{"id":711,"date":"2023-07-29T00:40:47","date_gmt":"2023-07-29T00:40:47","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/"},"modified":"2023-07-29T00:40:47","modified_gmt":"2023-07-29T00:40:47","slug":"z-skor-ti-84-kalkulator","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/","title":{"rendered":"Cara menghitung z score pada kalkulator ti-84"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Skor-z<\/strong> memberi tahu kita berapa banyak deviasi standar suatu nilai tertentu dari mean. Skor-z dari nilai tertentu dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>skor-z<\/strong> = (x \u2013 \u03bc) \/ \u03c3<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>x:<\/strong> nilai individu<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03bc:<\/strong> rata-rata populasi<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03c3:<\/strong> deviasi standar populasi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini menjelaskan cara menghitung skor-z pada kalkulator TI-84.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara menghitung skor Z dari satu nilai<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan suatu distribusi berdistribusi normal dengan rata-rata 12 dan simpangan baku 1,4 dan kita ingin menghitung skor-z dari nilai individual x = 14. Untuk menghitung skor-z dalam kalkulator TI-84, kita cukup ketik rumus berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-7048 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/zscoreti1.png\" alt=\"Menghitung skor Z pada kalkulator TI-84\" width=\"312\" height=\"133\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini memberitahu kita bahwa nilai individu 14 memiliki skor-z <strong>1,4286<\/strong> . Dengan kata lain, nilai 14 berada pada standar deviasi 1,4286 di atas mean.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara menghitung skor Z dari beberapa nilai<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebagai gantinya, misalkan kita memiliki daftar nilai data dan kita ingin menghitung skor-z untuk setiap nilai dalam daftar tersebut. Dalam hal ini kita dapat melakukan langkah-langkah berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Masukkan datanya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, kita akan memasukkan nilai data. Tekan <span style=\"border: 1px solid black;\">Stat<\/span> lalu tekan <span style=\"border: 1px solid black;\">EDIT<\/span> . Masukkan nilai berikut pada kolom L1:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-7050 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/zscoreti2.png\" alt=\"Nilai data mentah dalam L1 di kalkulator TI-84\" width=\"350\" height=\"233\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Temukan mean dan deviasi standar dari nilai data.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya kita akan mencari mean dan deviasi standar dari dataset tersebut.<\/span> <span style=\"color: #000000;\">Tekan <span style=\"border: 1px solid black;\">Stat<\/span> lalu gulir ke <strong>CALC<\/strong> . Sorot <strong>Statistik 1-Var<\/strong> dan tekan <span style=\"border: 1px solid black;\">Enter<\/span> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-7051 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/zscoreti3.png\" alt=\"Statistik 1-Var di Kalkulator TI-84\" width=\"342\" height=\"198\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk <strong>List<\/strong> , pastikan L1 dipilih karena ini adalah kolom tempat kita memasukkan data. Biarkan <strong>FreqList<\/strong> kosong. Sorot <strong>Hitung<\/strong> dan tekan <span style=\"border: 1px solid black;\">Enter<\/span> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-7052 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/zscoreti4.png\" alt=\"Statistik 1-Var pada kalkulator TI-84\" width=\"305\" height=\"155\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Output berikut akan muncul:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-7053 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/zscoreti5.png\" alt=\"Menghasilkan statistik 1-Var pada kalkulator TI-84\" width=\"307\" height=\"158\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat melihat bahwa mean dari dataset tersebut adalah <span style=\"text-decoration: overline;\">x<\/span> = <strong>10<\/strong> dan standar deviasinya adalah s <sub>x<\/sub> = <strong>5.558<\/strong> . Kami akan menggunakan kedua nilai ini pada langkah berikutnya untuk menghitung skor-z.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Gunakan rumus untuk menghitung setiap skor-z.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita akan menghitung skor-z untuk setiap nilai individual dalam kumpulan data. Tekan <span style=\"border: 1px solid black;\">Stat<\/span> lalu tekan <span style=\"border: 1px solid black;\">EDIT<\/span> . Sorot L2 dan ketikkan rumusnya ( <strong>L1-10)\/5.558<\/strong> , lalu tekan <span style=\"border: 1px solid black;\">Enter<\/span> . Skor-z dari setiap nilai individu akan otomatis muncul di kolom L2:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><em><strong>Catatan:<\/strong> Untuk memasukkan \u201cL1\u201d ke dalam rumus, tekan <span style=\"border: 1px solid black;\">2<\/span> , lalu tekan <span style=\"border: 1px solid black;\">1<\/span> .