{"id":415,"date":"2023-07-30T07:37:23","date_gmt":"2023-07-30T07:37:23","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/"},"modified":"2023-07-30T07:37:23","modified_gmt":"2023-07-30T07:37:23","slug":"distribusi-pengambilan-sampel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/","title":{"rendered":"Apa yang dimaksud dengan distribusi sampling?"},"content":{"rendered":"<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bayangkan ada populasi 10.000 lumba-lumba dan berat rata-rata seekor lumba-lumba dalam populasi tersebut adalah 300 pon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita mengambil <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/metode-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">sampel acak sederhana<\/a> yang terdiri dari 50 lumba-lumba dari populasi ini, kita mungkin menemukan bahwa berat rata-rata lumba-lumba dalam sampel ini adalah 305 pon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kemudian, jika kita mengambil sampel acak sederhana lainnya yang terdiri dari 50 lumba-lumba, kita mungkin menemukan bahwa berat rata-rata lumba-lumba dalam sampel ini adalah 295 pon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setiap kali kita mengambil sampel acak sederhana yang terdiri dari 50 lumba-lumba, kemungkinan berat rata-rata lumba-lumba dalam sampel tersebut mendekati rata-rata populasi yaitu 300 pon, namun tidak tepat 300 pon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bayangkan kita mengambil 200 sampel acak sederhana yang terdiri dari 50 lumba-lumba dari populasi ini dan membuat histogram berat rata-rata setiap sampel:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-1066 size-full\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/echantillonnagedist1.png\" sizes=\"\" srcset=\"\" alt=\"\" width=\"718\" height=\"455\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Di sebagian besar sampel, berat rata-rata mendekati 300 pon. Dalam kasus yang jarang terjadi, kami dapat mengambil sampel lumba-lumba kecil yang berat rata-ratanya hanya 250 pon. Atau kita bisa mengambil sampel lumba-lumba hidung botol yang beratnya rata-rata 350 pon. Secara umum, <em>distribusi<\/em> rata-rata sampel akan mendekati normal, dengan pusat distribusi terletak pada pusat populasi yang sebenarnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi rata-rata sampel ini dikenal sebagai <strong>distribusi rata-rata pengambilan sampel<\/strong> dan memiliki sifat-sifat berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><sub><span style=\"border-top: 1px solid black;\">\u03bcx<\/span><\/sub><\/strong> = \u03bc<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">dimana \u03bc <sub><span style=\"border-top: 1px solid black;\">x<\/span><\/sub> adalah mean sampel dan \u03bc adalah mean populasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><sub><span style=\"border-top: 1px solid black;\">\u03c3x<\/span><\/sub><\/strong> = \u03c3\/\u221an<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">dimana \u03c3 <sub><span style=\"border-top: 1px solid black;\">x<\/span><\/sub> adalah simpangan baku sampel, \u03c3 adalah simpangan baku populasi, dan n adalah ukuran sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya pada populasi lumba-lumba ini, kita mengetahui bahwa rata-rata berat badannya adalah \u03bc = 300. Jadi mean distribusi samplingnya adalah <strong>\u03bc <sub><span style=\"border-top: 1px solid black;\">x<\/span><\/sub><\/strong> = <strong>300<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita juga mengetahui bahwa simpangan baku populasi adalah 18 pon. Oleh karena itu simpangan baku sampel adalah <strong>\u03c3 <sub><span style=\"border-top: 1px solid black;\">x<\/span><\/sub><\/strong> = 18\/ \u221a50 = <strong>2,546<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi proporsi sampel<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bayangkan populasi 10.000 lumba-lumba yang sama. Asumsikan 10% lumba-lumba berwarna hitam dan sisanya berwarna abu-abu. Misalkan kita mengambil <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/metode-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">sampel acak sederhana<\/a> yang terdiri dari 50 lumba-lumba dan menemukan bahwa 14% lumba-lumba dalam sampel tersebut berwarna hitam. Selanjutnya, kita mengambil sampel acak sederhana lainnya yang terdiri dari 50 lumba-lumba dan menemukan bahwa 8% lumba-lumba dalam sampel ini berwarna hitam.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bayangkan kita mengambil 200 sampel acak sederhana yang terdiri dari 50 lumba-lumba dari populasi ini dan membuat histogram proporsi lumba-lumba hitam di setiap sampel:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-1072 size-full\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/echantillonnagedist2.png\" sizes=\"\" srcset=\"\" alt=\"\" width=\"712\" height=\"457\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pada sebagian besar sampel, proporsi lumba-lumba hitam akan mendekati populasi sebenarnya yaitu 10%. <em>Distribusi<\/em> proporsi sampel lumba-lumba hitam akan mendekati normal, dengan pusat distribusi terletak pada pusat populasi sebenarnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi proporsi sampel ini dikenal sebagai <strong>distribusi proporsi sampling<\/strong> dan memiliki