{"id":52,"date":"2023-08-06T01:14:35","date_gmt":"2023-08-06T01:14:35","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/"},"modified":"2023-08-06T01:14:35","modified_gmt":"2023-08-06T01:14:35","slug":"pengambilan-sampel-bertingkat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/","title":{"rendered":"Pengambilan sampel bertingkat"},"content":{"rendered":"<p>Pada artikel ini kami menjelaskan apa itu pengambilan sampel bertingkat dan bagaimana cara melakukannya. Di sini Anda akan menemukan penjelasan tentang subtipe stratified sampling dan terakhir apa kelebihan dan kekurangan stratified sampling. <\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"%c2%bfque-es-el-muestreo-estratificado\"><\/span> Apa itu pengambilan sampel bertingkat?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> <strong>Stratified sampling<\/strong> adalah metode statistik yang digunakan untuk memilih elemen sampel dengan membagi populasi menjadi beberapa kelompok (disebut strata). Artinya, dalam pengambilan sampel bertingkat, populasi dibagi menjadi beberapa strata dan individu dari setiap strata dipilih secara acak untuk membentuk sampel penelitian secara keseluruhan.<\/p>\n<p> Strata merupakan kelompok yang homogen atau dengan kata lain individu-individu dalam suatu strata mempunyai ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan strata lainnya. Oleh karena itu, seorang individu hanya dapat tergabung dalam satu strata. <\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/echantillonnage-stratifie.png\" alt=\"pengambilan sampel bertingkat\" class=\"wp-image-905\" width=\"479\" height=\"459\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/figure>\n<\/div>\n<p> Pengambilan sampel bertingkat sangat berguna bila populasi terdiri dari kelompok-kelompok yang sangat homogen dan sangat berbeda satu sama lain.<\/p>\n<p> Logikanya, jumlah dari ukuran semua strata memberikan ukuran populasi statistik:<\/p>\n<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-b2ececfba042329c3a7086b44e821ae1_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"N=N_1+N_2+N_3+\\dots+N_k\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"15\" width=\"234\" style=\"vertical-align: -3px;\"><\/p>\n<\/p>\n<p> Demikian pula, jumlah ukuran sampel yang dipilih di setiap strata sama dengan total ukuran sampel studi statistik:<\/p>\n<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-c31947ba0294d0c8e3b48b715a5d72e5_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"n=n_1+n_2+n_3+\\dots+n_k\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"14\" width=\"215\" style=\"vertical-align: -3px;\"><\/p>\n<\/p>\n<p> Kami biasanya membedakan antara huruf besar dan kecil untuk menentukan populasi atau sampel masing-masing. <\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"como-hacer-un-muestreo-estratificado\"><\/span> Cara melakukan pengambilan sampel bertingkat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Langkah-langkah melakukan pengambilan sampel bertingkat adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ol style=\"color:#FF8A05; font-weight: bold;\">\n<li style=\"margin-bottom:12px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Tentukan populasi sasaran.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:12px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Pilih <strong>stratifikasi variabel<\/strong> dan berapa banyak strata yang akan ada.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:12px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Identifikasi <strong>di strata mana setiap elemen populasi berada.<\/strong><\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:12px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Hitung <strong>ukuran setiap strata<\/strong> yang akan menjadi bagian sampel.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\"><strong>Pilih secara acak elemen-elemen dari setiap strata<\/strong> yang akan dijadikan sampel penelitian. Untuk setiap strata, banyak elemen yang harus dipilih seperti yang diputuskan pada langkah sebelumnya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p> Perlu diingat bahwa ukuran setiap strata yang akan diwakili dalam sampel tidak hanya bergantung pada ukuran strata, namun juga pada jenis pengambilan sampel bertingkat. Selanjutnya, masing-masing jenis pengambilan sampel bertingkat dijelaskan dan bagaimana ukuran sampel setiap strata dihitung menggunakan sebuah contoh. <\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"tipos-de-muestreo-estratificado\"><\/span> Jenis