{"id":439,"date":"2023-07-29T22:42:40","date_gmt":"2023-07-29T22:42:40","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/"},"modified":"2023-07-29T22:42:40","modified_gmt":"2023-07-29T22:42:40","slug":"uji-kruskal-wallis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/","title":{"rendered":"Tes kruskal-wallis: pengertian, rumus dan contoh"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Uji Kruskal-Wallis<\/strong> digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara median tiga atau lebih kelompok independen.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji ini merupakan uji nonparametrik yang setara dengan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ANOVA satu arah<\/a> dan umumnya digunakan jika asumsi normalitas tidak terpenuhi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji Kruskal-Wallis tidak mengasumsikan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-normalitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">normalitas<\/a> data dan kurang sensitif terhadap outlier dibandingkan ANOVA satu arah.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut beberapa contoh kapan Anda dapat melakukan tes Kruskal-Wallis:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Membandingkan teknik belajar<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Anda secara acak membagi kelas yang terdiri dari 90 siswa menjadi tiga kelompok yang terdiri dari 30 orang. Setiap kelompok menggunakan teknik belajar yang berbeda selama sebulan untuk mempersiapkan ujian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pada akhir bulan, semua siswa mengikuti ujian yang sama.<\/span> <span style=\"color: #000000;\">Anda ingin tahu apakah teknik belajar berdampak pada nilai ujian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dari penelitian-penelitian sebelumnya diketahui bahwa sebaran nilai ujian ketiga teknik belajar tersebut tidak berdistribusi normal. Jadi, Anda melakukan tes Kruskal-Wallis untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor median ketiga kelompok.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Perbandingan paparan sinar matahari<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Anda ingin mengetahui apakah sinar matahari berdampak pada pertumbuhan suatu tanaman atau tidak, maka Anda menanam kelompok benih di empat lokasi berbeda yang mendapat sinar matahari tinggi, sinar matahari sedang, sinar matahari rendah, atau tanpa sinar matahari.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setelah sebulan, Anda mengukur tinggi setiap kelompok tanaman. Diketahui bahwa distribusi tinggi tanaman tertentu tidak terdistribusi normal dan rentan terhadap outlier.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menentukan apakah sinar matahari berdampak pada pertumbuhan, lakukan uji Kruskal-Wallis untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara median tinggi badan keempat kelompok.<\/span><\/p>\n<h2> <strong><span style=\"color: #000000;\">Asumsi uji Kruskal-Wallis<\/span><\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebelum kita dapat melakukan uji Kruskal-Wallis, kita harus memastikan bahwa asumsi berikut terpenuhi:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Variabel respon ordinal atau kontinu<\/strong> \u2013 variabel respon harus berupa variabel ordinal atau kontinu. Contoh variabel ordinal adalah pertanyaan respon survei yang diukur dengan skala Likert (misalnya skala 5 poin yang berkisar dari \u201csangat tidak setuju\u201d hingga \u201csangat setuju\u201d) dan Contoh variabel kontinu adalah bobot (misalnya, diukur dalam pound).<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Independensi<\/strong> \u2013 pengamatan masing-masing kelompok harus independen satu sama lain. Biasanya rancangan acak menangani hal ini.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Distribusi mempunyai bentuk yang serupa<\/strong> \u2013 distribusi di setiap kelompok harus mempunyai bentuk yang serupa.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika asumsi ini terpenuhi maka dapat dilakukan uji Kruskal-Wallis.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh uji Kruskal \u2013 Wallis<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seorang peneliti ingin mengetahui apakah ketiga obat memiliki efek berbeda terhadap nyeri lutut. Jadi dia merekrut 30 orang yang semuanya mengalami nyeri lutut serupa dan secara acak membagi mereka menjadi tiga kelompok untuk menerima obat 1, obat 2, atau obat 3.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setelah sebulan mengonsumsi obat tersebut, peneliti meminta setiap individu untuk menilai nyeri lutut mereka dalam skala 1 hingga 100, dengan 100 menunjukkan nyeri paling parah.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Skor dari 30 orang tersebut disajikan di bawah ini:<\/span><\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">obat 1<\/span><\/th>\n<th style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">obat 2<\/span><\/th>\n<th style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">obat 3<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">78<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">71<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">57<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">65<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">66<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">88<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">63<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">56<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">58<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">44<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">40<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">78<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">50<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">55<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">65<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">78<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">31<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">61<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">70<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">45<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">62<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">61<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">66<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">44<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">50<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">47<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">48<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">44<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">42<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">77<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peneliti ingin mengetahui apakah ketiga obat tersebut memiliki efek berbeda terhadap nyeri lutut. Jadi dia melakukan tes Kruskal-Wallis menggunakan tingkat signifikansi 0,05 untuk menentukan apakah ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara median peringkat nyeri lutut antara ketiga obat tersebut. kelompok.