{"id":422,"date":"2023-07-30T01:30:00","date_gmt":"2023-07-30T01:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/"},"modified":"2023-07-30T01:30:00","modified_gmt":"2023-07-30T01:30:00","slug":"man-whitney-tesmu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/","title":{"rendered":"Tes mann\u2013whitney u"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Uji Mann-Whitney U<\/strong> (terkadang disebut uji jumlah peringkat Wilcoxon) digunakan untuk membandingkan perbedaan antara dua sampel independen ketika distribusi sampel tidak terdistribusi normal dan ukuran sampel kecil (n &lt;30).<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji ini dianggap setara dengan uji t dua sampel independen .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut beberapa contoh kapan Anda dapat menggunakan tes Mann-Whitney U:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Anda ingin membandingkan gaji lima lulusan universitas A dengan gaji lima lulusan universitas B. Gaji tidak terdistribusi secara normal.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Anda ingin mengetahui apakah penurunan berat badan bervariasi untuk dua kelompok: 12 orang yang menggunakan diet A dan 10 orang yang menggunakan diet B. Penurunan berat badan tidak terdistribusi secara normal.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Ingin diketahui apakah nilai 8 siswa di kelas A berbeda dengan nilai 7 siswa di kelas B. Nilai tersebut tidak berdistribusi normal.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam setiap contoh, Anda ingin membandingkan dua kelompok, distribusi sampelnya tidak normal, dan ukuran sampelnya kecil.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan demikian, uji Mann-Whitney U dapat dilakukan sepanjang asumsi berikut terpenuhi.<\/span><\/p>\n<h2> <strong><span style=\"color: #000000;\">Asumsi Uji Mann-Whitney U<\/span><\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebelum melakukan tes Mann-Whitney U, Anda harus memastikan bahwa empat asumsi berikut terpenuhi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Biasa atau kontinu:<\/strong> Variabel yang Anda analisis bersifat ordinal atau kontinu. Contoh variabel ordinal mencakup item Likert (misalnya, skala 5 poin yang berkisar dari \u201csangat tidak setuju\u201d hingga \u201csangat setuju\u201d). Contoh variabel kontinu mencakup tinggi badan (diukur dalam inci), berat badan (diukur dalam pon), atau nilai ujian (diukur dari 0 hingga 100).<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Independensi:<\/strong> Semua observasi dari kedua kelompok tidak bergantung satu sama lain.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Bentuk:<\/strong> Bentuk sebaran kedua kelompok kurang lebih sama.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika asumsi tersebut terpenuhi, maka dapat dilakukan uji Mann-Whitney U.<\/span><\/p>\n<h2> <strong><span style=\"color: #000000;\">Cara Melakukan Tes Mann-Whitney U<\/span><\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk melakukan uji Mann-Whitney U, kami mengikuti prosedur pengujian hipotesis lima langkah standar :<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Nyatakan asumsinya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam kebanyakan kasus, uji Mann-Whitney U dilakukan sebagai uji dua sisi. Hipotesis nol dan hipotesis alternatif ditulis dalam bentuk:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> :<\/strong> Kedua populasi sama<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>a<\/sub> :<\/strong> Kedua populasi tersebut tidak sama<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Tentukan tingkat signifikansi yang akan digunakan dalam hipotesis.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tentukan tingkat signifikansinya. Pilihan umum adalah .01, .05, dan .1.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Temukan statistik pengujian.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Statistik uji dilambangkan dengan U dan merupakan yang lebih kecil dari U <sub>1<\/sub> dan U <sub>2<\/sub> , sebagaimana didefinisikan di bawah ini:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">kamu <sub>1<\/sub> = n <sub>1<\/sub> n <sub>2<\/sub> + n <sub>1<\/sub> (n <sub>1<\/sub> +1)\/2 \u2013 R <sub>1<\/sub><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">kamu <sub>2<\/sub> = n <sub>1<\/sub> n <sub>2<\/sub> + n <sub>2<\/sub> (n <sub>2<\/sub> +1)\/2 \u2013 R <sub>2<\/sub><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">dimana n <sub>1<\/sub> dan n <sub>2<\/sub> masing-masing adalah ukuran sampel untuk sampel 1 dan 2, dan R <sub>1<\/sub> dan R <sub>2<\/sub> adalah jumlah peringkat masing-masing sampel 1 dan 2.<\/span><\/p>\n<p> <em><span style=\"color: #000000;\">Contoh di bawah ini akan menunjukkan cara menemukan statistik pengujian ini secara detail.<\/span><\/em><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Menolak atau tidak menolak hipotesis nol.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan menggunakan statistik uji, tentukan apakah Anda dapat menolak hipotesis nol berdasarkan tingkat signifikansi dan nilai kritis yang terdapat pada tabel Mann-Whitney U.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Interpretasikan hasilnya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Interpretasikan hasil tes dalam konteks pertanyaan yang diajukan.<\/span><\/p>\n<h2> <strong><span style=\"color: #000000;\">Contoh melakukan tes Mann-Whitney U<\/span><\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara melakukan tes Mann-Whitney U.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami ingin tahu apakah pengobatan baru efektif dalam mencegah serangan panik. Sebanyak 12 pasien dibagi secara acak menjadi dua kelompok yang terdiri dari 6 orang dan ditugaskan untuk menerima obat baru atau plasebo. Pasien kemudian mencatat jumlah serangan panik yang mereka alami selama sebulan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasilnya ditunjukkan di bawah ini:<\/span><\/p>\n<div style=\"width: 50%;\">\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">OBAT BARU<\/span><\/th>\n<th style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">PLACEBO<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">3<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">4<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">5<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">8<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">1<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">6<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">4<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">2<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">3<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">1<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">5<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">9<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><em><strong>Lakukan tes Mann-Whitney U untuk melihat apakah terdapat perbedaan jumlah serangan panik pada pasien kelompok plasebo dibandingkan dengan kelompok obat baru. Gunakan tingkat signifikansi 0,05.