Pengambilan Sampel Berstrata<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Setelah Anda mengetahui pengertian stratified sampling, perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa jenis stratified sampling yang diklasifikasikan sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li> <strong>Pengambilan sampel bertingkat proporsional<\/strong><\/li>\n<li> <strong>Pengambilan Sampel Berstrata Seragam<\/strong><\/li>\n<li> <strong><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, &quot;Segoe UI&quot;, Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, &quot;Helvetica Neue&quot;, sans-serif; font-size: 1rem; font-weight: inherit;\">Pengambilan sampel sudah<\/span> optimal<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p> Setiap jenis pengambilan sampel bertingkat dijelaskan secara rinci di bawah ini untuk lebih memahami pengertiannya. <\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"muestreo-estratificado-proporcional\"><\/span> Pengambilan sampel bertingkat proporsional<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p> Dalam <strong>pengambilan sampel proporsional bertingkat<\/strong> , atau pengambilan sampel alokasi proporsional, jumlah elemen dari setiap strata yang menjadi bagian sampel penelitian sebanding dengan ukuran setiap strata.<\/p>\n<p> Jadi, jika satu stratum lebih besar dari stratum lainnya, sampel akhir akan mengandung lebih banyak unsur dari stratum tersebut. Di sisi lain, jika satu strata lebih kecil dari strata lainnya, maka akan terdapat lebih sedikit elemen dari strata tersebut dalam sampel analisis statistik.<\/p>\n<p> Jenis pengambilan sampel bertingkat ini berguna ketika ukuran strata berbeda dan kita ingin sampel menyertakan lebih banyak elemen dari strata yang lebih besar.<\/p>\n<p> Untuk <strong>menghitung jumlah elemen dari setiap strata<\/strong> yang akan dijadikan sampel, maka besarnya masing-masing strata harus dibagi dengan jumlah ukuran semua strata tersebut. Hasilnya adalah proporsi strata yang harus dimasukkan dalam sampel, sehingga perlu dikalikan dengan ukuran sampel yang diinginkan.<\/p>\n<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-f26eaaddae8ae7638c66c983f899b5ea_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"n_i=n\\cdot \\cfrac{N_i}{N_1+N_2+\\dots +N_k}=n\\cdot \\cfrac{N_i}{N}\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"41\" width=\"286\" style=\"vertical-align: -15px;\"><\/p>\n<\/p>\n<p> Emas<\/p>\n<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-ec4217f4fa5fcd92a9edceba0e708cf7_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"n\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"8\" width=\"11\" style=\"vertical-align: 0px;\"><\/p>\n<p> adalah total ukuran sampel yang diinginkan,<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-5f087375b50e0b49186779714206626b_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"n_i\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"11\" width=\"16\" style=\"vertical-align: -3px;\"><\/p>\n<p> jumlah elemen dalam lapisan tersebut<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-31318c5dcb226c69e0818e5f7d2422b5_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"i\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"12\" width=\"6\" style=\"vertical-align: 0px;\"><\/p>\n<p> untuk dimasukkan ke dalam sampel,<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-92ba15d795a7b4f9df3bf105473b4b6b_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"N_i\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"15\" width=\"19\" style=\"vertical-align: -3px;\"><\/p>\n<p> ukuran strata<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-31318c5dcb226c69e0818e5f7d2422b5_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"i\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"12\" width=\"6\" style=\"vertical-align: 0px;\"><\/p>\n<p> , Dan<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-7354bae77b50b7d1faed3e8ea7a3511a_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"N\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"12\" width=\"16\" style=\"vertical-align: 0px;\"><\/p>\n<p> jumlah total elemen dalam populasi.