{"id":4615,"date":"2023-07-09T14:52:14","date_gmt":"2023-07-09T14:52:14","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/"},"modified":"2023-07-09T14:52:14","modified_gmt":"2023-07-09T14:52:14","slug":"menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/","title":{"rendered":"Cara menentukan variabel signifikan dalam model regresi"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Salah satu pertanyaan utama yang akan Anda tanyakan pada diri sendiri setelah memasang <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">model regresi linier berganda<\/a> adalah: <em><strong>variabel manakah yang signifikan?<\/strong><\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada dua metode <strong>yang tidak boleh Anda gunakan<\/strong> untuk menentukan arti suatu variabel:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Nilai koefisien regresi<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Koefisien regresi untuk variabel prediktor tertentu menunjukkan perubahan rata-rata pada variabel respons yang terkait dengan peningkatan satu unit pada variabel prediktor tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun setiap variabel prediktor dalam suatu model biasanya diukur pada skala yang berbeda. Oleh karena itu tidak masuk akal untuk membandingkan nilai absolut dari koefisien regresi untuk menentukan variabel mana yang paling penting.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Nilai p dari koefisien regresi<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p dari koefisien regresi dapat memberi tahu Anda apakah variabel prediktor tertentu memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan variabel respons, namun nilai p tersebut tidak dapat memberi tahu Anda apakah variabel prediktor tertentu secara praktis signifikan di dunia nyata.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai P juga bisa rendah karena ukuran sampel yang besar atau variabilitas yang rendah, yang sebenarnya tidak memberi tahu kita apakah suatu variabel prediktor tertentu bermakna dalam praktiknya atau tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, ada dua metode <strong>yang harus Anda gunakan<\/strong> untuk menentukan arti variabel:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Koefisien regresi terstandarisasi<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Biasanya, saat kita melakukan regresi linier berganda, koefisien regresi yang dihasilkan dalam keluaran model <strong>tidak terstandarisasi<\/strong> , artinya koefisien regresi tersebut menggunakan data mentah untuk menemukan garis yang paling sesuai.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, dimungkinkan untuk <strong>membakukan<\/strong> setiap variabel prediktor dan variabel respon (dengan mengurangkan nilai rata-rata setiap variabel dari nilai aslinya dan kemudian membaginya dengan standar deviasi variabel) dan kemudian menjalankan regresi, yang menghasilkan <strong>koefisien regresi standar<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan membakukan setiap variabel dalam model, maka setiap variabel diukur dalam skala yang sama. Oleh karena itu masuk akal untuk membandingkan nilai absolut dari koefisien regresi dalam hasil untuk memahami variabel mana yang memiliki pengaruh terbesar terhadap variabel respon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Keahlian Materi Pelajaran<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Meskipun nilai p dapat memberi tahu Anda apakah terdapat pengaruh yang signifikan secara statistik antara variabel prediktor tertentu dan variabel respons, keahlian pokok bahasan diperlukan untuk memastikan apakah suatu variabel prediktor benar-benar relevan dan harus benar-benar dimasukkan dalam model.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara menentukan variabel signifikan dalam model regresi dalam praktiknya.<\/span><\/p>\n<h2> <strong>Contoh: Cara menentukan variabel signifikan dalam model regresi<\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita memiliki kumpulan data berikut yang berisi informasi tentang umur, ukuran luas, dan harga jual 12 rumah:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-10415 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/standardise1.png\" alt=\"\" width=\"256\" height=\"295\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita kemudian melakukan regresi linier berganda, menggunakan <strong>umur<\/strong> dan <strong>luas lahan<\/strong> sebagai variabel prediktor dan <strong>harga<\/strong> sebagai variabel respon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami menerima hasil berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-10416\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/standardise2.png\" alt=\"Contoh koefisien regresi tidak terstandarisasi\" width=\"457\" height=\"82\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Koefisien regresi dalam tabel ini <strong>tidak terstandarisasi<\/strong> , artinya koefisien tersebut menggunakan data mentah agar sesuai dengan model regresi ini.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pada pandangan pertama, tampaknya <strong>usia<\/strong> memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap harga real estat karena koefisiennya dalam tabel regresi adalah <strong>-409.833<\/strong> , dibandingkan dengan hanya <strong>100.866<\/strong> untuk variabel prediktor <strong>luas persegi<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, kesalahan standarnya jauh lebih besar untuk usia dibandingkan untuk luas persegi, itulah sebabnya nilai p yang sesuai sebenarnya besar untuk usia (p = 0,520) dan kecil untuk luas persegi (p = 0,000).<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Penyebab perbedaan koefisien regresi yang ekstrim adalah karena perbedaan ekstrim skala kedua variabel:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai untuk <strong>usia<\/strong> berkisar antara 4 hingga 44 tahun.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai <strong>luas persegi<\/strong> berkisar antara 1.200 hingga 2.800.