{"id":558,"date":"2023-07-29T12:30:40","date_gmt":"2023-07-29T12:30:40","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/"},"modified":"2023-07-29T12:30:40","modified_gmt":"2023-07-29T12:30:40","slug":"kerahasiaan-vs-anonimitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/","title":{"rendered":"Kerahasiaan atau anonimitas: apa bedanya?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketika peneliti menggunakan survei untuk mengumpulkan data dari individu, mereka sering mengatakan bahwa survei tersebut akan dilakukan <strong>secara rahasia<\/strong> atau <strong>anonim<\/strong> . Kedua istilah ini sering dibingungkan oleh individu, namun perbedaan di antara keduanya penting.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengumpulan data rahasia<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ketika data dikumpulkan <strong>secara rahasia<\/strong> , peneliti dapat mengidentifikasi subjek individu dan tanggapan spesifik mereka. Biasanya, peneliti memberikan nomor atau kode kepada setiap individu agar dapat diidentifikasi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setelah data survei dikumpulkan, ada beberapa cara untuk memastikan data tersebut terlindungi dan tetap rahasia, termasuk:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Gunakan perlindungan fisik untuk melindungi data, seperti lemari terkunci, ruang wawancara terisolasi, kantor pribadi, pusat data yang dilindungi kata sandi, dll.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Izinkan sesedikit mungkin orang untuk mengakses data untuk menghindari kemungkinan siapa pun mengungkapkan informasi jika terjadi kecelakaan.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Gunakan kata sandi komputer, perangkat lunak antivirus, firewall, dan enkripsi untuk memastikan bahwa data yang disimpan secara digital tidak dapat diakses oleh siapa pun tanpa izin.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ketika hasil survei dilaporkan, total data harus dikelompokkan sehingga tanggapan individu tertentu tidak dapat diketahui. Misalnya, sebuah penelitian mungkin menyatakan bahwa &#8220;40% individu melaporkan rasa percaya diri terhadap keterampilan negosiasi mereka&#8221; daripada mengatakan sesuatu seperti &#8220;Individu dengan nama belakang Smith, Anderson, Miller, dan Hovak melaporkan kepercayaan diri terhadap keterampilan negosiasi mereka.&#8221; keterampilan negosiasi mereka. .\u201d<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Semua statistik dan angka yang dibagikan dalam hasil penelitian harus disajikan pada tingkat kelompok, bukan pada tingkat individu.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengumpulan data secara anonim<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ketika data dikumpulkan <strong>secara anonim<\/strong> , peneliti tidak dapat mengidentifikasi subjek individu atau tanggapan spesifik mereka. Artinya, hanya individu itu sendiri yang mengetahui bahwa mereka berpartisipasi dalam penelitian dan hanya mereka yang mengetahui respons spesifik mereka.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ketika data dikumpulkan dengan cara ini, individu akan dianonimkan dan tidak ada kode yang diberikan kepada individu, sehingga tidak mungkin untuk menghubungkan tanggapan spesifik ke individu tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Artinya, tidak ada informasi tentang individu tertentu yang dikumpulkan, seperti alamat, nama, nomor telepon, nomor jaminan sosial, atau informasi lain apa pun yang dapat menghubungkan seseorang dengan respons mereka terhadap survei. penyelidikan.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Privasi vs.<\/strong><\/span> <span style=\"color: #000000;\"><strong>anonimitas<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Penting untuk dicatat bahwa studi penelitian tidak dapat mengumpulkan data <em>secara rahasia<\/em> dan anonim.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, jika peneliti mengundang individu untuk menjawab pertanyaan survei secara langsung di ruang pribadi, datanya jelas tidak anonim karena peneliti mengetahui orang mana yang memberikan jawaban yang mana. Dalam hal ini, mereka harus memastikan bahwa data survei dikumpulkan dan disimpan secara rahasia.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Di sisi lain, jika individu merespons survei online secara anonim, data tidak perlu disimpan secara rahasia karena tidak ada karakteristik pengidentifikasi unik yang dapat menghubungkan respons survei dengan individu tertentu. Dalam hal ini, peneliti hanya perlu memastikan bahwa ketika mereka berbagi data, data tersebut dikumpulkan dan dilaporkan pada tingkat kelompok.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk data yang dikumpulkan melalui survei online, peneliti juga harus memastikan bahwa tidak mungkin untuk mengidentifikasi alamat IP tertentu dari mana tanggapan survei berasal, jika tidak maka akan mungkin untuk mengidentifikasi orang-orang di alamat IP tertentu yang memberikan tanggapan yang mana. Hal ini akan melemahkan anonimitas individu.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pentingnya memberi informasi kepada individu<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Baik data dikumpulkan secara rahasia atau anonim, penting bagi peneliti untuk memberi tahu orang-orang yang berpartisipasi dalam penelitian tentang bagaimana data akan dikumpulkan, disimpan, dan dibagikan sebelum mengizinkan orang untuk memberikan tanggapan survei. . Apa pun kasusnya, penting bagi individu untuk mengetahui bahwa tanggapan mereka bersifat pribadi.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika peneliti menggunakan survei untuk mengumpulkan data dari individu, mereka sering mengatakan bahwa survei tersebut akan dilakukan secara rahasia atau anonim . Kedua istilah ini sering dibingungkan oleh individu, namun perbedaan di antara keduanya penting. Pengumpulan data rahasia Ketika data dikumpulkan secara rahasia , peneliti dapat mengidentifikasi subjek individu dan tanggapan spesifik mereka. Biasanya, peneliti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kerahasiaan atau anonimitas: apa bedanya? - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang perbedaan kerahasiaan dan anonimitas dalam studi penelitian.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kerahasiaan atau anonimitas: apa bedanya? - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang perbedaan kerahasiaan dan anonimitas dalam studi penelitian.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-29T12:30:40+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/\",\"name\":\"Kerahasiaan atau anonimitas: apa bedanya? - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-29T12:30:40+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-29T12:30:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Penjelasan sederhana tentang perbedaan kerahasiaan dan anonimitas dalam studi penelitian.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kerahasiaan atau anonimitas: apa bedanya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kerahasiaan atau anonimitas: apa bedanya? - Statologi","description":"Penjelasan sederhana tentang perbedaan kerahasiaan dan anonimitas dalam studi penelitian.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kerahasiaan atau anonimitas: apa bedanya? - Statologi","og_description":"Penjelasan sederhana tentang perbedaan kerahasiaan dan anonimitas dalam studi penelitian.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-29T12:30:40+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/","name":"Kerahasiaan atau anonimitas: apa bedanya? - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-29T12:30:40+00:00","dateModified":"2023-07-29T12:30:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Penjelasan sederhana tentang perbedaan kerahasiaan dan anonimitas dalam studi penelitian.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/kerahasiaan-vs-anonimitas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kerahasiaan atau anonimitas: apa bedanya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/558"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=558"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/558\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}