{"id":3910,"date":"2023-07-14T19:48:33","date_gmt":"2023-07-14T19:48:33","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/"},"modified":"2023-07-14T19:48:33","modified_gmt":"2023-07-14T19:48:33","slug":"tes-cramer-von-mise-r","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/","title":{"rendered":"Cara melakukan tes cramer-von mises di r (dengan contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Uji Cramer-Von Mises<\/strong> digunakan untuk mengetahui apakah suatu sampel berasal dari distribusi normal atau tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jenis pengujian ini berguna untuk menentukan apakah suatu kumpulan data berasal dari distribusi normal atau tidak, yang merupakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-normalitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">asumsi yang umum digunakan<\/a> dalam banyak uji statistik, termasuk <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">regresi<\/a> , <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ANOVA<\/a> , <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-sampel-t\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">uji-t<\/a> , dan banyak lainnya. &#8216;yang lain.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat dengan mudah melakukan pengujian Cramer-Von Mises menggunakan fungsi <strong>cvm.test()<\/strong> dari paket <strong>goftest<\/strong> di R.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara menggunakan fungsi ini dalam praktiknya.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Uji Cramer-Von Mises pada data normal<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut menunjukkan cara melakukan pengujian Cramer-Von Mises pada kumpulan data dengan ukuran sampel n=100:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #008000;\">library<\/span> (goftest)<\/span>\n\n#make this example reproducible<\/span>\nset. <span style=\"color: #3366ff;\">seeds<\/span> (0)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#create dataset of 100 random values generated from a normal distribution<\/span>\ndata &lt;- rnorm(100)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#perform Cramer-Von Mises test for normality<\/span>\ncvm. <span style=\"color: #3366ff;\">test<\/span> (data, ' <span style=\"color: #ff0000;\">pnorm<\/span> ')\n\n\tCramer-von Mises test of goodness-of-fit\n\tNull hypothesis: Normal distribution\n\tParameters assumed to be fixed\n\ndata:data\nomega2 = 0.078666, p-value = 0.7007\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p dari tes tersebut ternyata <strong>0,7007<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai ini tidak kurang dari 0,05, maka kita dapat berasumsi bahwa data sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil ini seharusnya tidak mengejutkan karena kami membuat data sampel menggunakan fungsi <strong>rnorm()<\/strong> , yang menghasilkan nilai acak dari <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-normal-vs-distribusi-normal-standar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">distribusi normal standar<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Terkait:<\/strong> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/dnorm-pnorm-rnorm-qnorm-di-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Panduan untuk dnorm, pnorm, qnorm dan rnorm di R<\/a><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami juga dapat membuat histogram untuk memverifikasi secara visual bahwa data sampel terdistribusi secara normal:<\/span> <\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong>hist(data, col=' <span style=\"color: #ff0000;\">steelblue<\/span> ')<\/strong> <\/pre>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-11164 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/shapiror1.png\" alt=\"Uji Shapiro-Wilk untuk normalitas pada R\" width=\"391\" height=\"401\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat melihat bahwa distribusinya berbentuk lonceng dengan puncak di tengah distribusi, yang merupakan ciri khas dari data yang berdistribusi normal.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Uji Cramer-Von Mises pada data tidak normal<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut menunjukkan cara melakukan uji Cramer-Von Mises pada dataset dengan ukuran sampel 100 yang nilainya dihasilkan secara acak dari <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-ikan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">distribusi Poisson<\/a> :<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #008000;\">library<\/span> (goftest)<\/span>\n\n#make this example reproducible<\/span>\nset. <span style=\"color: #3366ff;\">seeds<\/span> (0)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#create dataset of 100 random values generated from a Poisson distribution<\/span>\ndata &lt;- rpois(n=100, lambda=3)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#perform Cramer-Von Mises test for normality<\/span>\ncvm. <span style=\"color: #3366ff;\">test<\/span> (data, ' <span style=\"color: #ff0000;\">pnorm<\/span> ')\n\n\tCramer-von Mises test of goodness-of-fit\n\tNull hypothesis: Normal distribution\n\tParameters assumed to be fixed\n\ndata:data\nomega2 = 27.96, p-value &lt; 2.2e-16\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p dari tes tersebut ternyata sangat rendah.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai ini kurang dari 0,05, kita mempunyai cukup bukti untuk mengatakan bahwa data sampel <em>tidak<\/em> berasal dari populasi yang berdistribusi normal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil ini seharusnya tidak mengejutkan karena kami membuat data sampel menggunakan fungsi <strong>rpois()<\/strong> , yang menghasilkan nilai acak dari distribusi Poisson.