{"id":610,"date":"2023-07-29T08:29:56","date_gmt":"2023-07-29T08:29:56","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/"},"modified":"2023-07-29T08:29:56","modified_gmt":"2023-07-29T08:29:56","slug":"dua-sampel-status-uji-t","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/","title":{"rendered":"Cara melakukan uji-t dua sampel di stata"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-dua-sampel-anda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Uji-t dua sampel<\/strong><\/a> digunakan untuk menguji apakah rata-rata dua populasi sama atau tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini menjelaskan cara melakukan uji-t dua sampel di Stata.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: Uji-t dua sampel di Stata<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peneliti ingin mengetahui apakah perlakuan bahan bakar baru menyebabkan perubahan rata-rata mpg mobil tertentu. Untuk mengujinya, mereka melakukan percobaan di mana 12 mobil menerima perlakuan bahan bakar baru dan 12 mobil tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selesaikan langkah-langkah berikut untuk melakukan uji-t dua sampel untuk menentukan apakah ada perbedaan rata-rata mpg antara kedua kelompok ini.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Muat data.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, muat data dengan mengetik <strong>use https:\/\/www.stata-press.com\/data\/r13\/fuel3<\/strong> di kotak perintah dan klik Enter.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5704 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/statadeuxsamp1.png\" alt=\"Dua contoh uji-t pada contoh Stata\" width=\"517\" height=\"458\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah<\/strong> <strong>2: Lihat data mentah.<\/strong><\/span><\/p>\n<p data-slot-rendered-dynamic=\"true\"> <span style=\"color: #000000;\">Sebelum melakukan uji-t dua sampel, pertama-tama mari kita lihat data mentahnya. Dari bilah menu atas, navigasikan ke <strong>Data &gt; Editor Data &gt; Editor Data (Jelajahi)<\/strong> . Kolom pertama, <em>mpg<\/em> , menampilkan mpg untuk mobil tertentu. Kolom kedua, <em>diberi perlakuan<\/em> , menunjukkan apakah mobil menerima perlakuan bahan bakar atau tidak (0 = tidak, 1 = ya).<\/span> <\/p>\n<p data-slot-rendered-dynamic=\"true\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5705 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/statadeuxsamp2.png\" alt=\"Lihat data mentah di Stata\" width=\"294\" height=\"543\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Visualisasikan datanya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, mari kita visualisasikan datanya. Kita akan membuat<\/span> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kumis-kotak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">boxplot<\/a> <span style=\"color: #000000;\">untuk menampilkan sebaran nilai mpg tiap grup.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dari bilah menu atas, buka <strong>Charts &gt; Box plot<\/strong> . Di bawah variabel, pilih <em>mpg<\/em> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5707 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/statadeuxsamp3.png\" alt=\"\" width=\"551\" height=\"176\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Lalu, pada subjudul Kategori di bawah Pengelompokan Variabel, pilih <em>Diproses<\/em> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5708 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/statadeuxsamp4.png\" alt=\"\" width=\"545\" height=\"275\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Klik <em>Oke<\/em> . Bagan dengan dua plot kotak akan otomatis ditampilkan:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5709 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/statadeuxsamp5.png\" alt=\"Plot kotak berdampingan di Stata\" width=\"503\" height=\"363\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat segera melihat bahwa mpg tampaknya lebih tinggi pada kelompok yang diberi perlakuan (1) dibandingkan dengan kelompok yang tidak diberi perlakuan (0), namun kita perlu melakukan uji-t dua sampel untuk melihat apakah perbedaan ini signifikan secara statistik. .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 4: Lakukan uji-t dua sampel.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dari bilah menu atas, buka <strong>Statistics &gt; Summaries, Tables &amp; Tests &gt; Classic Hypothesis Tests &gt; t-Test (perbandingan mean test)<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pilih <em>Dua sampel menggunakan grup<\/em> . Untuk Nama Variabel, pilih <em>mpg<\/em> . Untuk Nama Variabel Grup, pilih <em>Diproses<\/em> . Untuk Confidence Level, pilih level yang Anda inginkan. Nilai 95 sesuai dengan tingkat signifikansi 0,05. Kami akan membiarkannya di 95. Terakhir, klik <em>OK<\/em> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5710 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/statadeuxsamp6.png\" alt=\"Contoh uji-t dua sampel di Stata\" width=\"472\" height=\"474\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil uji dua sampel t akan ditampilkan:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5711 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/statadeuxsamp7.png\" alt=\"Uji-t dua sampel dalam interpretasi Stata\" width=\"542\" height=\"307\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami menerima informasi berikut untuk setiap grup:<\/span><\/p>\n<p> <strong style=\"color: #000000;\">Obs:<\/strong> <span style=\"color: #000000;\">Jumlah observasi. Ada 12 observasi di setiap kelompok.