{"id":3876,"date":"2023-07-15T00:59:09","date_gmt":"2023-07-15T00:59:09","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/"},"modified":"2023-07-15T00:59:09","modified_gmt":"2023-07-15T00:59:09","slug":"r-mengelompokkan-beberapa-kondisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/","title":{"rendered":"Cara mengelompokkan bingkai data di r berdasarkan beberapa kondisi"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Anda dapat menggunakan metode berikut untuk mendefinisikan subbingkai data berdasarkan beberapa kondisi di R:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Metode 1: Subset bingkai data menggunakan logika \u201cOR\u201d.<\/strong><\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong>df_sub &lt;- subset(df, team <span style=\"color: #800080;\">==<\/span> ' <span style=\"color: #ff0000;\">A<\/span> ' <span style=\"color: #800080;\">|<\/span> points <span style=\"color: #800080;\">&lt;<\/span> <span style=\"color: #008000;\">20<\/span> )<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh khusus ini akan mengelompokkan bingkai data untuk baris dengan kolom tim sama dengan &#8220;A&#8221; <strong>atau<\/strong> kolom poin kurang dari 20.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Metode 2: Subset bingkai data menggunakan logika \u201cDAN\u201d.<\/strong><\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong>df_sub &lt;- subset(df, team <span style=\"color: #800080;\">==<\/span> ' <span style=\"color: #ff0000;\">A<\/span> ' <span style=\"color: #800080;\">&amp;<\/span> points <span style=\"color: #800080;\">&lt;<\/span> <span style=\"color: #008000;\">20<\/span> )<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh khusus ini akan mengelompokkan bingkai data untuk baris dengan kolom tim sama dengan &#8220;A&#8221; <b>dan<\/b> kolom poin kurang dari 20.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini menjelaskan cara menggunakan setiap metode dalam praktik dengan kerangka data berikut:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"color: #008080;\">#create data frame\n<\/span>df &lt;- data. <span style=\"color: #3366ff;\">frame<\/span> (team=c('A', 'A', 'A', 'B', 'B', 'B'),\n                 position=c('Guard', 'Guard', 'Forward',\n                            'Guard', 'Forward', 'Forward'),\n                 dots=c(22, 25, 19, 22, 12, 35))\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view data frame\n<\/span>df\n\n  team position points\n1 A Guard 22\n2 A Guard 25\n3 A Forward 19\n4 B Guard 22\n5 B Forward 12\n6 B Forward 35<\/strong><\/span><\/pre>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Subset bingkai data menggunakan logika \u201cOR\u201d.<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut menunjukkan cara membuat subset bingkai data untuk baris dengan kolom tim sama dengan &#8220;A&#8221; <strong>atau<\/strong> kolom poin kurang dari 20:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#subset data frame where team is 'A' or points is less than 20<\/span>\ndf_sub &lt;- subset(df, team <span style=\"color: #800080;\">==<\/span> ' <span style=\"color: #ff0000;\">A<\/span> ' <span style=\"color: #800080;\">|<\/span> points <span style=\"color: #800080;\">&lt;<\/span> <span style=\"color: #008000;\">20<\/span> )\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view subset<\/span>\ndf_sub\n\n  team position points\n1 A Guard 22\n2 A Guard 25\n3 A Forward 19\n5 B Forward 12\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Masing-masing baris dalam himpunan bagian mempunyai nilai &#8220;A&#8221; di kolom tim <strong>atau<\/strong> nilai di kolom poin kurang dari 20.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : <strong>|<\/strong> simbol mewakili \u201cATAU\u201d di R.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, kita hanya menyertakan satu simbol &#8220;ATAU&#8221; dalam fungsi <strong>subset()<\/strong> namun kita dapat menyertakan sebanyak yang kita inginkan ke dalam subset berdasarkan lebih banyak kondisi.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Subset bingkai data menggunakan logika \u201cDAN\u201d.<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut menunjukkan cara membuat subset bingkai data untuk baris dengan kolom tim sama dengan &#8220;A&#8221; <b>dan<\/b> kolom poin kurang dari 20:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#subset data frame where team is 'A' and points is less than 20<\/span>\ndf_sub &lt;- subset(df, team <span style=\"color: #800080;\">==<\/span> ' <span style=\"color: #ff0000;\">A<\/span> ' <span style=\"color: #800080;\">&amp;<\/span> points <span style=\"color: #800080;\">&lt;<\/span> <span style=\"color: #008000;\">20<\/span> )\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view subset<\/span>\ndf_sub\n\n  team position points\n3 A Forward 19\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa subset yang dihasilkan hanya berisi satu baris.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Memang benar, hanya satu baris yang mempunyai nilai \u201cA\u201d pada kolom tim <strong>dan<\/strong> nilai pada kolom poin kurang dari 20.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Simbol <strong>&amp;<\/strong> mewakili \u201cDAN\u201d di R.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, kita hanya menyertakan satu simbol &#8220;AND&#8221; dalam fungsi <strong>subset()<\/strong> namun kita dapat menyertakan sebanyak yang kita inginkan ke dalam subset berdasarkan lebih banyak kondisi.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara melakukan tugas umum lainnya di R:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-baris-tunggal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara memilih satu baris dalam bingkai data di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-pilih-baris-dengan-na\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara memilih baris dengan nilai NA di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-pilih-baris-dalam-bingkai-data-berdasarkan-nilai-dalam-vektor\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara memilih baris berdasarkan nilai vektor di R<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda dapat menggunakan metode berikut untuk mendefinisikan subbingkai data berdasarkan beberapa kondisi di R: Metode 1: Subset bingkai data menggunakan logika \u201cOR\u201d. df_sub &lt;- subset(df, team == &#8216; A &#8216; | points &lt; 20 ) Contoh khusus ini akan mengelompokkan bingkai data untuk baris dengan kolom tim sama dengan &#8220;A&#8221; atau kolom poin kurang dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara mengelompokkan bingkai data di R berdasarkan beberapa kondisi - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara membuat subset bingkai data di R berdasarkan beberapa kondisi, termasuk beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara mengelompokkan bingkai data di R berdasarkan beberapa kondisi - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara membuat subset bingkai data di R berdasarkan beberapa kondisi, termasuk beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-15T00:59:09+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/\",\"name\":\"Cara mengelompokkan bingkai data di R berdasarkan beberapa kondisi - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-15T00:59:09+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-15T00:59:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara membuat subset bingkai data di R berdasarkan beberapa kondisi, termasuk beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara mengelompokkan bingkai data di r berdasarkan beberapa kondisi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara mengelompokkan bingkai data di R berdasarkan beberapa kondisi - Statorial","description":"Tutorial ini menjelaskan cara membuat subset bingkai data di R berdasarkan beberapa kondisi, termasuk beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara mengelompokkan bingkai data di R berdasarkan beberapa kondisi - Statorial","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara membuat subset bingkai data di R berdasarkan beberapa kondisi, termasuk beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-15T00:59:09+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/","name":"Cara mengelompokkan bingkai data di R berdasarkan beberapa kondisi - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-15T00:59:09+00:00","dateModified":"2023-07-15T00:59:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara membuat subset bingkai data di R berdasarkan beberapa kondisi, termasuk beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/r-mengelompokkan-beberapa-kondisi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara mengelompokkan bingkai data di r berdasarkan beberapa kondisi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3876"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3876"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3876\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3876"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3876"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3876"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}