<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Nyatakan asumsinya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> :<\/strong> Kedua populasi sama<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>a<\/sub> :<\/strong> Kedua populasi tersebut tidak sama<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Tentukan tingkat signifikansi yang akan digunakan dalam hipotesis.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Masalahnya memberitahu kita bahwa kita harus menggunakan tingkat signifikansi 0,05.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Temukan statistik pengujian.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ingatlah bahwa statistik uji dilambangkan dengan U dan merupakan yang lebih kecil dari U <sub>1<\/sub> dan U <sub>2<\/sub> , sebagaimana didefinisikan di bawah:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">kamu <sub>1<\/sub> = n <sub>1<\/sub> n <sub>2<\/sub> + n <sub>1<\/sub> (n <sub>1<\/sub> +1)\/2 \u2013 R <sub>1<\/sub><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">kamu <sub>2<\/sub> = n <sub>1<\/sub> n <sub>2<\/sub> + n <sub>2<\/sub> (n <sub>2<\/sub> +1)\/2 \u2013 R <sub>2<\/sub><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">dimana n <sub>1<\/sub> dan n <sub>2<\/sub> masing-masing adalah ukuran sampel untuk sampel 1 dan 2, dan R <sub>1<\/sub> dan R <sub>2<\/sub> adalah jumlah peringkat masing-masing sampel 1 dan 2.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mencari<\/span> <span style=\"color: #000000;\">R <sub>1<\/sub> dan R <sub>2<\/sub> , kita perlu menggabungkan pengamatan dari kedua kelompok dan mengurutkannya dari yang terkecil hingga yang terbesar:<\/span><\/p>\n<div style=\"width: 50%;\">\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #008080;\">OBAT BARU<\/span><\/th>\n<th style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #ff0000;\">PLACEBO<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #008080;\"><strong>3<\/strong><\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>4<\/strong><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #008080;\"><strong>5<\/strong><\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>8<\/strong><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #008080;\"><strong>1<\/strong><\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>6<\/strong><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #008080;\"><strong>4<\/strong><\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>2<\/strong><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #008080;\"><strong>3<\/strong><\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>1<\/strong><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #008080;\"><strong>5<\/strong><\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>9<\/strong><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Jumlah sampel: <span style=\"color: #008080;\">1<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">1<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">2<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">3<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">3<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">4<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">4<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">5<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">5<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">6<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">8<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">9<\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<div>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Peringkat: <span style=\"color: #008080;\">1.5<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">1.5<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">3<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">4.5<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">4.5<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">6.5<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">6.5<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">8.5<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">8.5<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">10<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">11<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">12<\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #008080;\"><strong>R <sub>1<\/sub><\/strong><\/span> <span style=\"color: #000000;\">= jumlah rangking sampel 1 = 1,5+4,5+4,5+6,5+8,5+8,5 = 34<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>R <sub>2<\/sub><\/strong><\/span> <span style=\"color: #000000;\">= jumlah rangking sampel 2 = 1,5+3+6,5+10+11+12 = 44<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita menggunakan ukuran sampel kita n <sub>1<\/sub> dan n <sub>2<\/sub> serta jumlah peringkat kita R <sub>1<\/sub> dan R <sub>2<\/sub> untuk mencari U <sub>1<\/sub> dan U <sub>2<\/sub> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><sub>U1<\/sub> = 6(6) + 6(6+1)\/2 \u2013 34 = 23<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><sub>U2<\/sub> = 6(6) + 6(6+1)\/2 \u2013 44 = 13<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Statistik pengujian kami adalah yang lebih kecil dari <sub>U1<\/sub> dan <sub>U2<\/sub> , yang kebetulan adalah U=13.<\/span><\/p>\n<p> <em><span style=\"color: #000000;\">Catatan: Kita juga dapat menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-tes-mann-whitney-u\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kalkulator tes Mann-Whitney U<\/a> untuk menentukan bahwa U = 13.<\/span><\/em><\/p>\n<\/div>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Menolak atau tidak menolak hipotesis nol.