{"id":824,"date":"2023-07-28T15:33:50","date_gmt":"2023-07-28T15:33:50","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/"},"modified":"2023-07-28T15:33:50","modified_gmt":"2023-07-28T15:33:50","slug":"distribusi-bimodal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/","title":{"rendered":"Apa itu distribusi bimodal?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi bimodal<\/strong> adalah distribusi probabilitas dengan dua mode.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita sering menggunakan istilah &#8220;mode&#8221; dalam <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-inferensial-deskriptif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">statistik deskriptif<\/a> untuk merujuk pada nilai paling umum dalam kumpulan data, namun dalam kasus ini istilah &#8220;mode&#8221; mengacu pada maksimum lokal dalam grafik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat melihat distribusi bimodal, Anda akan melihat dua \u201cpuncak\u201d berbeda yang mewakili dua mode ini.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9118 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bimodal1-1.png\" alt=\"Distribusi bimodal\" width=\"530\" height=\"299\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini berbeda dengan distribusi unimodal yang hanya memiliki satu puncak:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9120 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bimodal2.png\" alt=\"Distribusi unimodal\" width=\"537\" height=\"308\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Anda dapat mengingat perbedaan keduanya dengan mengingat:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">\u201cbi\u201d = dua<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">\u201cbersatu\u201d = satu<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Meskipun sebagian besar mata kuliah statistik menggunakan distribusi unimodal seperti distribusi normal untuk menjelaskan berbagai topik, distribusi bimodal cukup sering muncul dalam praktiknya, sehingga berguna untuk mengetahui cara mengenali dan menafsirkannya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><em><strong>Catatan:<\/strong> Distribusi bimodal adalah jenis <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">distribusi multimodal<\/a> tertentu.<\/em><\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh distribusi bimodal<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut beberapa contoh distribusi bimodal:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh #1: Jam Puncak Restoran<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika Anda membuat grafik untuk memvisualisasikan distribusi pelanggan per jam di restoran tertentu, Anda mungkin akan menemukan bahwa grafik tersebut mengikuti distribusi bimodal dengan puncak pada jam makan siang dan puncak lainnya pada jam makan malam:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9125 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bimodal3.png\" alt=\"Contoh distribusi bimodal\" width=\"536\" height=\"330\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh no. 2: Rata-rata tinggi dua jenis tumbuhan<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan Anda berjalan mengelilingi ladang dan mengukur tinggi tanaman yang berbeda. Tanpa disadari, Anda sedang mengukur ukuran dua spesies berbeda: satu cukup besar dan satu lagi cukup kecil. Jika Anda membuat grafik untuk memvisualisasikan distribusi ketinggian, grafik tersebut akan mengikuti distribusi bimodal:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9128 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bimodal4.png\" alt=\"Contoh distribusi bimodal\" width=\"542\" height=\"326\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh #3: hasil ujian<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang guru memberikan ujian kepada murid-muridnya di kelasnya. Beberapa siswa belajar untuk ujian, yang lainnya tidak. Ketika guru membuat grafik hasil ujian, ia mengikuti distribusi bimodal dengan puncak di sekitar nilai rendah bagi siswa yang tidak belajar dan puncak lainnya di sekitar nilai tinggi untuk siswa yang belajar:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9129 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bimodal5.png\" alt=\"Contoh distribusi bimodal dengan hasil tes\" width=\"540\" height=\"324\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa yang menyebabkan distribusi bimodal?<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Secara umum ada dua hal yang menyebabkan distribusi bimodal:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Beberapa fenomena yang mendasarinya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi bimodal seringkali terjadi karena fenomena tertentu yang mendasarinya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, jumlah pelanggan yang mengunjungi restoran setiap jamnya mengikuti distribusi bimodal karena orang cenderung makan di restoran pada dua waktu berbeda: makan siang dan makan malam.<\/span> <span style=\"color: #000000;\">Perilaku manusia yang mendasari inilah yang menjadi asal muasal distribusi bimodal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Dua kelompok berbeda dikelompokkan menjadi satu.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi bimodal juga dapat terjadi ketika Anda menganalisis dua kelompok benda yang berbeda tanpa menyadarinya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, jika Anda mengukur tinggi tanaman di lahan tertentu tanpa menyadari bahwa dua spesies berbeda tumbuh di lahan yang sama, Anda akan melihat distribusi bimodal saat Anda membuat grafik.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Bagaimana menganalisis distribusi bimodal<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita sering mendeskripsikan distribusi menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengukur-tendensi-sentral\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mean atau median<\/a> karena ini memberi kita gambaran di mana \u201cpusat\u201d distribusi tersebut berada.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sayangnya, mean dan median tidak berguna untuk mengetahui distribusi bimodal. Misalnya rata-rata nilai ujian siswa pada contoh di atas adalah 81:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9133 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bimodal6.png\" alt=\"\" width=\"531\" height=\"316\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, sangat sedikit siswa yang mendapat nilai mendekati 81. Dalam hal ini, rata-ratanya menyesatkan. Sebagian besar siswa sebenarnya mendapat nilai sekitar 74 atau 88.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara yang lebih baik untuk menganalisis dan menafsirkan distribusi bimodal adalah dengan membagi data menjadi dua kelompok berbeda dan kemudian menganalisis pusat dan distribusi untuk setiap kelompok.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita dapat membagi hasil ujian menjadi &#8220;skor rendah&#8221; dan &#8220;skor tinggi&#8221; lalu mencari mean dan deviasi standar untuk setiap kelompok.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika Anda membagikan hasil analisis dan data Anda mengikuti distribusi bimodal, sebaiknya buat histogram seperti yang ditunjukkan di atas sehingga audiens Anda dapat melihat dengan jelas bahwa distribusi tersebut memiliki dua &#8220;puncak&#8221; yang berbeda dan hanya membuat masuk akal untuk menganalisis setiap puncak secara terpisah daripada sebagai satu kumpulan data besar.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Distribusi bimodal adalah distribusi probabilitas dengan dua mode. Kita sering menggunakan istilah &#8220;mode&#8221; dalam statistik deskriptif untuk merujuk pada nilai paling umum dalam kumpulan data, namun dalam kasus ini istilah &#8220;mode&#8221; mengacu pada maksimum lokal dalam grafik. Saat melihat distribusi bimodal, Anda akan melihat dua \u201cpuncak\u201d berbeda yang mewakili dua mode ini. Hal ini berbeda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu distribusi bimodal? - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang distribusi bimodal, disertai beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu distribusi bimodal? - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang distribusi bimodal, disertai beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-28T15:33:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bimodal1-1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/\",\"name\":\"Apa itu distribusi bimodal? - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-28T15:33:50+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-28T15:33:50+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Penjelasan sederhana tentang distribusi bimodal, disertai beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu distribusi bimodal?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu distribusi bimodal? - Statologi","description":"Penjelasan sederhana tentang distribusi bimodal, disertai beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu distribusi bimodal? - Statologi","og_description":"Penjelasan sederhana tentang distribusi bimodal, disertai beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-28T15:33:50+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bimodal1-1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/","name":"Apa itu distribusi bimodal? - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-28T15:33:50+00:00","dateModified":"2023-07-28T15:33:50+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Penjelasan sederhana tentang distribusi bimodal, disertai beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu distribusi bimodal?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/824"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=824"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/824\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=824"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=824"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=824"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}