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita <strong>menormalkan<\/strong> data mentah:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-10417 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/standardise3.png\" alt=\"Standarisasi data di Excel\" width=\"671\" height=\"303\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kemudian kita melakukan regresi linier berganda dengan menggunakan data standar, maka akan diperoleh hasil regresi sebagai berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-10418 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/standardise4.png\" alt=\"Koefisien regresi standar\" width=\"501\" height=\"96\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Koefisien regresi dalam tabel ini <strong>terstandarisasi<\/strong> , artinya mereka menggunakan data terstandar agar sesuai dengan model regresi ini.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara menafsirkan koefisien pada tabel adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Peningkatan satu deviasi standar pada <strong>usia<\/strong> dikaitkan dengan penurunan deviasi standar pada harga rumah <strong>sebesar 0,092<\/strong> , dengan asumsi luas persegi tetap konstan.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Peningkatan satu deviasi standar <strong>dalam luas persegi<\/strong> dikaitkan dengan kenaikan deviasi standar pada harga rumah <strong>sebesar 0,885<\/strong> , dengan asumsi usia tetap konstan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sekarang kita dapat melihat bahwa ukuran luas mempunyai pengaruh yang jauh lebih besar terhadap harga rumah dibandingkan usia.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Nilai p untuk setiap variabel prediktor sama persis dengan model regresi sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat memutuskan model akhir mana yang akan digunakan, kini kita tahu bahwa <strong>luas persegi<\/strong> jauh lebih penting dalam memprediksi harga sebuah rumah dibandingkan <strong>usianya<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pada akhirnya, kita perlu menggunakan keahlian yang kita miliki untuk menentukan variabel mana yang akan dimasukkan dalam model akhir, berdasarkan pengetahuan yang ada tentang harga perumahan dan real estat.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan informasi tambahan tentang model regresi:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/membaca-tabel-interpretasi-regresi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Cara Membaca dan Menafsirkan Tabel Regresi<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bagaimana-menafsirkan-koefisien-regresi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Bagaimana menafsirkan koefisien regresi<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/nilai-p-regresi-linier\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara menginterpretasikan nilai P dalam regresi linier<\/a><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu pertanyaan utama yang akan Anda tanyakan pada diri sendiri setelah memasang model regresi linier berganda adalah: variabel manakah yang signifikan? Ada dua metode yang tidak boleh Anda gunakan untuk menentukan arti suatu variabel: 1. Nilai koefisien regresi Koefisien regresi untuk variabel prediktor tertentu menunjukkan perubahan rata-rata pada variabel respons yang terkait dengan peningkatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menentukan Variabel Signifikan dalam Model Regresi - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menentukan variabel signifikan dalam model regresi, beserta sebuah contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menentukan Variabel Signifikan dalam Model Regresi - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menentukan variabel signifikan dalam model regresi, beserta sebuah contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-09T14:52:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/standardise1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/\",\"name\":\"Cara Menentukan Variabel Signifikan dalam Model Regresi - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-09T14:52:14+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-09T14:52:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara menentukan variabel signifikan dalam model regresi, beserta sebuah contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara menentukan variabel signifikan dalam model regresi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menentukan Variabel Signifikan dalam Model Regresi - Statorial","description":"Tutorial ini menjelaskan cara menentukan variabel signifikan dalam model regresi, beserta sebuah contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Menentukan Variabel Signifikan dalam Model Regresi - Statorial","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara menentukan variabel signifikan dalam model regresi, beserta sebuah contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-09T14:52:14+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/standardise1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/","name":"Cara Menentukan Variabel Signifikan dalam Model Regresi - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-09T14:52:14+00:00","dateModified":"2023-07-09T14:52:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara menentukan variabel signifikan dalam model regresi, beserta sebuah contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-variabel-signifikan-dalam-regresi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara menentukan variabel signifikan dalam model regresi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4615"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4615"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4615\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4615"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4615"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4615"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}