{"id":607,"date":"2023-07-29T08:44:25","date_gmt":"2023-07-29T08:44:25","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/"},"modified":"2023-07-29T08:44:25","modified_gmt":"2023-07-29T08:44:25","slug":"status-anova-dua-arah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/","title":{"rendered":"Cara melakukan anova dua arah di stata"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-dua-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ANOVA dua arah<\/a> digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata tiga atau lebih kelompok independen yang dibagi menjadi dua faktor.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tujuan dari ANOVA dua arah adalah untuk mengetahui pengaruh dua faktor terhadap suatu variabel respon dan untuk mengetahui ada tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap variabel respon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini menjelaskan cara melakukan ANOVA dua arah di Stata.<\/span><\/p>\n<h2> <strong>Contoh: ANOVA dua arah di Stata<\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, kita akan menggunakan kumpulan data Stata bawaan yang disebut <em>sistolik<\/em> untuk melakukan ANOVA dua arah. Kumpulan data ini berisi tiga variabel berikut untuk 58 individu berbeda:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Obat yang digunakan<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Penyakit pasien<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Perubahan tekanan darah sistolik<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami akan menggunakan langkah-langkah berikut untuk melakukan ANOVA dua arah untuk menentukan apakah jenis obat yang digunakan dan jenis penyakit pasien mempunyai dampak signifikan terhadap perubahan tekanan darah sistolik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Muat data.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, muat data dengan mengetik <strong>webuse systolic<\/strong> di kotak perintah dan klik Enter.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5638 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/onewaystata1.png\" alt=\"Dataset sistolik dalam contoh Stata\" width=\"449\" height=\"436\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah<\/strong> <strong>2: Lihat data mentah.<\/strong><\/span><\/p>\n<p data-slot-rendered-dynamic=\"true\"> <span style=\"color: #000000;\">Sebelum melakukan ANOVA dua arah, pertama-tama mari kita lihat data mentahnya. Dari bilah menu atas, navigasikan ke <strong>Data &gt; Editor Data &gt; Editor Data (Jelajahi)<\/strong> . Ini akan menunjukkan kepada kita data aktual untuk 58 pasien:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5641 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/onewaystata2.png\" alt=\"Contoh ANOVA dua arah di Stata\" width=\"446\" height=\"489\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Lakukan ANOVA dua arah.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dari bilah menu atas, navigasikan ke <strong>Statistik &gt; Model Linier dan Terkait &gt; ANOVA\/MANOVA &gt; Analisis Varians dan Kovarian<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk Variabel dependen, pilih <em>sistolik<\/em> . Selanjutnya, klik tiga titik\u2026 di sebelah panah drop-down di bawah <em>Model<\/em> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5667 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/twowaystata1-1.png\" alt=\"Contoh ANOVA dua arah di Stata\" width=\"514\" height=\"407\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Anda akan disajikan dengan layar baru. Biarkan <em>variabel Faktor<\/em> tetap dipilih. Untuk Spesifikasi, pilih <em>Faktorial Penuh Dua Arah<\/em> karena kita sedang melakukan ANOVA dua arah. Untuk variabel 1, pilih <em>obatnya<\/em> dan gunakan <em>Default<\/em> sebagai basisnya. Untuk variabel 2, pilih <em>penyakit<\/em> dan gunakan <em>Default<\/em> sebagai basis. Selanjutnya, klik <em>Tambahkan ke daftar variabel<\/em> di bagian bawah. Lalu klik <em>oke<\/em> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5668 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxwaystata2.png\" alt=\"ANOVA dua arah di Stata\" width=\"427\" height=\"580\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jendela asli akan muncul dengan obat##penyakit yang sekarang diisi di bawah <em>Model<\/em> . Tidak ada lagi yang bisa Anda lakukan di sini. Cukup klik <em>OK<\/em> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5669 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxwaystata3.png\" alt=\"ANOVA dua arah di Stata\" width=\"436\" height=\"344\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil ANOVA dua arah akan muncul secara otomatis:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5670 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxwaystata4.png\" alt=\"Hasil ANOVA dua arah di Stata\" width=\"525\" height=\"271\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dari hasilnya kita dapat mengamati hal-hal berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Tidak terdapat interaksi yang signifikan antara obat dan penyakit (p-value = 0,3958)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Penyakit tidak berpengaruh signifikan terhadap tekanan darah sistolik (p-value = 0,1637)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Obat tersebut memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap tekanan darah sistolik (0,0001)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 4: Laporkan hasilnya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terakhir, kami akan melaporkan hasil analisis ANOVA dua arah kami. Berikut ini contoh cara melakukan ini:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">ANOVA dua arah dilakukan pada 58 orang untuk menguji pengaruh obat dan penyakit pada tekanan darah sistolik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tidak terdapat interaksi yang bermakna antara efek obat dan penyakit terhadap tekanan darah sistolik (p=0,3958). Tidak terdapat pengaruh penyakit yang signifikan terhadap tekanan darah sistolik (p=0,1637). Obat tersebut mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tekanan darah sistolik (0,0001).<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANOVA dua arah digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata tiga atau lebih kelompok independen yang dibagi menjadi dua faktor. Tujuan dari ANOVA dua arah adalah untuk mengetahui pengaruh dua faktor terhadap suatu variabel respon dan untuk mengetahui ada tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap variabel respon. Tutorial ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara melakukan ANOVA dua arah di Stata - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan ANOVA dua arah di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara melakukan ANOVA dua arah di Stata - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan ANOVA dua arah di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-29T08:44:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/onewaystata1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/\",\"name\":\"Cara melakukan ANOVA dua arah di Stata - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-29T08:44:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-29T08:44:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan ANOVA dua arah di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melakukan anova dua arah di stata\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara melakukan ANOVA dua arah di Stata - Statorials","description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan ANOVA dua arah di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara melakukan ANOVA dua arah di Stata - Statorials","og_description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan ANOVA dua arah di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-29T08:44:25+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/onewaystata1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/","name":"Cara melakukan ANOVA dua arah di Stata - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-29T08:44:25+00:00","dateModified":"2023-07-29T08:44:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan ANOVA dua arah di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/status-anova-dua-arah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melakukan anova dua arah di stata"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/607"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=607"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/607\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=607"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=607"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=607"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}