{"id":4229,"date":"2023-07-12T16:42:36","date_gmt":"2023-07-12T16:42:36","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/"},"modified":"2023-07-12T16:42:36","modified_gmt":"2023-07-12T16:42:36","slug":"regresi-langkah-demi-langkah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/","title":{"rendered":"Cara melakukan regresi bertahap di sas (dengan contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/seleksi-secara-bertahap\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Regresi bertahap<\/a> adalah prosedur yang dapat kita gunakan untuk membangun model regresi dari sekumpulan variabel prediktor dengan memasukkan dan menghapus prediktor secara bertahap ke dalam model hingga tidak ada lagi alasan yang valid secara statistik untuk memasukkan atau hapus lebih banyak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tujuan dari regresi bertahap adalah untuk membuat model regresi yang mencakup semua variabel prediktor yang secara statistik berhubungan signifikan dengan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-tanggapan-penjelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">variabel respon<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk melakukan regresi bertahap di SAS, Anda dapat menggunakan <strong>PROC REG<\/strong> dengan pernyataan <strong>SELECTION<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara melakukan regresi bertahap di SAS dalam praktiknya.<\/span><\/p>\n<h2> <strong><span style=\"color: #000000;\">Contoh: Melakukan Regresi Langkah demi Langkah di SAS<\/span><\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita memiliki kumpulan data berikut di SAS yang berisi empat variabel prediktor (x1, x2, x3, x4) dan satu variabel respons (y):<\/span> <\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008000;\">\/*create dataset*\/\n<\/span><span style=\"color: #800080;\">data<\/span> my_data;\n    <span style=\"color: #3366ff;\">input<\/span> x1 x2 x3 x4 y;\n    <span style=\"color: #3366ff;\">datalines<\/span> ;\n1 4 10 13 78\n2 4 12 14 81\n5 3 7 10 75\n8 2 13 9 97\n10 5 12 5 95\n14 7 8 6 90\n17 8 10 6 86 \n19 5 15 5 90\n20 5 12 4 93\n21 4 10 3 95\n;\n<span style=\"color: #800080;\">run<\/span> ;\n\n<span style=\"color: #008000;\">\/*view dataset*\/\n<\/span><span style=\"color: #800080;\">proc print<\/span> <span style=\"color: #3366ff;\">data<\/span> =my_data;\n<\/strong><\/pre>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-33455 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/pas-a-pas1.jpg\" alt=\"\" width=\"223\" height=\"297\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sekarang misalkan kita ingin menentukan kombinasi variabel prediktor mana yang akan menghasilkan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">model regresi linier berganda<\/a> terbaik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ketika kita berbicara tentang model regresi \u201cterbaik\u201d, yang kita maksud adalah model yang memaksimalkan atau meminimalkan ukuran tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada dua metrik yang biasa kami gunakan untuk mengevaluasi model regresi mana yang terbaik di antara sekelompok model potensial:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. R-squared yang disesuaikan<\/strong> : <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nilai R-squared yang disesuaikan<\/a> menunjukkan kegunaan suatu model, disesuaikan berdasarkan jumlah prediktor dalam suatu model. Model dengan nilai Adjusted R-squared tertinggi dianggap yang terbaik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. AIC<\/strong> : <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Akaike Information Criterion<\/a> (AIC) adalah metrik yang digunakan untuk membandingkan kesesuaian model regresi yang berbeda. Model dengan nilai AIC terendah dianggap terbaik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untungnya, kita dapat menghitung nilai R-squared dan AIC yang dipasang untuk model regresi di SAS menggunakan <strong>PROC REG<\/strong> dengan pernyataan <strong>SELECTION<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut menunjukkan cara melakukan ini:<\/span> <\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008000;\">\/*perform stepwise multiple linear regression*\/\n<\/span><span style=\"color: #800080;\">proc reg<\/span> <span style=\"color: #3366ff;\">data<\/span> =my_data <span style=\"color: #3366ff;\">outest<\/span> =est;\n    <span style=\"color: #3366ff;\">model<\/span> y=x1 x2 x3 x4 \/ selection=adjrsq aic ;\n    <span style=\"color: #3366ff;\">output out<\/span> =out p=pr=r;\n<span style=\"color: #800080;\">run<\/span> ;\n<span style=\"color: #800080;\">quit<\/span> ; \n<\/strong><\/pre>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-33456\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/pas-a-pas2.jpg\" alt=\"regresi langkah demi langkah di SAS\" width=\"436\" height=\"595\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Outputnya menampilkan nilai R-squared dan AIC yang dipasang untuk setiap kemungkinan model regresi linier berganda.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dari hasil tersebut terlihat bahwa nilai dengan nilai adjust R square tertinggi <em>dan<\/em> nilai AIC terendah merupakan model regresi yang hanya menggunakan x3 dan x4 sebagai variabel prediktor.