<\/p>\n<p> Misalnya saja kita ingin melakukan penelitian pada sebuah perusahaan dengan 150 pekerja, mengambil sampel sebanyak 50 orang dan mengelompokkan data berdasarkan usia pekerjanya. Kita dapat mengklasifikasikan datanya sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li> Dari 20 hingga 29 tahun: 35 pekerja<\/li>\n<li> Dari 30 hingga 39 tahun: 57 karyawan<\/li>\n<li> Dari 40 hingga 49 tahun: 42 karyawan<\/li>\n<li> Dari 50 hingga 59 tahun: 16 karyawan<\/li>\n<\/ul>\n<p> Jadi, jika kita mengelompokkan data secara proporsional, maka pengambilan sampelnya adalah sebagai berikut: <\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/echantillonnage-stratifie-proportionnel.png\" alt=\"pengambilan sampel bertingkat proporsional\" class=\"wp-image-911\" width=\"390\" height=\"152\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/figure>\n<\/div>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"muestreo-estratificado-uniforme\"><\/span> Pengambilan Sampel Berstrata Seragam<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p> Dalam <strong>pengambilan sampel bertingkat seragam<\/strong> , atau pengambilan sampel afiksasi seragam, jumlah elemen dari setiap strata yang menjadi bagian sampel penelitian adalah sama.<\/p>\n<p> Oleh karena itu, setiap strata mempunyai bobot yang sama dalam pengambilan sampel jenis ini. Apakah suatu strata mempunyai lebih banyak atau lebih sedikit individu dibandingkan strata lainnya, semua akan diwakili dalam sampel oleh jumlah individu yang sama.<\/p>\n<p> Dalam hal ini, untuk <strong>menghitung besar kecilnya unsur-unsur pada setiap strata,<\/strong> maka besar sampel yang diinginkan harus dibagi dengan jumlah strata yang ada. Dengan kata lain, rumus berikut harus digunakan:<\/p>\n<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-e5967c394296c2bc93aa9dfe2925295d_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"n_i=\\cfrac{n}{k}\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"34\" width=\"53\" style=\"vertical-align: -12px;\"><\/p>\n<\/p>\n<p> Emas<\/p>\n<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-ec4217f4fa5fcd92a9edceba0e708cf7_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"n\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"8\" width=\"11\" style=\"vertical-align: 0px;\"><\/p>\n<p> adalah total ukuran sampel yang diinginkan,<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-5f087375b50e0b49186779714206626b_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"n_i\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"11\" width=\"16\" style=\"vertical-align: -3px;\"><\/p>\n<p> jumlah elemen dalam lapisan tersebut<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-31318c5dcb226c69e0818e5f7d2422b5_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"i\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"12\" width=\"6\" style=\"vertical-align: 0px;\"><\/p>\n<p> siapa yang akan dimasukkan dalam sampel, dan<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-d42bc2203d6f76ad01b27ac9acc0bee1_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"k\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"12\" width=\"9\" style=\"vertical-align: 0px;\"><\/p>\n<p> jumlah strata di mana populasi telah dibagi.<\/p>\n<p> Mengikuti contoh sebelumnya, karena kita menginginkan sampel sebanyak 50 pekerja dan totalnya terdapat 4 strata yang berbeda, maka besar sampel setiap strata adalah:<\/p>\n<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-893f996638a163e7f139be9900c5fc4a_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"n_i=\\cfrac{50}{4}=12,5\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"39\" width=\"117\" style=\"vertical-align: -12px;\"><\/p>\n<\/p>\n<p> Hasilnya berupa angka desimal, beberapa strata akan memiliki 12 pekerja dan lainnya 13 hingga mencapai 50 pekerja. Jadi pengambilan sampel bertingkat seragam adalah sebagai berikut: <\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/echantillonnage-uniforme-stratifie.png\" alt=\"pengambilan sampel bertingkat seragam\" class=\"wp-image-917\" width=\"391\" height=\"149\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/figure>\n<\/div>\n<p> Seperti yang Anda lihat, ukuran sampel setiap strata tidak bergantung pada proporsi masing-masing strata. <\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"muestreo-estratificado-optimo\"><\/span>Pengambilan sampel bertingkat yang optimal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p> Dalam <strong>pengambilan sampel bertingkat optimal<\/strong> , jumlah elemen dalam setiap strata bergantung secara proporsional pada variabilitas setiap strata.<\/p>\n<p> Dengan demikian, strata dengan variabilitas yang lebih besar akan memiliki ukuran sampel yang lebih besar, dan sebaliknya, strata dengan variabilitas yang lebih kecil akan memiliki ukuran sampel yang lebih kecil.