sifat-sifat berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><sub>\u03bcp<\/sub><\/strong> = P<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">dimana <em>p<\/em> adalah proporsi sampel dan <em>P<\/em> adalah proporsi populasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03c3 <sub>p<\/sub><\/strong> = \u221a <span style=\"border-top: 1px solid black;\">(P)(1-P) \/ n<\/span><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">dimana P adalah proporsi populasi dan n adalah ukuran sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya pada populasi lumba-lumba ini kita mengetahui bahwa proporsi sebenarnya dari lumba-lumba hitam adalah 10% = 0,1. Jadi, rata-rata distribusi sampling proporsi adalah <strong>\u03bc <sub>p<\/sub><\/strong> = <strong>0,1<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita juga mengetahui bahwa simpangan baku populasi adalah 18 pon. Jadi, simpangan baku sampelnya adalah <strong>\u03c3 <sub>p<\/sub><\/strong> = \u221a <span style=\"border-top: 1px solid black;\">(P)(1-P) \/ n<\/span> = \u221a <span style=\"border-top: 1px solid black;\">(.1)(1-.1) \/ 50<\/span> = <strong>.042<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Membangun keadaan normal<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menggunakan rumus di atas, distribusi sampling harus normal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Menurut <strong>teorema limit pusat<\/strong> , distribusi sampling dari rata-rata sampel mendekati normal jika ukuran sampelnya cukup besar, <em>meskipun distribusi populasinya tidak normal<\/em> . Dalam kebanyakan kasus, kami menganggap ukuran sampel 30 atau lebih sudah cukup besar.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi pengambilan sampel dari suatu proporsi sampel mendekati normal jika jumlah keberhasilan dan kegagalan yang diharapkan setidaknya 10.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan distribusi sampling untuk menghitung probabilitas.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1:<\/strong> <em><strong>Mesin tertentu membuat cookie. Distribusi berat cookies ini condong ke kanan dengan rata-rata 10 ons dan standar deviasi 2 ons. Jika kita mengambil sampel acak sederhana sebanyak 100 kue kering yang diproduksi oleh mesin ini, berapakah probabilitas berat rata-rata kue kering dalam sampel ini kurang dari 9,8 ons?<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p> <strong><span style=\"color: #000000;\">Langkah 1: Tetapkan keadaan normal.<\/span><\/strong><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita perlu memastikan bahwa distribusi pengambilan sampel dari rata-rata sampel adalah normal. Karena ukuran sampel kita lebih besar atau sama dengan 30, berdasarkan teorema limit pusat, kita dapat berasumsi bahwa distribusi sampling dari mean sampel adalah normal.<\/span><\/p>\n<p> <strong><span style=\"color: #000000;\">Langkah 2: Temukan mean dan deviasi standar dari distribusi sampling.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><sub><span style=\"border-top: 1px solid black;\">\u03bcx<\/span><\/sub><\/strong> = \u03bc<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong><sub><span style=\"border-top: 1px solid black;\">\u03c3x<\/span><\/sub><\/strong> = \u03c3\/\u221an<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03bc <sub><span style=\"border-top: 1px solid black;\">x<\/span><\/sub><\/strong> = <strong>10 ons<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03c3 <sub><span style=\"border-top: 1px solid black;\">x<\/span><\/sub><\/strong> = 2\/ \u221a100 = 2\/10 = <strong>0,2 ons<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3:<\/strong> <strong>Gunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-cdf-normal-cepat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kalkulator Area Z-Score<\/a> untuk menentukan probabilitas bahwa rata-rata berat cookie dalam sampel ini kurang dari 9,8 ons.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Masukkan angka-angka berikut ke dalam <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-cdf-normal-cepat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kalkulator Area Skor Z.<\/a> Anda dapat mengosongkan &#8220;Skor Mentah 2&#8221; karena kami hanya menemukan satu nomor dalam contoh ini.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-1077\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/zcalc1.png\" sizes=\"\" srcset=\"\" alt=\"\" width=\"400\" height=\"622\"><br \/> <span style=\"color: #000000;\">Karena kita ingin mengetahui probabilitas bahwa rata-rata berat kue dalam sampel ini <em>kurang dari<\/em> 9,8 ons, kita tertarik pada luas di <em>sebelah kiri<\/em> 9,8. Kalkulator memberi tahu kita bahwa probabilitas ini adalah <strong>0,15866<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2:<\/strong> <em><strong>Menurut penelitian di seluruh sekolah, 87% siswa di sekolah tertentu lebih menyukai pizza daripada es krim. Misalkan kita mengambil sampel acak sederhana sebanyak 200 siswa. Berapa probabilitas bahwa proporsi siswa yang menyukai pizza kurang dari 85%?<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p> <strong><span style=\"color: #000000;\">Langkah 1: Tetapkan keadaan normal.