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan demikian, kami menyatakan bahwa model berikut adalah &#8220;yang terbaik&#8221; di antara semua model yang mungkin:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">kamu = b <sub>0<\/sub> + b <sub>1<\/sub> (x3) + b <sub>2<\/sub> (x4)<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Model regresi khusus ini memiliki metrik berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai R-kuadrat yang disesuaikan: <strong>0,5923<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">AIC: <strong>34.2921<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan tentang pemilihan model regresi \u201cterbaik\u201d.<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa terkadang model dengan nilai R-kuadrat penyesuaian tertinggi tidak selalu juga memiliki nilai AIC terendah.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat memutuskan model regresi mana yang terbaik, R-squared dan AIC yang disesuaikan berfungsi sebagai saran, namun di dunia nyata Anda mungkin perlu menggunakan keahlian domain untuk menentukan model mana yang terbaik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mungkin juga bijaksana untuk memilih <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/model-pelit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">model yang pelit<\/a> , yaitu model yang mencapai tingkat kesesuaian yang diinginkan dengan menggunakan variabel prediktor sesedikit mungkin.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Alasan di balik model jenis ini berasal dari gagasan <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Occam%27s_razor\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">pisau cukur Occam<\/a> (kadang-kadang disebut &#8220;prinsip hemat&#8221;) yang mengatakan bahwa penjelasan paling sederhana mungkin adalah penjelasan yang benar.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika diterapkan pada statistik, model yang memiliki sedikit parameter tetapi mencapai tingkat kesesuaian yang memuaskan sebaiknya lebih dipilih daripada model yang memiliki banyak parameter dan hanya mencapai tingkat kesesuaian yang sedikit lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara melakukan tugas umum lainnya di SAS:<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-sederhana-di-sas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan regresi linier sederhana di SAS<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda-di-sas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan regresi linier berganda di SAS<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-polinomial-di-sas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan regresi polinomial di SAS<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-di-airlock\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan regresi logistik di SAS<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Regresi bertahap adalah prosedur yang dapat kita gunakan untuk membangun model regresi dari sekumpulan variabel prediktor dengan memasukkan dan menghapus prediktor secara bertahap ke dalam model hingga tidak ada lagi alasan yang valid secara statistik untuk memasukkan atau hapus lebih banyak. Tujuan dari regresi bertahap adalah untuk membuat model regresi yang mencakup semua variabel prediktor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Melakukan Regresi Bertahap di SAS (dengan Contoh) - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan regresi langkah demi langkah di SAS, dengan sebuah contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Melakukan Regresi Bertahap di SAS (dengan Contoh) - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan regresi langkah demi langkah di SAS, dengan sebuah contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-12T16:42:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/pas-a-pas1.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/\",\"name\":\"Cara Melakukan Regresi Bertahap di SAS (dengan Contoh) - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-12T16:42:36+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-12T16:42:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan regresi langkah demi langkah di SAS, dengan sebuah contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melakukan regresi bertahap di sas (dengan contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Melakukan Regresi Bertahap di SAS (dengan Contoh) - Statorial","description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan regresi langkah demi langkah di SAS, dengan sebuah contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Melakukan Regresi Bertahap di SAS (dengan Contoh) - Statorial","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan regresi langkah demi langkah di SAS, dengan sebuah contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-12T16:42:36+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/pas-a-pas1.jpg"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/","name":"Cara Melakukan Regresi Bertahap di SAS (dengan Contoh) - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-12T16:42:36+00:00","dateModified":"2023-07-12T16:42:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan regresi langkah demi langkah di SAS, dengan sebuah contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-langkah-demi-langkah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melakukan regresi bertahap di sas (dengan contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4229"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4229"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4229\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}