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Rata-rata:<\/strong> Rata-rata mpg. Pada kelompok 0 rata-ratanya adalah 21. Pada kelompok 1 rata-ratanya adalah 22,75.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Standar. Err:<\/strong> kesalahan standar, dihitung sebagai \u03c3 \/ \u221a <span style=\"text-decoration: overline;\">n<\/span><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Standar. Dev:<\/strong> deviasi standar mpg.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>95% Konf. Rentang:<\/strong> Interval kepercayaan 95% untuk rata-rata populasi sebenarnya dalam mpg.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>t :<\/strong> statistik uji uji-t dua sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>derajat kebebasan:<\/strong> Derajat kebebasan yang digunakan untuk ujian, dihitung sebagai n-2 = 24-2 = 22.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p untuk tiga uji t dua sampel yang berbeda ditunjukkan di bagian bawah hasil. Karena kita ingin memahami apakah rata-rata mpg antara kedua kelompok berbeda, kita akan melihat hasil uji antara (di mana hipotesis alternatifnya adalah Ha:diff !=0) yang memiliki nilai p sebesar <strong>0,1673.<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai ini tidak di bawah tingkat signifikansi kami sebesar 0,05, kami gagal menolak hipotesis nol. Kami tidak memiliki cukup bukti untuk mengatakan bahwa rata-rata mpg sebenarnya berbeda antara kedua kelompok.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 5: Laporkan hasilnya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terakhir, kami akan melaporkan hasil uji dua sampel kami. Berikut ini contoh cara melakukan ini:<\/span><\/p>\n<blockquote data-slot-rendered-dynamic=\"true\">\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji T dua sampel dilakukan pada 24 mobil untuk menentukan apakah perlakuan bahan bakar baru menyebabkan perbedaan rata-rata mil per galon. Setiap kelompok berisi 12 mobil.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata mpg antara kedua kelompok <em>tidak<\/em> berbeda (t = -1,428 dengan df=22, p = 0,1673) pada taraf signifikansi 0,05.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Interval kepercayaan 95% untuk perbedaan rata-rata populasi yang sebenarnya memberikan interval (-4,29, 0,79).<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Uji-t dua sampel digunakan untuk menguji apakah rata-rata dua populasi sama atau tidak. Tutorial ini menjelaskan cara melakukan uji-t dua sampel di Stata. Contoh: Uji-t dua sampel di Stata Peneliti ingin mengetahui apakah perlakuan bahan bakar baru menyebabkan perubahan rata-rata mpg mobil tertentu. Untuk mengujinya, mereka melakukan percobaan di mana 12 mobil menerima perlakuan bahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara melakukan uji-t dua sampel di Stata - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t dua sampel di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara melakukan uji-t dua sampel di Stata - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t dua sampel di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-29T08:29:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/statadeuxsamp1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/\",\"name\":\"Cara melakukan uji-t dua sampel di Stata - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-29T08:29:56+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-29T08:29:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t dua sampel di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melakukan uji-t dua sampel di stata\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara melakukan uji-t dua sampel di Stata - Statorials","description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t dua sampel di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara melakukan uji-t dua sampel di Stata - Statorials","og_description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t dua sampel di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-29T08:29:56+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/statadeuxsamp1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/","name":"Cara melakukan uji-t dua sampel di Stata - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-29T08:29:56+00:00","dateModified":"2023-07-29T08:29:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t dua sampel di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-status-uji-t\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melakukan uji-t dua sampel di stata"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/610"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=610"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/610\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=610"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=610"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=610"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}