{"id":582,"date":"2023-07-29T10:38:11","date_gmt":"2023-07-29T10:38:11","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/"},"modified":"2023-07-29T10:38:11","modified_gmt":"2023-07-29T10:38:11","slug":"dua-sampel-uji-t-excel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/","title":{"rendered":"Cara melakukan uji-t dua sampel di excel"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-dua-sampel-anda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Uji-t dua sampel<\/strong><\/a> digunakan untuk menguji apakah rata-rata dua populasi sama atau tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini menjelaskan cara melakukan uji-t dua sampel di Excel.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara melakukan uji-t dua sampel di Excel<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan peneliti ingin mengetahui apakah dua spesies tumbuhan berbeda di suatu negara memiliki rata-rata tinggi yang sama. Karena memerlukan waktu yang terlalu lama untuk berkeliling dan mengukur setiap tanaman, mereka memutuskan untuk mengambil sampel sebanyak 20 tanaman dari setiap spesies.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Gambar berikut menunjukkan tinggi (dalam inci) setiap tanaman di setiap sampel:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5289 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxsampexcel1.png\" alt=\"Dua Contoh Contoh Data Uji-t di Excel\" width=\"549\" height=\"572\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat melakukan uji-t dua sampel untuk menentukan apakah kedua spesies memiliki rata-rata tinggi yang sama dengan mengikuti langkah-langkah berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Tentukan apakah varians populasinya sama<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ketika kita melakukan uji-t dua sampel, pertama-tama kita harus memutuskan apakah kita akan mengasumsikan bahwa kedua populasi mempunyai varian yang sama atau tidak sama. Secara umum, kita dapat berasumsi bahwa suatu populasi mempunyai varians yang sama jika rasio varians sampel terbesar dan varians sampel terkecil kurang dari 4:1.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat mencari varians untuk setiap sampel menggunakan fungsi Excel <strong>=VAR.S(Cell range)<\/strong> , seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5291 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxsampexcel2.png\" alt=\"Contoh Mencari Varians Sampel di Excel\" width=\"550\" height=\"574\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rasio varians sampel terbesar dan varians sampel terkecil adalah 12.9053\/8.1342 = <strong>1.586<\/strong> , yang kurang dari 4. Artinya kita dapat mengasumsikan bahwa varians populasi adalah sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Buka Analysis ToolPak<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Di tab Data di pita atas, klik &#8220;Analisis Data&#8221;.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5292 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxsampexcel3.png\" alt=\"Paket Alat Analisis Data Excel\" width=\"498\" height=\"190\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika Anda tidak melihat opsi untuk diklik, Anda harus <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-memuat-toolpak-analisis-di-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengunduh Analysis ToolPak<\/a> terlebih dahulu, yang sepenuhnya gratis.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Pilih tes yang sesuai untuk digunakan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pilih opsi yang bertuliskan <em>uji-t: dua sampel dengan asumsi variansi yang sama<\/em> , lalu klik OK.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5293 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxsampexcel4.png\" alt=\"Dua contoh uji-t dengan Analysis ToolPak di Excel\" width=\"501\" height=\"265\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 4: Masukkan informasi yang diperlukan<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Masukkan rentang nilai untuk variabel 1 (sampel pertama kita), variabel 2 (sampel kedua kita), perbedaan rata-rata hipotetis (dalam hal ini kita beri &#8220;0&#8221; karena kita ingin mengetahui apakah perbedaan rata-rata populasi sebenarnya adalah 0) , dan rentang keluaran yang ingin kita lihat hasil uji-tnya ditampilkan. Lalu klik oke.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5295 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxsampexcel5.png\" alt=\"Uji T Dua Sampel dengan Varians yang Sama di Excel\" width=\"565\" height=\"431\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 5: Tafsirkan hasilnya<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setelah Anda mengklik OK pada langkah sebelumnya, hasil uji-t akan ditampilkan.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5296 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxsampexcel6.png\" alt=\"Bagaimana menginterpretasikan hasil uji-t dua sampel di Excel\" width=\"607\" height=\"430\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menafsirkan hasilnya:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Rata-rata:<\/strong> Ini adalah rata-rata setiap sampel. Sampel 1 memiliki rata-rata tinggi badan <strong>15,15<\/strong> dan sampel 2 memiliki rata-rata tinggi badan <strong>15,8<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Varians:<\/strong> Ini adalah varians untuk setiap sampel. Sampel 1 mempunyai varian sebesar <strong>8,13<\/strong> dan sampel 2 mempunyai varian sebesar <strong>12,90<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Observasi:<\/strong> Ini adalah jumlah observasi pada setiap sampel. Kedua sampel berisi <strong>20<\/strong> observasi (misalnya 20 individu tanaman di setiap sampel).