{"id":823,"date":"2023-07-28T15:39:29","date_gmt":"2023-07-28T15:39:29","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/"},"modified":"2023-07-28T15:39:29","modified_gmt":"2023-07-28T15:39:29","slug":"statistik-deskriptif-spss","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/","title":{"rendered":"Cara menghitung statistik deskriptif variabel di spss"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara terbaik untuk memahami kumpulan data adalah dengan menghitung <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-inferensial-deskriptif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">statistik deskriptif<\/a> untuk variabel-variabel dalam kumpulan data. Ada tiga bentuk umum statistik deskriptif:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Ringkasan Statistik<\/strong> \u2013 Angka yang merangkum suatu variabel menggunakan satu angka. Contohnya termasuk mean, median, deviasi standar, dan rentang.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Tabel<\/strong> \u2013 Tabel dapat membantu kita memahami bagaimana data didistribusikan. Contohnya adalah tabel frekuensi, yang memberi tahu kita berapa banyak nilai data yang berada dalam rentang tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Bagan<\/strong> \u2013 Ini membantu kita memvisualisasikan data. Contohnya adalah <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/histogram-spss\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">histogram<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini menjelaskan cara menghitung statistik deskriptif variabel di SPSS.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: statistik deskriptif di SPSS<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita mempunyai kumpulan data berikut yang berisi empat variabel untuk 20 siswa di kelas tertentu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Hasil ujian<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Berjam-jam dihabiskan untuk belajar<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Ujian persiapan berlalu<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai saat ini di kelas<\/span> <\/li>\n<\/ul>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9071 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mahal1.png\" alt=\"\" width=\"446\" height=\"485\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menghitung statistik deskriptif untuk masing-masing keempat variabel tersebut:<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Statistik ringkasan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menghitung ringkasan statistik setiap variabel, klik tab <strong>Analisis<\/strong> , lalu <strong>Statistik Deskriptif<\/strong> , lalu <strong>Deskriptif<\/strong> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9089 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/desc1.png\" alt=\"\" width=\"545\" height=\"549\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Di jendela baru yang muncul, seret keempat variabel ke dalam area berlabel Variable(s). Jika mau, Anda dapat mengklik tombol <strong>Opsi<\/strong> dan memilih statistik deskriptif spesifik yang Anda ingin SPSS hitung. Lalu klik <strong>Lanjutkan<\/strong> . Lalu klik <strong>oke<\/strong> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9090 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/desc2.png\" alt=\"\" width=\"537\" height=\"504\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setelah Anda mengklik <strong>OK<\/strong> , sebuah tabel akan muncul menampilkan statistik deskriptif berikut untuk setiap variabel:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9091 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/desc3.png\" alt=\"Statistik deskriptif di SPSS\" width=\"486\" height=\"178\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara mengartikan angka pada tabel ini untuk variabel <strong>skor<\/strong> :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>N :<\/strong> Jumlah total observasi. Dalam hal ini, ada 20.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Minimum:<\/strong> Nilai minimum untuk nilai ujian. Dalam hal ini, nilainya 68.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Maksimum:<\/strong> Nilai maksimum untuk nilai ujian. Dalam hal ini, nilainya 99.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Rata-rata:<\/strong> nilai rata-rata ujian. Dalam hal ini, nilainya adalah 82,75.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Standar. Deviasi:<\/strong> Standar deviasi nilai ujian. Dalam hal ini adalah 8.985.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tabel ini memungkinkan kita dengan cepat memahami rentang setiap variabel (menggunakan minimum dan maksimum), lokasi pusat setiap variabel (menggunakan mean), dan distribusi nilai setiap variabel (menggunakan standar deviasi).<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>tabel<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menghasilkan tabel frekuensi setiap variabel, klik tab <strong>Analisis<\/strong> , lalu <strong>Statistik Deskriptif<\/strong> , lalu <strong>Frekuensi<\/strong> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9092 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/desc4.png\" alt=\"\" width=\"535\" height=\"440\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Di jendela baru yang muncul, seret setiap variabel ke dalam kotak berlabel Variable(s). Lalu klik <strong>oke<\/strong> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9096\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/desc5.png\" alt=\"\" width=\"421\" height=\"271\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Akan muncul tabel frekuensi untuk setiap variabel. Misalnya, ini adalah <strong>jam<\/strong> variabel:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9097 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/desc6.png\" alt=\"Tabel frekuensi di SPSS\" width=\"418\" height=\"244\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara menafsirkan tabel tersebut adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kolom pertama menampilkan setiap nilai unik untuk variabel <strong>jam<\/strong> . Dalam hal ini nilai uniknya adalah 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 16.