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan langkah-langkah berikut untuk melakukan tes Kruskal-Wallis:<\/span><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1. Nyatakan hipotesisnya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Hipotesis nol (H <sub>0<\/sub> ):<\/strong> Nilai median nyeri lutut pada ketiga kelompok adalah sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Hipotesis alternatif: (Ha):<\/strong> Setidaknya salah satu median peringkat nyeri lutut berbeda dari yang lain.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2. Lakukan tes Kruskal-Wallis.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk melakukan tes Kruskal-Wallis, kita cukup memasukkan nilai yang diberikan di atas ke dalam <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-tes-kruskal-wallis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kalkulator tes Kruskal-Wallis<\/a> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-8382\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/kruskalcalc1.png\" alt=\"Kalkulator Tes Kruskal \u2013 Wallis\" width=\"420\" height=\"574\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kemudian klik tombol \u201cHitung\u201d:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-8383 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/kruskalcalc2.png\" alt=\"\" width=\"299\" height=\"130\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3. Interpretasikan hasilnya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/p-menghargai-signifikansi-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nilai p<\/a> dari pengujian ( <strong>0,21342<\/strong> ) tidak kurang dari 0,05, kita gagal menolak hipotesis nol.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami tidak memiliki cukup bukti untuk mengatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik dalam peringkat median nyeri lutut antara ketiga kelompok ini.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara melakukan uji Kruskal-Wallis menggunakan perangkat lunak statistik yang berbeda:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-kruskal-wallis-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Melakukan Tes Kruskal-Wallis di Excel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kruskal-wallis-menguji-ular-piton\/\">Cara Melakukan Tes Kruskal-Wallis dengan Python<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-kruskal-wallis-spss\/\">Cara Melakukan Tes Kruskal-Wallis di SPSS<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/status-uji-kruskal-wallis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan tes Kruskal-Wallis di Stata<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-kruskal-wallis-sas\/\">Cara melakukan tes Kruskal-Wallis di SAS<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-tes-kruskal-wallis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kalkulator Tes Kruskal-Wallis Online<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Uji Kruskal-Wallis digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara median tiga atau lebih kelompok independen. Uji ini merupakan uji nonparametrik yang setara dengan ANOVA satu arah dan umumnya digunakan jika asumsi normalitas tidak terpenuhi. Uji Kruskal-Wallis tidak mengasumsikan normalitas data dan kurang sensitif terhadap outlier dibandingkan ANOVA satu arah. Berikut beberapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tes Kruskal-Wallis: definisi, rumus dan contoh \u2013 Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan tes Kruskal-Wallis, termasuk contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tes Kruskal-Wallis: definisi, rumus dan contoh \u2013 Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan tes Kruskal-Wallis, termasuk contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-29T22:42:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/kruskalcalc1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/\",\"name\":\"Tes Kruskal-Wallis: definisi, rumus dan contoh \u2013 Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-29T22:42:40+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-29T22:42:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan tes Kruskal-Wallis, termasuk contoh langkah demi langkah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tes kruskal-wallis: pengertian, rumus dan contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tes Kruskal-Wallis: definisi, rumus dan contoh \u2013 Statorials","description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan tes Kruskal-Wallis, termasuk contoh langkah demi langkah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tes Kruskal-Wallis: definisi, rumus dan contoh \u2013 Statorials","og_description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan tes Kruskal-Wallis, termasuk contoh langkah demi langkah.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-29T22:42:40+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/kruskalcalc1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/","name":"Tes Kruskal-Wallis: definisi, rumus dan contoh \u2013 Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-29T22:42:40+00:00","dateModified":"2023-07-29T22:42:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan tes Kruskal-Wallis, termasuk contoh langkah demi langkah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tes kruskal-wallis: pengertian, rumus dan contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/439"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=439"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/439\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=439"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=439"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=439"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}