{"id":4767,"date":"2023-07-08T03:55:00","date_gmt":"2023-07-08T03:55:00","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/"},"modified":"2023-07-08T03:55:00","modified_gmt":"2023-07-08T03:55:00","slug":"perkiraan-kecocokan-excel-vlookup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/","title":{"rendered":"Excel: cara menggunakan vlookup dengan fuzzy match"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Anda bisa menggunakan fungsi <strong>VLOOKUP<\/strong> di Excel untuk mencari nilai tertentu dalam satu rentang dan mengembalikan nilai terkait dalam rentang lainnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Fungsi ini menggunakan sintaks dasar berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>VLOOKUP (nilai_pencarian, array_tabel, col_index_num, [range_lookup])<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>lookup_value<\/strong> : Nilai yang dicari<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>table_array<\/strong> : Rentang sel yang akan dicari<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>col_index_num<\/strong> : Nomor kolom yang berisi nilai kembalian<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>range_lookup<\/strong> : TRUE = mencari kecocokan perkiraan, FALSE = mencari kecocokan persis<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan menggunakan <strong>TRUE<\/strong> untuk argumen terakhir fungsi <strong>VLOOKUP<\/strong> , Anda dapat menemukan perkiraan kecocokan nilai pencarian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Jika tidak ada pencocokan persis yang dapat ditemukan untuk nilai pencarian, pencocokan fuzzy adalah nilai terbesar berikutnya dalam rentang di bawah nilai pencarian Anda.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Agar kecocokan fuzzy yang benar dapat ditemukan, kolom pertama dalam rentang tersebut diasumsikan diurutkan secara numerik atau alfabet.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut memperlihatkan cara menggunakan fungsi <strong>VLOOKUP<\/strong> di Excel untuk menemukan perkiraan kecocokan.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: Menggunakan VLOOKUP dengan Fuzzy Match di Excel<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Katakanlah kita memiliki kumpulan data berikut di Excel yang berisi informasi tentang berbagai pemain bola basket:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-37221 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/environ1.png\" alt=\"\" width=\"498\" height=\"428\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita ingin menggunakan fungsi <strong>VLOOKUP<\/strong> untuk mencari nilai <strong>28<\/strong> di kolom poin dan mengembalikan nama tim yang sesuai.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita bisa mengetikkan rumus berikut di sel <b>E2<\/b> untuk melakukan ini:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 17px;\"> <strong>=VLOOKUP( <span style=\"color: #3366ff;\">F1<\/span> , <span style=\"color: #ff0000;\">A1:C11<\/span> , 3, TRUE)<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tangkapan layar berikut menunjukkan cara menggunakan rumus ini dalam praktik:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-37222 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/environ2.png\" alt=\"\" width=\"519\" height=\"410\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rumusnya menemukan nilai <strong>28<\/strong> di kolom poin kumpulan data dan mengembalikan nilai yang sesuai di kolom tim, yaitu <strong>Blazers<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena pencocokan tepat ditemukan untuk nilai pencarian, maka tidak perlu mencari pencocokan fuzzy.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun misalkan kita mencari nilai <strong>19<\/strong> pada kolom poin, yaitu nilai yang tidak ada:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-37223 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/environ3.png\" alt=\"\" width=\"524\" height=\"392\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai <strong>19<\/strong> tidak ada pada kolom poin, maka fungsi <strong>VLOOKUP<\/strong> mencari nilai tertinggi berikutnya pada kolom poin yang kurang dari 19.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rumusnya mengidentifikasi nilai <strong>17<\/strong> dan mengembalikan nama tim yang cocok dengan nilai tersebut, yaitu <strong>Warriors<\/strong> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-37224\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/environ4.png\" alt=\"Excel VLOOKUP dengan pencocokan fuzzy\" width=\"595\" height=\"402\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa nilai pada kolom titik sudah diurutkan dari yang terkecil hingga terbesar, itulah sebabnya fungsi <strong>VLOOKUP<\/strong> mampu mengidentifikasi dengan benar nilai terbesar berikutnya yang lebih kecil dari nilai pencarian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kolom pertama dalam rentang pencarian Anda tidak diurutkan, fungsi <strong>VLOOKUP<\/strong> mungkin memberikan hasil yang tidak diharapkan.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara melakukan tugas umum lainnya di Excel:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/excel-vlookup-mengembalikan-beberapa-nilai-secara-horizontal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Excel: Gunakan VLOOKUP untuk mengembalikan beberapa nilai secara horizontal<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/excel-vlookup-kembali-kosong-bukan-nol\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Excel: Gunakan VLOOKUP untuk mengembalikan nilai kosong, bukan nol<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tanggal-vlookup-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Excel: Cara menggunakan VLOOKUP berdasarkan tanggal<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda bisa menggunakan fungsi VLOOKUP di Excel untuk mencari nilai tertentu dalam satu rentang dan mengembalikan nilai terkait dalam rentang lainnya. Fungsi ini menggunakan sintaks dasar berikut: VLOOKUP (nilai_pencarian, array_tabel, col_index_num, [range_lookup]) Emas: lookup_value : Nilai yang dicari table_array : Rentang sel yang akan dicari col_index_num : Nomor kolom yang berisi nilai kembalian range_lookup : [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Excel: Cara menggunakan VLOOKUP dengan pencocokan fuzzy - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menggunakan rumus VLOOKUP dengan pencocokan fuzzy, disertai beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Excel: Cara menggunakan VLOOKUP dengan pencocokan fuzzy - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menggunakan rumus VLOOKUP dengan pencocokan fuzzy, disertai beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-08T03:55:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/environ1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/\",\"name\":\"Excel: Cara menggunakan VLOOKUP dengan pencocokan fuzzy - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-08T03:55:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-08T03:55:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara menggunakan rumus VLOOKUP dengan pencocokan fuzzy, disertai beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Excel: cara menggunakan vlookup dengan fuzzy match\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Excel: Cara menggunakan VLOOKUP dengan pencocokan fuzzy - Statorials","description":"Tutorial ini menjelaskan cara menggunakan rumus VLOOKUP dengan pencocokan fuzzy, disertai beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Excel: Cara menggunakan VLOOKUP dengan pencocokan fuzzy - Statorials","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara menggunakan rumus VLOOKUP dengan pencocokan fuzzy, disertai beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-08T03:55:00+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/environ1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/","name":"Excel: Cara menggunakan VLOOKUP dengan pencocokan fuzzy - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-08T03:55:00+00:00","dateModified":"2023-07-08T03:55:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara menggunakan rumus VLOOKUP dengan pencocokan fuzzy, disertai beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/perkiraan-kecocokan-excel-vlookup\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Excel: cara menggunakan vlookup dengan fuzzy match"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4767"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4767"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4767\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4767"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4767"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4767"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}