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Menggunakan n <sub>1<\/sub> = 6 dan n <sub>2<\/sub> = 6 dengan tingkat signifikansi 0,05, tabel Mann-Whitney U memberi tahu kita bahwa nilai kritisnya adalah 5:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-1381 size-full\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mw_ex1.png\" alt=\"Tabel Nilai Kritis Uji Mann Whitney U\" width=\"544\" height=\"401\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena statistik pengujian kami (13) lebih besar dari nilai kritis kami (5), kami gagal menolak hipotesis nol.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Interpretasikan hasilnya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena kami gagal menolak hipotesis nol, kami tidak memiliki cukup bukti untuk mengatakan bahwa jumlah serangan panik yang dialami pasien pada kelompok plasebo berbeda dengan jumlah serangan panik pada kelompok obat baru.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami ingin tahu apakah belajar 30 menit sehari selama seminggu membantu siswa berprestasi lebih baik dalam ujian. Sebanyak 15 pasien secara acak ditugaskan untuk belajar atau tidak ada kelompok belajar. Setelah seminggu, semua siswa mengikuti tes yang sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil tes untuk kedua kelompok ditunjukkan di bawah ini:<\/span><\/p>\n<div style=\"width: 50%;\">\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">BELAJAR<\/span><\/th>\n<th style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">TIDAK BELAJAR<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">89<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">88<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">92<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">93<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">94<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">95<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">96<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">75<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">91<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">72<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">99<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">80<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">84<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">81<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">90<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><em><strong>Lakukan tes Mann-Whitney U untuk melihat apakah ada perbedaan nilai tes kelompok belajar dibandingkan dengan kelompok tidak belajar. Gunakan tingkat signifikansi 0,01.<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Nyatakan asumsinya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> :<\/strong> Kedua populasi sama<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>a<\/sub> :<\/strong> Kedua populasi tersebut tidak sama<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Tentukan tingkat signifikansi yang akan digunakan dalam hipotesis.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Masalahnya memberitahu kita bahwa kita harus menggunakan tingkat signifikansi 0,01.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Temukan statistik pengujian.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ingatlah bahwa statistik uji dilambangkan dengan U dan merupakan yang lebih kecil dari U <sub>1<\/sub> dan U <sub>2<\/sub> , sebagaimana didefinisikan di bawah:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">kamu <sub>1<\/sub> = n <sub>1<\/sub> n <sub>2<\/sub> + n <sub>1<\/sub> (n <sub>1<\/sub> +1)\/2 \u2013 R <sub>1<\/sub><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">kamu <sub>2<\/sub> = n <sub>1<\/sub> n <sub>2<\/sub> + n <sub>2<\/sub> (n <sub>2<\/sub> +1)\/2 \u2013 R <sub>2<\/sub><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">dimana n <sub>1<\/sub> dan n <sub>2<\/sub> masing-masing adalah ukuran sampel untuk sampel 1 dan 2, dan R <sub>1<\/sub> dan R <sub>2<\/sub> adalah jumlah peringkat masing-masing sampel 1 dan 2.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mencari<\/span> <span style=\"color: #000000;\">R <sub>1<\/sub> dan R <sub>2<\/sub> , kita perlu menggabungkan pengamatan dari kedua kelompok dan mengurutkannya dari yang terkecil hingga yang terbesar:<\/span><\/p>\n<div style=\"width: 50%;\">\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">BELAJAR<\/span><\/strong><\/th>\n<th style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #ff0000;\">TIDAK BELAJAR<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #008080;\"><strong>89<\/strong><\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #ff0000;\">88<\/span><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">92<\/span><\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #ff0000;\">93<\/span><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">94<\/span><\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #ff0000;\">95<\/span><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">96<\/span><\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #ff0000;\">75<\/span><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">91<\/span><\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #ff0000;\">72<\/span><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">99<\/span><\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #ff0000;\">80<\/span><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">84<\/span><\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #ff0000;\">81<\/span><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">90<\/span><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Jumlah sampel: <span style=\"color: #ff0000;\">72<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">75<\/span> <span style=\"color: #008080;\">,<\/span> <span style=\"color: #ff0000;\">80<\/span> , 81, 84, <span style=\"color: #ff0000;\">88<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">89<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">90<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">91<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">92<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">93<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">94<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">95<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">96<\/span> <span style=\"color: #008080;\">,<\/span> <span style=\"color: #ff0000;\">99<\/span><\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Baris: <span style=\"color: #ff0000;\">1<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">2<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">3<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">4<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">5<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">6<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">7<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">8<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">9<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">10<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">11<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">12<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">13<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">14<\/span> , <span style=\"color: #008080;\">15<\/span><\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #008080;\"><strong>R <sub>1<\/sub><\/strong><\/span> <span style=\"color: #000000;\">= jumlah rangking sampel 1 = 5+7+8+9+10+12+14+15 = 80<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>R <sub>2<\/sub><\/strong><\/span> <span style=\"color: #000000;\">= jumlah rangking sampel 2 = 1+2+3+4+6+11+13 = 40<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita menggunakan ukuran sampel kita n <sub>1<\/sub> dan n <sub>2<\/sub> serta jumlah peringkat kita R <sub>1<\/sub> dan R <sub>2<\/sub> untuk mencari U <sub>1<\/sub> dan U <sub>2<\/sub> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><sub>U1<\/sub> = 8(7) + 8(8+1)\/2 \u2013 80 = 12<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><sub>U2<\/sub> = 8(7) + 7(7+1)\/2 \u2013 40 = 44<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Statistik pengujian kami adalah yang lebih kecil dari <sub>U1<\/sub> dan <sub>U2<\/sub> , yang kebetulan adalah U=12.<\/span><\/p>\n<p> <em><span style=\"color: #000000;\">Catatan: Kita juga dapat menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-tes-mann-whitney-u\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kalkulator uji Mann-Whitney U<\/a> untuk menentukan bahwa U = 12.<\/span><\/em><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Menolak atau tidak menolak hipotesis nol.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Menggunakan n <sub>1<\/sub> = 8 dan n <sub>2<\/sub> = 7 dengan tingkat signifikansi 0,01, tabel Mann-Whitney U memberi tahu kita bahwa nilai kritisnya adalah 6:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-1383 size-full\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mw_ex2.png\" alt=\"Tabel Nilai Kritis Uji Mann Whitney U\" width=\"544\" height=\"401\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena statistik pengujian kami (12) lebih besar dari nilai kritis kami (6), kami gagal menolak hipotesis nol.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Interpretasikan hasilnya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena kami gagal menolak hipotesis nol, kami tidak mempunyai cukup bukti untuk mengatakan bahwa nilai ujian siswa yang belajar berbeda dengan siswa yang tidak belajar.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-tes-mann-whitney-u\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kalkulator Tes Mann-Whitney U<\/a><br \/> Tabel Mann-Whitney U<br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melakukan-tes-mann-whitney-u-di-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Melakukan Tes Mann-Whitney U di Excel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mann-whitney-kamu-menguji-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan tes Mann-Whitney U di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mann-whitney-kamu-menguji-python\/\">Cara Melakukan Tes Mann-Whitney U dengan Python<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-kamu-tes-spss\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Melakukan Tes Mann-Whitney U di SPSS<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mann-whitney-kamu-menguji-status\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan tes Mann-Whitney U di Stata<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Uji Mann-Whitney U (terkadang disebut uji jumlah peringkat Wilcoxon) digunakan untuk membandingkan perbedaan antara dua sampel independen ketika distribusi sampel tidak terdistribusi normal dan ukuran sampel kecil (n &lt;30). Uji ini dianggap setara dengan uji t dua sampel independen . Berikut beberapa contoh kapan Anda dapat menggunakan tes Mann-Whitney U: Anda ingin membandingkan gaji lima [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tes Mann-Whitney U - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan sederhana cara melakukan tes Mann-Whitney U, disertai beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tes Mann-Whitney U - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan sederhana cara melakukan tes Mann-Whitney U, disertai beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-30T01:30:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mw_ex1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/\",\"name\":\"Tes Mann-Whitney U - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-30T01:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-30T01:30:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Penjelasan sederhana cara melakukan tes Mann-Whitney U, disertai beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tes mann\u2013whitney u\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tes Mann-Whitney U - Statorial","description":"Penjelasan sederhana cara melakukan tes Mann-Whitney U, disertai beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tes Mann-Whitney U - Statorial","og_description":"Penjelasan sederhana cara melakukan tes Mann-Whitney U, disertai beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-30T01:30:00+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mw_ex1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/","name":"Tes Mann-Whitney U - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-30T01:30:00+00:00","dateModified":"2023-07-30T01:30:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Penjelasan sederhana cara melakukan tes Mann-Whitney U, disertai beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tes mann\u2013whitney u"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=422"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/422\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=422"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=422"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=422"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}