<\/em><\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-7055 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/zscoreti6.png\" alt=\"Perhitungan skor Z pada kalkulator TI-84\" width=\"342\" height=\"230\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h2> <strong>Bagaimana menafsirkan skor Z<\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ingatlah bahwa skor-z hanya memberi tahu kita berapa banyak deviasi standar suatu nilai dari mean. Skor z bisa positif, negatif, atau sama dengan nol:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Skor z yang positif<\/strong> menunjukkan bahwa suatu nilai tertentu berada di atas rata-rata.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Skor z negatif<\/strong> menunjukkan bahwa nilai tertentu berada di bawah rata-rata.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Skor z nol<\/strong> menunjukkan bahwa nilai tertentu sama dengan mean.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh kita, kita menemukan bahwa rata-ratanya adalah <strong>10<\/strong> dan deviasi standarnya adalah <strong>5,558<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jadi nilai pertama dalam dataset kita adalah 3, yang memiliki skor z (3-10)\/5.558 = <strong>-1.259<\/strong> . Artinya nilai \u201c3\u201d <em>lebih rendah<\/em> standar deviasinya sebesar 1,259 dari mean.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-7055 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/zscoreti6.png\" alt=\"Perhitungan skor Z pada kalkulator TI-84\" width=\"342\" height=\"230\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai berikutnya dalam kumpulan data kami, 4, memiliki skor-z (4-10) \/ 5.558 = <strong>-1.08<\/strong> . Artinya nilai \u201c4\u201d <em>lebih rendah<\/em> standar deviasinya sebesar 1,08 dari mean.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Semakin jauh suatu nilai dari mean, semakin tinggi nilai absolut skor-z untuk nilai tersebut.<\/span><\/p>\n<p data-slot-rendered-dynamic=\"true\"> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, nilai 3 lebih jauh dari mean dibandingkan nilai 4, yang menjelaskan mengapa 3 memiliki skor-z dengan nilai absolut lebih besar.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Skor-z memberi tahu kita berapa banyak deviasi standar suatu nilai tertentu dari mean. Skor-z dari nilai tertentu dihitung sebagai berikut: skor-z = (x \u2013 \u03bc) \/ \u03c3 Emas: x: nilai individu \u03bc: rata-rata populasi \u03c3: deviasi standar populasi Tutorial ini menjelaskan cara menghitung skor-z pada kalkulator TI-84. Cara menghitung skor Z dari satu nilai Misalkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menghitung Z Score pada Kalkulator TI-84 - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan sederhana cara menghitung z-score pada kalkulator TI-84, disertai beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menghitung Z Score pada Kalkulator TI-84 - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan sederhana cara menghitung z-score pada kalkulator TI-84, disertai beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-29T00:40:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/zscoreti1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/\",\"name\":\"Cara Menghitung Z Score pada Kalkulator TI-84 - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-29T00:40:47+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-29T00:40:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Penjelasan sederhana cara menghitung z-score pada kalkulator TI-84, disertai beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara menghitung z score pada kalkulator ti-84\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menghitung Z Score pada Kalkulator TI-84 - Statologi","description":"Penjelasan sederhana cara menghitung z-score pada kalkulator TI-84, disertai beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Menghitung Z Score pada Kalkulator TI-84 - Statologi","og_description":"Penjelasan sederhana cara menghitung z-score pada kalkulator TI-84, disertai beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-29T00:40:47+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/zscoreti1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/","name":"Cara Menghitung Z Score pada Kalkulator TI-84 - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-29T00:40:47+00:00","dateModified":"2023-07-29T00:40:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Penjelasan sederhana cara menghitung z-score pada kalkulator TI-84, disertai beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/z-skor-ti-84-kalkulator\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara menghitung z score pada kalkulator ti-84"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/711"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=711"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/711\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}