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kolom kedua menampilkan frekuensi setiap nilai. Misalnya nilai 1 muncul 1 kali, nilai 2 muncul 4 kali, dan seterusnya.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kolom ketiga menampilkan persentase untuk setiap nilai. Misalnya nilai 1 mewakili 5% dari seluruh nilai dalam dataset. Nilai 2 mewakili 20% dari seluruh nilai yang ada pada dataset, dan seterusnya.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kolom terakhir menampilkan persentase kumulatif. Misalnya, nilai 1 dan 2 bersama-sama mewakili 25% dari total kumpulan data. Nilai 1, 2, dan 3 mewakili total 60% kumpulan data, dan seterusnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tabel ini memberi kita gambaran bagus tentang distribusi nilai data untuk setiap variabel.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Grafik<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Grafik juga membantu kita memahami distribusi nilai data untuk setiap variabel dalam suatu kumpulan data. Salah satu grafik paling populer untuk melakukan hal ini adalah histogram.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk membuat histogram untuk variabel tertentu dalam kumpulan data, klik tab <strong>Bagan<\/strong> , lalu <strong>klik Pembuat Bagan<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Di jendela baru yang muncul, pilih <strong>Histogram<\/strong> dari panel \u201cPilih dari\u201d. Kemudian seret opsi histogram pertama ke jendela pengeditan utama. Kemudian seret variabel yang Anda minati ke sumbu x. Kami akan menggunakan <strong>skor<\/strong> untuk contoh ini. Lalu klik <strong>oke<\/strong> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9098 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/desc7.png\" alt=\"\" width=\"523\" height=\"542\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setelah Anda mengklik <strong>OK<\/strong> , akan muncul histogram yang menampilkan distribusi nilai untuk variabel <strong>skor<\/strong> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9099 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/desc8.png\" alt=\"\" width=\"513\" height=\"356\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Histogram menunjukkan kepada kita bahwa kisaran nilai ujian bervariasi antara 65 dan 100, dengan sebagian besar nilai berada di antara 70 dan 90.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita juga dapat mengulangi proses ini untuk membuat histogram untuk setiap variabel lain dalam kumpulan data.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara terbaik untuk memahami kumpulan data adalah dengan menghitung statistik deskriptif untuk variabel-variabel dalam kumpulan data. Ada tiga bentuk umum statistik deskriptif: 1. Ringkasan Statistik \u2013 Angka yang merangkum suatu variabel menggunakan satu angka. Contohnya termasuk mean, median, deviasi standar, dan rentang. 2. Tabel \u2013 Tabel dapat membantu kita memahami bagaimana data didistribusikan. Contohnya adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara menghitung statistik deskriptif variabel di SPSS - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan sederhana cara menghitung statistik deskriptif variabel di SPSS.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara menghitung statistik deskriptif variabel di SPSS - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan sederhana cara menghitung statistik deskriptif variabel di SPSS.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-28T15:39:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mahal1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/\",\"name\":\"Cara menghitung statistik deskriptif variabel di SPSS - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-28T15:39:29+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-28T15:39:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Penjelasan sederhana cara menghitung statistik deskriptif variabel di SPSS.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara menghitung statistik deskriptif variabel di spss\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara menghitung statistik deskriptif variabel di SPSS - Statorials","description":"Penjelasan sederhana cara menghitung statistik deskriptif variabel di SPSS.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara menghitung statistik deskriptif variabel di SPSS - Statorials","og_description":"Penjelasan sederhana cara menghitung statistik deskriptif variabel di SPSS.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-28T15:39:29+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mahal1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/","name":"Cara menghitung statistik deskriptif variabel di SPSS - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-28T15:39:29+00:00","dateModified":"2023-07-28T15:39:29+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Penjelasan sederhana cara menghitung statistik deskriptif variabel di SPSS.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-deskriptif-spss\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara menghitung statistik deskriptif variabel di spss"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/823"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=823"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/823\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}