<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Varians yang dikumpulkan:<\/strong> angka yang dihitung dengan \u201cmenggabungkan\u201d varians setiap sampel menggunakan rumus s <sup>2<\/sup> <sub>p<\/sub> = [ (n <sub>1<\/sub> -1)s <sup>2<\/sup> <sub>1<\/sub> + (n <sub>2<\/sub> -1)s <sup>2<\/sup> <sub>2<\/sub> ] \/ (n <sub>1<\/sub> +n <sub>2<\/sub> &#8211; 2), yang ternyata <strong>10.51974<\/strong> . Angka ini kemudian digunakan saat menghitung statistik uji- <em>t<\/em> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Perbedaan Rata-rata Hipotetis:<\/strong> Angka yang kita \u201chipotesiskan\u201d adalah selisih antara rata-rata kedua populasi. Dalam hal ini kita memilih <strong>0<\/strong> karena ingin menguji apakah selisih mean kedua populasi sama dengan 0 atau tidak, misalnya tidak ada perbedaan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>df:<\/strong> Derajat kebebasan uji-t, dihitung sebagai n <sub>1<\/sub> + n <sub>2<\/sub> -2 = 20 + 20 \u2013 2 = <strong>38<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>t Stat:<\/strong> Statistik uji <em>t<\/em> , dihitung sebagai <em>t<\/em> = [ <span style=\"text-decoration: overline;\">x<\/span> <sub>1<\/sub> \u2013 <span style=\"text-decoration: overline;\">x<\/span> <sub>2<\/sub> ] \/ \u221a [s <sup>2<\/sup> <sub>p<\/sub> (1\/n <sub>1<\/sub> + 1\/n <sub>2<\/sub> )]<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam hal ini, <em>t<\/em> = [15.15-15.8] \/ \u221a [10.51974(1\/20+1\/20)] = <strong>-0.63374<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>P(T&lt;=t) dua sisi:<\/strong> nilai p untuk uji t dua sisi. Dalam hal ini, p = <strong>0,530047<\/strong> . Ini jauh lebih besar dari alpha = 0,05, jadi kita gagal menolak hipotesis nol. Kami tidak mempunyai cukup bukti untuk mengatakan bahwa rata-rata kedua populasi tersebut berbeda.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>t Kritis Dua Sisi:<\/strong> Ini adalah nilai kritis pengujian, yang ditemukan dengan mengidentifikasi nilai dalam tabel distribusi t yang berhubungan dengan pengujian dua sisi dengan alpha = 0,05 dan df = 38. Hasilnya adalah <strong>2, 024394<\/strong> . Karena statistik uji <em>-t<\/em> kami kurang dari nilai ini, kami gagal menolak hipotesis nol. Kami tidak mempunyai cukup bukti untuk mengatakan bahwa rata-rata kedua populasi tersebut berbeda.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa pendekatan nilai p dan nilai kritis akan menghasilkan kesimpulan yang sama.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara melakukan tipe uji-t lainnya di Excel:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/contoh-uji-t-excel\/\">Cara melakukan uji-t satu sampel di Excel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-excel\/\">Cara melakukan uji-t sampel berpasangan di Excel<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Uji-t dua sampel digunakan untuk menguji apakah rata-rata dua populasi sama atau tidak. Tutorial ini menjelaskan cara melakukan uji-t dua sampel di Excel. Cara melakukan uji-t dua sampel di Excel Misalkan peneliti ingin mengetahui apakah dua spesies tumbuhan berbeda di suatu negara memiliki rata-rata tinggi yang sama. Karena memerlukan waktu yang terlalu lama untuk berkeliling [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara melakukan uji-t dua sampel di Excel - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t dua sampel di Excel, lengkap dengan contoh yang menunjukkan langkah-langkah yang harus diikuti.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara melakukan uji-t dua sampel di Excel - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t dua sampel di Excel, lengkap dengan contoh yang menunjukkan langkah-langkah yang harus diikuti.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-29T10:38:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxsampexcel1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/\",\"name\":\"Cara melakukan uji-t dua sampel di Excel - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-29T10:38:11+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-29T10:38:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t dua sampel di Excel, lengkap dengan contoh yang menunjukkan langkah-langkah yang harus diikuti.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melakukan uji-t dua sampel di excel\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara melakukan uji-t dua sampel di Excel - Statorials","description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t dua sampel di Excel, lengkap dengan contoh yang menunjukkan langkah-langkah yang harus diikuti.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara melakukan uji-t dua sampel di Excel - Statorials","og_description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t dua sampel di Excel, lengkap dengan contoh yang menunjukkan langkah-langkah yang harus diikuti.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-29T10:38:11+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxsampexcel1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/","name":"Cara melakukan uji-t dua sampel di Excel - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-29T10:38:11+00:00","dateModified":"2023-07-29T10:38:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t dua sampel di Excel, lengkap dengan contoh yang menunjukkan langkah-langkah yang harus diikuti.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melakukan uji-t dua sampel di excel"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/582"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=582"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/582\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=582"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=582"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=582"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}