{"id":4534,"date":"2023-07-10T07:50:12","date_gmt":"2023-07-10T07:50:12","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/"},"modified":"2023-07-10T07:50:12","modified_gmt":"2023-07-10T07:50:12","slug":"tes-koki-sas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/","title":{"rendered":"Cara melakukan tes scheffe di sas"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ANOVA satu arah<\/a> digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata tiga atau lebih kelompok independen.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika nilai p keseluruhan tabel ANOVA berada di bawah tingkat signifikansi tertentu, maka kita memiliki cukup bukti untuk mengatakan bahwa setidaknya salah satu mean kelompok berbeda dari mean kelompok lainnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, hal ini tidak memberi tahu kita kelompok <em>mana<\/em> yang berbeda satu sama lain. Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa tidak semua rata-rata kelompok adalah sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mengetahui secara pasti kelompok mana yang berbeda satu sama lain, kita perlu melakukan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-post-hoc-anova\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">tes post hoc<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Salah satu tes post hoc yang paling umum digunakan adalah <strong>tes Scheffe<\/strong> , yang memungkinkan kita membuat perbandingan berpasangan antara rata-rata masing-masing kelompok sambil mengendalikan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-kesalahan-keluarga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">tingkat kesalahan yang bersifat keluarga<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara melakukan tes Scheffe di R.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: Tes Scheffe di SAS<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang peneliti merekrut 30 siswa untuk berpartisipasi dalam suatu penelitian. Siswa <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pemilihan-acak-vs.-penugasan-acak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ditugaskan secara acak<\/a> untuk menggunakan salah satu dari tiga metode belajar untuk mempersiapkan ujian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan kode berikut untuk membuat dataset ini di SAS:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"color: #008000;\">\/*create dataset*\/\n<\/span><span style=\"color: #800080;\">data<\/span> my_data;\n    <span style=\"color: #3366ff;\">input<\/span> Method $Score;\n    <span style=\"color: #3366ff;\">datalines<\/span> ;\nAt 76\nAt 77\nAt 77\nAt 81\nAt 82\nAt 82\nAt 83\nAt 84\nAt 85\nAt 89\nB 81\nB 82\nB 83\nB 83\nB 83\nB 84\nB 87\nB90\nB92\nB93\nC 77\nC 78\nC 79\nC 88\nC 89\nC 90\nC 91\nC 95\nC 98\nC 98\n;\n<span style=\"color: #800080;\">run<\/span> ;\n<\/strong><\/span><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita akan menggunakan <strong>proc ANOVA<\/strong> untuk melakukan ANOVA satu arah:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"color: #800080;\"><span style=\"color: #008000;\">\/*perform one-way ANOVA with Scheffe's post-hoc test*\/\n<\/span>proc ANOVA <span style=\"color: #3366ff;\">data<\/span> = <span style=\"color: #000000;\">my_data;<\/span>\n<span style=\"color: #3366ff;\">classMethod<\/span> <span style=\"color: #000000;\">;<\/span>\n<span style=\"color: #3366ff;\">modelScore<\/span> <span style=\"color: #000000;\">= Method;<\/span>\n<span style=\"color: #3366ff;\">means<\/span> <span style=\"color: #000000;\">Method \/<\/span> <span style=\"color: #3366ff;\">scheffe cldiff<\/span> <span style=\"color: #000000;\">;<\/span>\nrun;<\/span><\/strong><\/span><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Kami menggunakan pernyataan <strong>rata-rata<\/strong> bersama dengan opsi <b>Scheffe<\/b> dan <strong>Cldiff<\/strong> untuk menentukan bahwa uji post-hoc Scheffe harus dilakukan (dengan interval kepercayaan) jika nilai p keseluruhan dari ANOVA satu arah signifikan secara statistik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, kita akan menganalisis tabel ANOVA pada hasilnya:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-35432 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/scheffe1-1.png\" alt=\"\" width=\"501\" height=\"338\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dari tabel ini kita dapat melihat:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai F keseluruhan: <strong>3,49<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p yang sesuai: <strong>0,0448<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ingatlah bahwa ANOVA satu arah menggunakan hipotesis nol dan hipotesis alternatif berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> :<\/strong> Semua mean grup adalah sama.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>A<\/sub> :<\/strong> Setidaknya rata-rata satu kelompok berbeda <sub>&nbsp;<\/sub> istirahat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai p tabel ANOVA (0,0448) kurang dari \u03b1 = 0,05, kami menolak hipotesis nol.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai ujian di ketiga metode belajar tidak sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Terkait:<\/strong> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-nilai-f-nilai-p\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menafsirkan F-Value dan P-Value di ANOVA<\/a><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menentukan dengan pasti mean grup mana yang berbeda, kita perlu mengacu pada tabel hasil akhir yang menunjukkan hasil tes post-hoc Scheffe:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-35433\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/scheffe2.png\" alt=\"Tes Scheffe di SAS\" width=\"634\" height=\"369\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mengetahui mean grup mana yang berbeda, kita perlu melihat perbandingan berpasangan mana yang memiliki bintang ( <strong>***<\/strong> ) di sebelahnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tabel tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada rata-rata nilai ujian antara Grup A dan Grup C.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata kelompok lainnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Secara spesifik terlihat bahwa rata-rata selisih nilai ujian antara kelompok C dan kelompok A adalah <strong>6,7<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Interval kepercayaan 95% untuk perbedaan rata-rata antara kelompok-kelompok ini adalah <strong>[0,064, 13,336]<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan informasi tambahan tentang model ANOVA:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-post-hoc-anova\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Panduan Menggunakan Pengujian Post-Hoc dengan ANOVA<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan ANOVA satu arah di SAS<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-dua-jalur-di-airlock\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan ANOVA dua arah di SAS<\/a><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANOVA satu arah digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata tiga atau lebih kelompok independen. Jika nilai p keseluruhan tabel ANOVA berada di bawah tingkat signifikansi tertentu, maka kita memiliki cukup bukti untuk mengatakan bahwa setidaknya salah satu mean kelompok berbeda dari mean kelompok lainnya. Namun, hal ini tidak memberi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara melakukan tes Scheffe di SAS - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Scheffe untuk perbandingan post-hoc di SAS, dengan sebuah contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara melakukan tes Scheffe di SAS - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Scheffe untuk perbandingan post-hoc di SAS, dengan sebuah contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-10T07:50:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/scheffe1-1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/\",\"name\":\"Cara melakukan tes Scheffe di SAS - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-10T07:50:12+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-10T07:50:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Scheffe untuk perbandingan post-hoc di SAS, dengan sebuah contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melakukan tes scheffe di sas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara melakukan tes Scheffe di SAS - Statorials","description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Scheffe untuk perbandingan post-hoc di SAS, dengan sebuah contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara melakukan tes Scheffe di SAS - Statorials","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Scheffe untuk perbandingan post-hoc di SAS, dengan sebuah contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-10T07:50:12+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/scheffe1-1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/","name":"Cara melakukan tes Scheffe di SAS - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-10T07:50:12+00:00","dateModified":"2023-07-10T07:50:12+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Scheffe untuk perbandingan post-hoc di SAS, dengan sebuah contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-koki-sas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melakukan tes scheffe di sas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4534"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4534"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4534\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4534"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4534"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4534"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}