{"id":691,"date":"2023-07-29T02:11:57","date_gmt":"2023-07-29T02:11:57","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/"},"modified":"2023-07-29T02:11:57","modified_gmt":"2023-07-29T02:11:57","slug":"teorema-limit-pusat-excel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/","title":{"rendered":"Cara menerapkan teorema limit pusat di excel"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Teorema limit pusat<\/a> menyatakan bahwa distribusi sampling dari mean sampel mendekati normal jika ukuran sampel cukup besar, <em>meskipun distribusi populasi tidak normal<\/em> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Teorema limit pusat juga menyatakan bahwa distribusi sampling akan mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1.<\/strong> Rata-rata distribusi sampling akan sama dengan rata-rata distribusi populasi:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong>x = \u03bc<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2.<\/strong> Simpangan baku distribusi sampling akan sama dengan simpangan baku populasi dibagi dengan jumlah sampel:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong>s = \u03c3 \/ <span style=\"text-decoration: overline;\">\u221an<\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam tutorial ini kami menjelaskan cara menerapkan teorema limit pusat di Excel pada distribusi tertentu.<\/span><\/p>\n<h2> <strong>Menerapkan Teorema Limit Pusat di Excel<\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita mempunyai distribusi dengan mean <strong>8<\/strong> dan deviasi standar <strong>4<\/strong> . Kita dapat menggunakan rumus berikut di Excel untuk mencari mean dan deviasi standar distribusi sampling dengan ukuran sampel <strong>15<\/strong> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-6637 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/centrallimexcel1.png\" alt=\"Contoh Teorema Limit Pusat di Excel\" width=\"537\" height=\"324\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rata-rata distribusi sampling sama dengan rata-rata distribusi populasi, yaitu <strong>8<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Simpangan baku distribusi sampling sama dengan simpangan baku populasi dibagi jumlah sampel, atau: 4 \/\u221a15 = <strong>1,0328<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita juga dapat menggunakan teorema limit pusat untuk menjawab pertanyaan tentang probabilitas. Misalnya, jika suatu populasi mempunyai rata-rata <strong>8<\/strong> dan deviasi standar <strong>4<\/strong> , berapakah probabilitas bahwa sampel tertentu berukuran <strong>15<\/strong> akan diambil? <b>&nbsp;<\/b> memiliki rata-rata kurang dari atau sama dengan <strong>7<\/strong> ?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menjawab pertanyaan ini, kita bisa menggunakan fungsi <strong>NORM.DIST()<\/strong> di Excel, yang menggunakan sintaks berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>NORM.DIST(x, rata-rata, standar_dev, kumulatif)<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>x:<\/strong> sampel berarti ingin diuji<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>mean:<\/strong> mean yang diharapkan dari distribusi sampling<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>standard_dev:<\/strong> deviasi standar yang diharapkan dari distribusi pengambilan sampel<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>kumulatif:<\/strong> TRUE mengembalikan nilai CDF normal; FALSE mengembalikan nilai PDF normal. Dalam kasus kami, kami akan selalu menggunakan TRUE.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Fungsi ini akan mengembalikan probabilitas bahwa mean sampel kurang dari atau sama dengan nilai tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut rumus yang akan kita gunakan dalam contoh ini:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-6640 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/centrallimexcel2.png\" alt=\"Probabilitas Teorema Batas Pusat di Excel\" width=\"587\" height=\"301\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini memberitahu kita bahwa untuk populasi dengan rata-rata <strong>8<\/strong> dan deviasi standar <strong>4<\/strong> , probabilitas bahwa sampel tertentu berukuran <strong>15<\/strong> akan diambil. <b>&nbsp;<\/b> memiliki rata-rata kurang dari atau sama dengan <strong>7<\/strong> atau <strong>0,1665<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita juga dapat mencari probabilitas bahwa ukuran sampel tertentu akan memiliki rata-rata <em>lebih besar<\/em> dari angka tertentu hanya dengan menggunakan rumus <strong>1 \u2013 NORM.DIST()<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, rumus berikut menunjukkan cara menentukan probabilitas bahwa ukuran sampel tertentu sebesar 15 akan memiliki rata-rata <em>lebih besar dari<\/em> 7:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-6641 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/centrallimexcel3.png\" alt=\"Teorema Limit Pusat di Excel\" width=\"619\" height=\"312\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terakhir, kita dapat mencari probabilitas bahwa ukuran sampel tertentu memiliki mean <em>antara<\/em> dua angka menggunakan rumus <strong>NORM.DIST(angka lebih besar) \u2013 NORM.DIST(angka lebih kecil)<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, rumus berikut menunjukkan cara mencari probabilitas bahwa ukuran sampel tertentu sebesar 15 memiliki mean antara 7 dan 9:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-6642 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/centrallimexcel4.png\" alt=\"Distribusi Sampling dengan Teorema Limit Pusat di Excel\" width=\"663\" height=\"293\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-teorema-batas-pusat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kalkulator Teorema Batas Pusat<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/aturan-praktis-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bagaimana menerapkan aturan praktis di Excel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kurva-lonceng-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membuat Kurva Lonceng di Excel<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teorema limit pusat menyatakan bahwa distribusi sampling dari mean sampel mendekati normal jika ukuran sampel cukup besar, meskipun distribusi populasi tidak normal . Teorema limit pusat juga menyatakan bahwa distribusi sampling akan mempunyai sifat-sifat sebagai berikut: 1. Rata-rata distribusi sampling akan sama dengan rata-rata distribusi populasi: x = \u03bc 2. Simpangan baku distribusi sampling akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menerapkan Teorema Limit Pusat di Excel \u2013 Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut beberapa contoh yang menggambarkan bagaimana menerapkan teorema limit pusat di Excel.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menerapkan Teorema Limit Pusat di Excel \u2013 Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut beberapa contoh yang menggambarkan bagaimana menerapkan teorema limit pusat di Excel.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-29T02:11:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/centrallimexcel1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/\",\"name\":\"Cara Menerapkan Teorema Limit Pusat di Excel \u2013 Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-29T02:11:57+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-29T02:11:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Berikut beberapa contoh yang menggambarkan bagaimana menerapkan teorema limit pusat di Excel.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara menerapkan teorema limit pusat di excel\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menerapkan Teorema Limit Pusat di Excel \u2013 Statorials","description":"Berikut beberapa contoh yang menggambarkan bagaimana menerapkan teorema limit pusat di Excel.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Menerapkan Teorema Limit Pusat di Excel \u2013 Statorials","og_description":"Berikut beberapa contoh yang menggambarkan bagaimana menerapkan teorema limit pusat di Excel.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-29T02:11:57+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/centrallimexcel1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/","name":"Cara Menerapkan Teorema Limit Pusat di Excel \u2013 Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-29T02:11:57+00:00","dateModified":"2023-07-29T02:11:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Berikut beberapa contoh yang menggambarkan bagaimana menerapkan teorema limit pusat di Excel.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat-excel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara menerapkan teorema limit pusat di excel"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/691"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=691"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/691\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=691"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=691"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=691"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}