{"id":799,"date":"2023-07-28T17:32:24","date_gmt":"2023-07-28T17:32:24","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/"},"modified":"2023-07-28T17:32:24","modified_gmt":"2023-07-28T17:32:24","slug":"uji-normalitas-spss","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/","title":{"rendered":"Cara menguji normalitas di spss"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Banyak uji statistik yang mengharuskan satu atau lebih variabel berdistribusi normal agar hasil pengujian dapat diandalkan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini menjelaskan dua metode berbeda yang dapat Anda gunakan untuk menguji normalitas variabel di SPSS.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setiap metode akan menggunakan kumpulan data berikut, yang menunjukkan rata-rata poin per pertandingan yang dicetak oleh 20 pemain bola basket berbeda:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-8709 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/histspss1.png\" alt=\"\" width=\"285\" height=\"429\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Metode 1: histogram<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Salah satu cara untuk melihat apakah suatu variabel terdistribusi normal adalah dengan membuat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/histogram-spss\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">histogram<\/a> untuk menampilkan sebaran variabel tersebut. Jika variabel <em>terdistribusi<\/em> normal, histogram akan berbentuk &#8220;lonceng&#8221; dengan lebih banyak nilai terletak di dekat pusat dan lebih sedikit nilai terletak di bagian ekor.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk membuat histogram dataset bola basket ini, kita dapat mengklik tab <strong>Charts<\/strong> lalu klik <strong>Chart Builder<\/strong> .<\/span> <\/p>\n<p data-slot-rendered-dynamic=\"true\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-8710 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/histspss2.png\" alt=\"\" width=\"427\" height=\"432\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p data-slot-rendered-dynamic=\"true\"> <span style=\"color: #000000;\">Di jendela yang muncul, pilih <strong>Histogram<\/strong> dari daftar <strong>Pilih dari<\/strong> dan seret ke jendela pengeditan. Kemudian seret <strong>titik<\/strong> variabel ke sumbu x:<\/span> <\/p>\n<p data-slot-rendered-dynamic=\"true\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-8711 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/histspss3.png\" alt=\"\" width=\"413\" height=\"457\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setelah Anda mengklik <strong>OK<\/strong> , histogram berikut akan muncul:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-8712 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/histspss4.png\" alt=\"\" width=\"505\" height=\"352\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat melihat bahwa poin variabel tidak terdistribusi normal secara sempurna, namun secara kasar mengikuti bentuk lonceng, dengan sebagian besar pemain mencetak antara 10 dan 20 poin per game dan lebih sedikit pemain yang mencetak di luar jumlah tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Meskipun ini bukan cara formal untuk menguji normalitas, ini memberi kita cara cepat untuk memvisualisasikan distribusi suatu variabel dan memberi kita gambaran kasar apakah distribusinya berbentuk lonceng atau tidak.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Metode 2: uji statistik formal<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita juga dapat menggunakan uji statistik formal untuk menentukan apakah suatu variabel mengikuti distribusi normal atau tidak. SPSS menawarkan uji normalitas berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Tes Shapiro \u2013 Wilk<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Tes Kolmogorov-Smirnov<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hipotesis nol untuk setiap pengujian adalah bahwa variabel tertentu terdistribusi normal. Jika nilai p pengujian berada di bawah tingkat signifikansi tertentu (pilihan umum mencakup 0,01, 0,05, dan 0,10), maka kita dapat menolak hipotesis nol dan menyimpulkan bahwa terdapat cukup bukti untuk menyatakan bahwa variabel tersebut tidak terdistribusi normal. .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk melakukan kedua pengujian ini secara bersamaan di SPSS, klik tab <strong>Analisis<\/strong> , lalu <strong>Statistik Deskriptif<\/strong> , lalu klik <strong>&nbsp;<\/strong> <strong>Jelajahi<\/strong> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-8793 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/normalitespss1.png\" alt=\"\" width=\"551\" height=\"382\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Di jendela baru yang muncul, seret <strong>titik<\/strong> variabel ke dalam area berlabel Daftar Ketergantungan. Kemudian klik <strong>Plots<\/strong> dan pastikan kotak di sebelah <strong>Normality Plots with Tests<\/strong> dicentang. Lalu klik <strong>Lanjutkan<\/strong> . Lalu klik <strong>oke<\/strong> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-8794 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/normalitespss2.png\" alt=\"\" width=\"560\" height=\"476\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setelah Anda mengklik <strong>OK<\/strong> , hasil uji normalitas akan ditampilkan pada kotak berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-8795 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/normalitespss3.png\" alt=\"Output uji normalitas di SPSS\" width=\"401\" height=\"137\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Statistik pengujian dan nilai p yang sesuai untuk setiap pengujian ditampilkan:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Tes Kolmogorov-Smirnov:<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Statistik uji: <strong>0,113<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">nilai p: <strong>0,200<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Tes Shapiro-Wilk:<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Statistik pengujian: <strong>0,967<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">nilai p: <strong>0,699<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p untuk kedua pengujian tidak kurang dari 0,05, artinya kita tidak memiliki cukup bukti untuk mengatakan bahwa variabel <strong>poin<\/strong> tidak terdistribusi normal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita ingin melakukan uji statistik dengan asumsi bahwa variabel-variabelnya terdistribusi normal, kita akan mengetahui bahwa <strong>poin-poin<\/strong> variabel memenuhi asumsi ini.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak uji statistik yang mengharuskan satu atau lebih variabel berdistribusi normal agar hasil pengujian dapat diandalkan. Tutorial ini menjelaskan dua metode berbeda yang dapat Anda gunakan untuk menguji normalitas variabel di SPSS. Setiap metode akan menggunakan kumpulan data berikut, yang menunjukkan rata-rata poin per pertandingan yang dicetak oleh 20 pemain bola basket berbeda: Metode 1: [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Uji Normalitas di SPSS \u2013 Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut dua metode yang dapat Anda gunakan untuk menguji normalitas di SPSS.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Uji Normalitas di SPSS \u2013 Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut dua metode yang dapat Anda gunakan untuk menguji normalitas di SPSS.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-28T17:32:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/histspss1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/\",\"name\":\"Cara Uji Normalitas di SPSS \u2013 Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-28T17:32:24+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-28T17:32:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Berikut dua metode yang dapat Anda gunakan untuk menguji normalitas di SPSS.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara menguji normalitas di spss\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Uji Normalitas di SPSS \u2013 Statologi","description":"Berikut dua metode yang dapat Anda gunakan untuk menguji normalitas di SPSS.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Uji Normalitas di SPSS \u2013 Statologi","og_description":"Berikut dua metode yang dapat Anda gunakan untuk menguji normalitas di SPSS.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-28T17:32:24+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/histspss1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/","name":"Cara Uji Normalitas di SPSS \u2013 Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-28T17:32:24+00:00","dateModified":"2023-07-28T17:32:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Berikut dua metode yang dapat Anda gunakan untuk menguji normalitas di SPSS.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-normalitas-spss\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara menguji normalitas di spss"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/799"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=799"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/799\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=799"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=799"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=799"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}