<\/span><\/strong><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ingatlah bahwa distribusi pengambilan sampel dari suatu proporsi sampel mendekati normal jika jumlah &#8220;keberhasilan&#8221; dan &#8220;kegagalan&#8221; yang diharapkan keduanya paling sedikit 10.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam hal ini, perkiraan jumlah siswa yang menyukai pizza adalah 87% * 200 siswa = 174 siswa. Jumlah siswa yang diharapkan tidak menyukai pizza adalah 13% * 200 siswa = 26 siswa. Karena kedua angka tersebut setidaknya berjumlah 10, kita dapat berasumsi bahwa distribusi sampling dari proporsi siswa yang lebih menyukai pizza adalah mendekati normal.<\/span><\/p>\n<p> <strong><span style=\"color: #000000;\">Langkah 2: Temukan mean dan deviasi standar dari distribusi sampling.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><sub>\u03bcp<\/sub><\/strong> = P<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03c3 <sub>p<\/sub><\/strong> = \u221a <span style=\"border-top: 1px solid black;\">(P)(1-P) \/ n<\/span><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong><sub>\u03bcp<\/sub><\/strong> = <strong>0,87<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03c3 <sub>p<\/sub><\/strong> = \u221a <span style=\"border-top: 1px solid black;\">(0,87)(1-0,87) \/ 200<\/span> = <strong>0,024<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3:<\/strong> <strong>Gunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-cdf-normal-cepat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kalkulator Area Z-Score<\/a> untuk menentukan probabilitas bahwa proporsi siswa yang memilih pizza kurang dari 85%.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Masukkan angka-angka berikut ke dalam <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-cdf-normal-cepat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kalkulator Area Skor Z.<\/a> Anda dapat mengosongkan &#8220;Skor Mentah 2&#8221; karena kami hanya menemukan satu nomor dalam contoh ini.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-1079 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/zcalc2.png\" sizes=\"\" srcset=\"\" alt=\"\" width=\"400\" height=\"636\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena kita ingin mengetahui probabilitas bahwa proporsi siswa yang menyukai pizza kurang dari 85%, kita tertarik pada luas di <em>sebelah kiri<\/em> 0,85. Kalkulator memberi tahu kita bahwa probabilitas ini adalah <strong>0,20233<\/strong> .<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bayangkan ada populasi 10.000 lumba-lumba dan berat rata-rata seekor lumba-lumba dalam populasi tersebut adalah 300 pon. Jika kita mengambil sampel acak sederhana yang terdiri dari 50 lumba-lumba dari populasi ini, kita mungkin menemukan bahwa berat rata-rata lumba-lumba dalam sampel ini adalah 305 pon. Kemudian, jika kita mengambil sampel acak sederhana lainnya yang terdiri dari 50 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang dimaksud dengan distribusi sampling? - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pengenalan sederhana tentang distribusi sampling, sebuah konsep penting dalam statistik.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang dimaksud dengan distribusi sampling? - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pengenalan sederhana tentang distribusi sampling, sebuah konsep penting dalam statistik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-30T07:37:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/echantillonnagedist1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/\",\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan distribusi sampling? - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-30T07:37:23+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-30T07:37:23+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Pengenalan sederhana tentang distribusi sampling, sebuah konsep penting dalam statistik.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan distribusi sampling?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang dimaksud dengan distribusi sampling? - Statorial","description":"Pengenalan sederhana tentang distribusi sampling, sebuah konsep penting dalam statistik.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa yang dimaksud dengan distribusi sampling? - Statorial","og_description":"Pengenalan sederhana tentang distribusi sampling, sebuah konsep penting dalam statistik.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-30T07:37:23+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/echantillonnagedist1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/","name":"Apa yang dimaksud dengan distribusi sampling? - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-30T07:37:23+00:00","dateModified":"2023-07-30T07:37:23+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Pengenalan sederhana tentang distribusi sampling, sebuah konsep penting dalam statistik.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang dimaksud dengan distribusi sampling?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/415"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=415"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/415\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=415"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=415"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=415"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}