{"id":613,"date":"2023-07-29T08:16:00","date_gmt":"2023-07-29T08:16:00","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/"},"modified":"2023-07-29T08:16:00","modified_gmt":"2023-07-29T08:16:00","slug":"matriks-korelasi-status","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/","title":{"rendered":"Cara membuat matriks korelasi di stata"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, kita sering kali berusaha memahami hubungan antara dua variabel. Misalnya, kita mungkin ingin memahami hubungan antara jumlah jam belajar siswa dan nilai ujian yang mereka terima.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Salah satu cara untuk mengukur hubungan ini adalah dengan menggunakan<\/span> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/koefisien-korelasi-pearson-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">koefisien korelasi Pearson<\/a> , <span style=\"color: #000000;\">yang merupakan ukuran hubungan linear antara dua variabel <em>.<\/em> Ini memiliki nilai antara -1 dan 1 di mana:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">-1 menunjukkan korelasi linier negatif sempurna antara dua variabel<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">0 menunjukkan tidak ada korelasi linier antara dua variabel<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Angka 1 menunjukkan korelasi linier positif sempurna antara dua variabel<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Semakin jauh koefisien korelasi dari nol maka semakin kuat hubungan kedua variabel tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun dalam beberapa kasus, kami ingin memahami korelasi antara beberapa pasangan variabel. Dalam kasus ini, kita dapat membuat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-membaca-matriks-korelasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>matriks korelasi<\/strong><\/a> , yaitu tabel persegi yang menunjukkan koefisien korelasi antara beberapa kombinasi variabel berpasangan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam tutorial ini kami menjelaskan cara membuat matriks korelasi di Stata.<\/span><\/p>\n<h2> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara membuat matriks korelasi di Stata<\/strong><\/span><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perintah <strong>corr<\/strong> dapat digunakan untuk menghasilkan matriks korelasi untuk dataset tertentu di Stata.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mengilustrasikannya, mari muat data sensus 1980 ke dalam Stata dengan mengetikkan perintah berikut di kotak perintah:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>gunakan https:\/\/www.stata-press.com\/data\/r13\/census13<\/strong><\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita kemudian bisa mendapatkan ringkasan singkat dari kumpulan data dengan mengetikkan perintah berikut ke dalam kotak perintah:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>untuk meringkas<\/strong><\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini menghasilkan tabel berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5737 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/correlationstata1.png\" alt=\"Matriks korelasi di Stata\" width=\"536\" height=\"295\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami melihat bahwa kumpulan data berisi sembilan variabel berbeda. Untuk membuat matriks korelasi untuk setiap kombinasi variabel berpasangan dalam kumpulan data, kita dapat memasukkan yang berikut ini ke dalam kotak perintah:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>benar<\/strong><\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini menghasilkan matriks korelasi berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5740 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/correlationstata2.png\" alt=\"Contoh matriks korelasi di Stata\" width=\"630\" height=\"241\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Angka-angka yang ditampilkan dalam tabel mewakili koefisien korelasi Pearson untuk setiap kombinasi variabel berpasangan. Misalnya korelasi antara <em>populasi<\/em> dan <em>negara bagian<\/em> adalah <strong>-0,0540<\/strong> . Hal ini menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut berkorelasi sedikit negatif.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa korelasi sepanjang diagonal tabel masing-masing adalah 1,0000, karena setiap variabel berkorelasi sempurna dengan variabelnya sendiri.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Anda juga dapat membuat matriks korelasi hanya untuk subkumpulan variabel tertentu dalam kumpulan data dengan menentukan variabel setelah perintah <strong>corr<\/strong> . Misalnya, berikut cara membuat matriks korelasi hanya untuk variabel <em>pop<\/em> , <em>medage<\/em> , dan <em>region<\/em> :<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>wilayah media pop yang tepat<\/strong><\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini menghasilkan matriks korelasi berikut hanya untuk ketiga variabel ini:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5741 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/correlationstata3.png\" alt=\"Contoh matriks korelasi di Stata\" width=\"380\" height=\"180\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dimungkinkan juga untuk menempatkan bintang di sebelah koefisien korelasi yang signifikan secara statistik pada tingkat signifikansi tertentu menggunakan perintah <strong>pwcorr<\/strong> (yang menghasilkan hasil yang sama seperti <strong>corr<\/strong> ) dengan perintah <strong>star()<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kode berikut menghasilkan matriks korelasi untuk setiap variabel dalam kumpulan data sensus dan menempatkan bintang di sebelah koefisien korelasi yang signifikan secara statistik pada \u03b1 = 0,05:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>pwcorr, bintang (.05)<\/strong><\/span> <\/p>\n<\/blockquote>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5746 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/correlationstata4.png\" alt=\"Matriks korelasi dengan signifikansi statistik di Stata\" width=\"596\" height=\"326\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bagaimana beberapa koefisien korelasi dalam tabel signifikan secara statistik pada \u03b1 = 0,05. Kita dapat menyetel \u03b1 ke angka berapa pun yang kita inginkan, namun pilihan umum adalah 0,01, 0,05, dan 0,10.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Secara umum, semakin rendah nilai \u03b1, maka koefisien korelasinya akan semakin tidak signifikan secara statistik. Misalnya, kita menetapkan \u03b1 = 0,01.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>pwcorr, bintang (.01)<\/strong><\/span> <\/p>\n<\/blockquote>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5748 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/correlationstata5.png\" alt=\"Matriks korelasi di Stata\" width=\"595\" height=\"336\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan betapa sedikitnya koefisien korelasi yang memiliki bintang di sebelahnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistik, kita sering kali berusaha memahami hubungan antara dua variabel. Misalnya, kita mungkin ingin memahami hubungan antara jumlah jam belajar siswa dan nilai ujian yang mereka terima. Salah satu cara untuk mengukur hubungan ini adalah dengan menggunakan koefisien korelasi Pearson , yang merupakan ukuran hubungan linear antara dua variabel . Ini memiliki nilai antara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara membuat matriks korelasi di Stata - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara membuat matriks korelasi di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara membuat matriks korelasi di Stata - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara membuat matriks korelasi di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-29T08:16:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/correlationstata1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/\",\"name\":\"Cara membuat matriks korelasi di Stata - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-29T08:16:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-29T08:16:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Penjelasan sederhana tentang cara membuat matriks korelasi di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara membuat matriks korelasi di stata\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara membuat matriks korelasi di Stata - Statorials","description":"Penjelasan sederhana tentang cara membuat matriks korelasi di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara membuat matriks korelasi di Stata - Statorials","og_description":"Penjelasan sederhana tentang cara membuat matriks korelasi di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-29T08:16:00+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/correlationstata1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/","name":"Cara membuat matriks korelasi di Stata - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-29T08:16:00+00:00","dateModified":"2023-07-29T08:16:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Penjelasan sederhana tentang cara membuat matriks korelasi di Stata, termasuk contoh langkah demi langkah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/matriks-korelasi-status\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara membuat matriks korelasi di stata"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/613"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=613"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/613\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=613"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=613"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=613"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}