<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita akan menyesuaikan model regresi logistik menggunakan fungsi <strong>logit()<\/strong> :<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"color: #008000;\">import<\/span> statsmodels. <span style=\"color: #3366ff;\">formula<\/span> . <span style=\"color: #3366ff;\">api<\/span> <span style=\"color: #008000;\">as<\/span> smf\n\n<span style=\"color: #008080;\">#fit logistic regression model\n<\/span>model = smf. <span style=\"color: #3366ff;\">logit<\/span> (' <span style=\"color: #ff0000;\">result~hours+method<\/span> ', data=df). <span style=\"color: #3366ff;\">fit<\/span> ()\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view model summary\n<\/span><span style=\"color: #008000;\">print<\/span> ( <span style=\"color: #3366ff;\">model.summary<\/span> ())\n\nOptimization completed successfully.\n         Current function value: 0.557786\n         Iterations 5\n                           Logit Regression Results                           \n==================================================== ============================\nDept. Variable: result No. Observations: 20\nModel: Logit Df Residuals: 17\nMethod: MLE Df Model: 2\nDate: Mon, 22 Aug 2022 Pseudo R-squ.: 0.1894\nTime: 09:53:35 Log-Likelihood: -11.156\nconverged: True LL-Null: -13.763\nCovariance Type: nonrobust LLR p-value: 0.07375\n==================================================== ============================\n                  coef std err z P&gt;|z| [0.025 0.975]\n-------------------------------------------------- -----------------------------\nIntercept -2.1569 1.416 -1.523 0.128 -4.932 0.618\nmethod[TB] 0.0875 1.051 0.083 0.934 -1.973 2.148\nhours 0.4909 0.245 2.002 0.045 0.010 0.972\n==================================================== ============================\n<\/strong><\/span><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai-nilai di kolom <strong>koefisien<\/strong> keluaran memberi tahu kita perubahan rata-rata dalam log peluang lulus ujian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Misalnya:<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Penggunaan metode belajar B dikaitkan dengan peningkatan rata-rata log odds kelulusan ujian sebesar <strong>0,0875<\/strong> dibandingkan dengan menggunakan metode belajar A.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Setiap jam belajar tambahan dikaitkan dengan peningkatan rata-rata sebesar <strong>0,4909<\/strong> dalam log peluang lulus ujian.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai dalam <strong>P&gt;|z|<\/strong> Kolom tersebut mewakili nilai p untuk setiap koefisien.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Metode penelitian mempunyai p-value sebesar <strong>0,934<\/strong> . Karena nilai ini tidak kurang dari 0,05, berarti tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara jam belajar dengan lulus atau tidaknya siswa dalam ujian.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jam belajar memiliki nilai p sebesar <strong>0,045<\/strong> . Karena nilai ini kurang dari 0,05, berarti terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara jam belajar dengan lulus atau tidaknya siswa dalam ujian.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Evaluasi kinerja model<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menilai kualitas model regresi logistik, kita dapat melihat dua metrik pada keluarannya:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Nama panggilan R-kuadrat<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai ini dapat dianggap sebagai pengganti nilai R-kuadrat untuk model regresi linier.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini dihitung sebagai rasio fungsi log-likelihood yang dimaksimalkan dari model nol ke model penuh.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai ini dapat berkisar dari 0 hingga 1, dengan nilai yang lebih tinggi menunjukkan kesesuaian model yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, nilai pseudo R-squared adalah <strong>0,1894<\/strong> , yang cukup rendah. Hal ini menunjukkan bahwa variabel prediktor model tidak berfungsi dengan baik dalam memprediksi nilai variabel respons.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Nilai p LLR<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai ini dapat dianggap sebagai pengganti nilai p untuk <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/panduan-sederhana-untuk-memahami-uji-f-untuk-signifikansi-keseluruhan-dalam-regresi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nilai F keseluruhan<\/a> model regresi linier.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika nilai ini berada di bawah ambang batas tertentu (misalnya \u03b1 = 0,05), maka kita dapat menyimpulkan bahwa model secara keseluruhan \u201cberguna\u201d dan dapat memprediksi nilai variabel respon dengan lebih baik dibandingkan model tanpa variabel prediktif.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, nilai p LLR adalah <strong>0,07375<\/strong> . Tergantung pada tingkat signifikansi yang kita pilih (misalnya 0,01, 0,05, 0,1), kita mungkin dapat menyimpulkan bahwa model secara keseluruhan berguna atau tidak.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara melakukan tugas umum lainnya dengan Python:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/python-regresi-linier\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan regresi linier dengan Python<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/python-regresi-logaritmik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan regresi logaritma dengan Python<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-kuantil-dengan-python\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan regresi kuantil dengan Python<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Modul statsmodels Python menawarkan berbagai fungsi dan kelas yang memungkinkan Anda mengadaptasi berbagai model statistik. Contoh langkah demi langkah berikut menunjukkan cara melakukan regresi logistik menggunakan fungsi statsmodels. Langkah 1: Buat datanya Pertama, mari kita buat pandas DataFrame yang berisi tiga variabel: Jam belajar (seluruh nilai) Metode belajar (metode A atau B) Hasil ujian (lulus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Melakukan Regresi Logistik Menggunakan Model Statistik - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan regresi logistik menggunakan perpustakaan Statsmodels dengan Python, dengan sebuah contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Melakukan Regresi Logistik Menggunakan Model Statistik - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan regresi logistik menggunakan perpustakaan Statsmodels dengan Python, dengan sebuah contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-17T00:49:18+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/\",\"name\":\"Cara Melakukan Regresi Logistik Menggunakan Model Statistik - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-17T00:49:18+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-17T00:49:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan regresi logistik menggunakan perpustakaan Statsmodels dengan Python, dengan sebuah contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagaimana melakukan regresi logistik menggunakan model statistik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Melakukan Regresi Logistik Menggunakan Model Statistik - Statorial","description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan regresi logistik menggunakan perpustakaan Statsmodels dengan Python, dengan sebuah contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Melakukan Regresi Logistik Menggunakan Model Statistik - Statorial","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan regresi logistik menggunakan perpustakaan Statsmodels dengan Python, dengan sebuah contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-17T00:49:18+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/","name":"Cara Melakukan Regresi Logistik Menggunakan Model Statistik - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-17T00:49:18+00:00","dateModified":"2023-07-17T00:49:18+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan regresi logistik menggunakan perpustakaan Statsmodels dengan Python, dengan sebuah contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-statsmodels\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagaimana melakukan regresi logistik menggunakan model statistik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3526"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3526"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3526\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3526"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3526"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3526"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}