<\/p>\n<p> Rumus untuk menentukan berapa banyak elemen dari setiap strata yang akan menjadi sampel studi statistik adalah sebagai berikut:<\/p>\n<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-c6f416ca4140ef0cfd73f338f56ad874_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"n_i=n\\cdot \\cfrac{\\sigma_i\\cdot N_i}{\\displaystyle \\sum_{j=1}^k \\sigma_j\\cdot N_j }\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"81\" width=\"145\" style=\"vertical-align: -55px;\"><\/p>\n<\/p>\n<p> Emas<\/p>\n<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-ec4217f4fa5fcd92a9edceba0e708cf7_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"n\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"8\" width=\"11\" style=\"vertical-align: 0px;\"><\/p>\n<p> adalah total ukuran sampel yang diinginkan,<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-5f087375b50e0b49186779714206626b_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"n_i\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"11\" width=\"16\" style=\"vertical-align: -3px;\"><\/p>\n<p> adalah jumlah elemen dalam strata<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-31318c5dcb226c69e0818e5f7d2422b5_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"i\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"12\" width=\"6\" style=\"vertical-align: 0px;\"><\/p>\n<p> untuk dimasukkan ke dalam sampel,<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-dc8c8f782c0ed8b7925012b60e174fa3_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"\\sigma_i\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"11\" width=\"15\" style=\"vertical-align: -3px;\"><\/p>\n<p> adalah deviasi standar (atau deviasi tipikal) dari strata tersebut<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-31318c5dcb226c69e0818e5f7d2422b5_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"i\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"12\" width=\"6\" style=\"vertical-align: 0px;\"><\/p>\n<p> , Dan<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-92ba15d795a7b4f9df3bf105473b4b6b_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"N_i\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"15\" width=\"19\" style=\"vertical-align: -3px;\"><\/p>\n<p> adalah ukuran strata<\/p>\n<p class=\"has-text-align-center\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/ql-cache\/quicklatex.com-31318c5dcb226c69e0818e5f7d2422b5_l3.png\" class=\"ql-img-inline-formula quicklatex-auto-format\" alt=\"i\" title=\"Rendered by QuickLaTeX.com\" height=\"12\" width=\"6\" style=\"vertical-align: 0px;\"><\/p>\n<p> . <\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"ventajas-y-desventajas-del-muestreo-estratificado\"><\/span> Keuntungan dan Kerugian Pengambilan Sampel Berstrata<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Pengambilan sampel bertingkat memiliki kelebihan dan kekurangan sebagai berikut: <\/p>\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\">\n<table class=\"has-fixed-layout\">\n<thead>\n<tr>\n<th class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"> keuntungan<\/th>\n<th> Kekurangan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"> Hal ini memungkinkan untuk mempelajari secara statistik tidak hanya seluruh populasi, tetapi juga setiap strata tertentu.<\/td>\n<td> Ini adalah metode pengambilan sampel yang rumit untuk diterapkan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"> Kesalahan pengambilan sampel yang dilakukan dengan pengambilan sampel bertingkat selalu sama dengan atau lebih kecil dari kesalahan pengambilan sampel acak sederhana.<\/td>\n<td> Ini adalah proses pengambilan sampel yang memakan waktu dan mahal.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"> Hal ini memungkinkan Anda untuk memanfaatkan pengetahuan peneliti tentang populasi.<\/td>\n<td> Banyak informasi diperlukan pada sampel yang dianalisis untuk dapat membuat stratifikasi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"> Dengan pengambilan sampel bertingkat, kami memastikan bahwa setidaknya satu elemen dari setiap strata disertakan dalam sampel.<\/td>\n<td> Proporsi masing-masing strata perlu diketahui untuk dapat melakukan pengambilan sampel.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p> Karakteristik utama dari pengambilan sampel berstrata adalah digunakan untuk menganalisis secara statistik setiap kelompok atau strata di mana populasi dibagi. Tentu saja seluruh populasi juga dapat diteliti dengan jenis sampling ini. Selain itu, manfaat stratifikasi data akan lebih besar jika stratanya berbeda satu sama lain.