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Terkait:<\/strong> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/ppois-ppois-qpois-rpois-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Panduan untuk dpois, ppois, qpois, dan rpois di R<\/a><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita juga dapat membuat histogram untuk melihat secara visual bahwa data sampel tidak terdistribusi secara normal:<\/span> <\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong>hist(data, col=' <span style=\"color: #008000;\">coral2<\/span> ')<\/strong> <\/pre>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-11165 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/shapiror2.png\" alt=\"Histogram uji Shapiro-Wilk di R\" width=\"386\" height=\"388\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat melihat bahwa distribusinya <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-kiri-vs-bias-kanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">miring ke kanan<\/a> dan tidak memiliki \u201cbentuk lonceng\u201d khas yang diasosiasikan dengan distribusi normal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan demikian, histogram kami cocok dengan hasil uji Cramer-Von Mises dan memastikan bahwa data sampel kami tidak berasal dari distribusi normal.<\/span><\/p>\n<h2> <strong>Apa yang harus dilakukan dengan data yang tidak normal<\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kumpulan data tertentu <em>tidak<\/em> terdistribusi secara normal, kita sering kali dapat melakukan salah satu transformasi berikut untuk membuatnya lebih normal:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Transformasi log:<\/strong> ubah variabel respons dari y menjadi <strong>log(y)<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Transformasi akar kuadrat:<\/strong> Transformasikan variabel respon dari y menjadi <strong>\u221ay<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Transformasi akar pangkat tiga:<\/strong> ubah variabel respon dari y menjadi <strong>y <sup>1\/3<\/sup><\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan melakukan transformasi ini, variabel respon secara umum mendekati distribusi normal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Lihat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengubah-data-menjadi-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">tutorial ini<\/a> untuk melihat bagaimana melakukan transformasi ini dalam praktiknya.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> Tutorial berikut menjelaskan cara melakukan uji normalitas lainnya di R:<\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-shapiro-wilk-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan tes Shapiro-Wilk di R<\/a><br \/><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-anderson-cheri-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Cara melakukan tes Anderson-Darling di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-kolmogorov-smirnov-sungai\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan tes Kolmogorov-Smirnov di R<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Uji Cramer-Von Mises digunakan untuk mengetahui apakah suatu sampel berasal dari distribusi normal atau tidak. Jenis pengujian ini berguna untuk menentukan apakah suatu kumpulan data berasal dari distribusi normal atau tidak, yang merupakan asumsi yang umum digunakan dalam banyak uji statistik, termasuk regresi , ANOVA , uji-t , dan banyak lainnya. &#8216;yang lain. Kita dapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Melakukan Tes Cramer-Von Mises di R (dengan Contoh) - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Cramer-von Mises di R untuk menguji normalitas, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Melakukan Tes Cramer-Von Mises di R (dengan Contoh) - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Cramer-von Mises di R untuk menguji normalitas, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-14T19:48:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/shapiror1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/\",\"name\":\"Cara Melakukan Tes Cramer-Von Mises di R (dengan Contoh) - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-14T19:48:33+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-14T19:48:33+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Cramer-von Mises di R untuk menguji normalitas, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melakukan tes cramer-von mises di r (dengan contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Melakukan Tes Cramer-Von Mises di R (dengan Contoh) - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Cramer-von Mises di R untuk menguji normalitas, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Melakukan Tes Cramer-Von Mises di R (dengan Contoh) - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Cramer-von Mises di R untuk menguji normalitas, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-14T19:48:33+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/shapiror1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/","name":"Cara Melakukan Tes Cramer-Von Mises di R (dengan Contoh) - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-14T19:48:33+00:00","dateModified":"2023-07-14T19:48:33+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Cramer-von Mises di R untuk menguji normalitas, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-cramer-von-mise-r\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melakukan tes cramer-von mises di r (dengan contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3910"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3910"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3910\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}