<\/p>\n<p> Sebaliknya, fakta adanya stratifikasi data untuk dapat melakukan pengambilan sampel menyiratkan peningkatan kompleksitas pengambilan sampel, pengambilan sampel stratifikasi menjadi lebih rumit untuk dilakukan dibandingkan dengan jenis pengambilan sampel lainnya. Properti ini juga menyiratkan bahwa pembuatan sampelnya mahal, karena memerlukan waktu untuk melakukan stratifikasi dengan benar.<\/p>\n<p> Kerugian lain dari pengambilan sampel bertingkat adalah memerlukan banyak informasi tentang populasi yang ingin dipelajari, yang tidak diperlukan dalam jenis pengambilan sampel lain seperti pengambilan sampel acak sederhana. Meskipun kelemahan ini dapat diatasi jika peneliti memiliki pengetahuan yang luas di bidangnya.<\/p>\n<p> Terakhir, dengan pengambilan sampel bertingkat, kami memperoleh sampel yang lebih mewakili populasi dibandingkan jenis pengambilan sampel lainnya, karena kami memastikan bahwa elemen dari setiap strata disertakan. Sebaliknya, pada sampel lain, sampel yang dihasilkan tidak boleh mengandung unsur apa pun dari strata mana pun.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada artikel ini kami menjelaskan apa itu pengambilan sampel bertingkat dan bagaimana cara melakukannya. Di sini Anda akan menemukan penjelasan tentang subtipe stratified sampling dan terakhir apa kelebihan dan kekurangan stratified sampling. Apa itu pengambilan sampel bertingkat? Stratified sampling adalah metode statistik yang digunakan untuk memilih elemen sampel dengan membagi populasi menjadi beberapa kelompok (disebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>\u25b7 Apa yang dimaksud dengan pengambilan sampel bertingkat? Dan bagaimana cara melakukannya?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu Stratified Sampling \u2013 Cara Melakukan Stratified Sampling \u2013 Jenis-Jenis Stratified Sampling \u2013 Contoh \u2013 Kelebihan dan Kekurangan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u25b7 Apa yang dimaksud dengan pengambilan sampel bertingkat? Dan bagaimana cara melakukannya?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu Stratified Sampling \u2013 Cara Melakukan Stratified Sampling \u2013 Jenis-Jenis Stratified Sampling \u2013 Contoh \u2013 Kelebihan dan Kekurangan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-06T01:14:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/echantillonnage-stratifie.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/\",\"name\":\"\u25b7 Apa yang dimaksud dengan pengambilan sampel bertingkat? Dan bagaimana cara melakukannya?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-08-06T01:14:35+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-06T01:14:35+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Apa itu Stratified Sampling \u2013 Cara Melakukan Stratified Sampling \u2013 Jenis-Jenis Stratified Sampling \u2013 Contoh \u2013 Kelebihan dan Kekurangan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengambilan sampel bertingkat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"\u25b7 Apa yang dimaksud dengan pengambilan sampel bertingkat? Dan bagaimana cara melakukannya?","description":"Apa itu Stratified Sampling \u2013 Cara Melakukan Stratified Sampling \u2013 Jenis-Jenis Stratified Sampling \u2013 Contoh \u2013 Kelebihan dan Kekurangan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"\u25b7 Apa yang dimaksud dengan pengambilan sampel bertingkat? Dan bagaimana cara melakukannya?","og_description":"Apa itu Stratified Sampling \u2013 Cara Melakukan Stratified Sampling \u2013 Jenis-Jenis Stratified Sampling \u2013 Contoh \u2013 Kelebihan dan Kekurangan.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-08-06T01:14:35+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/echantillonnage-stratifie.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/","name":"\u25b7 Apa yang dimaksud dengan pengambilan sampel bertingkat? Dan bagaimana cara melakukannya?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-08-06T01:14:35+00:00","dateModified":"2023-08-06T01:14:35+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Apa itu Stratified Sampling \u2013 Cara Melakukan Stratified Sampling \u2013 Jenis-Jenis Stratified Sampling \u2013 Contoh \u2013 Kelebihan dan Kekurangan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bertingkat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengambilan sampel bertingkat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}