{"id":847,"date":"2023-07-28T13:44:24","date_gmt":"2023-07-28T13:44:24","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/"},"modified":"2023-07-28T13:44:24","modified_gmt":"2023-07-28T13:44:24","slug":"tes-level-python","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/","title":{"rendered":"Cara melakukan tes levene dengan python"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Uji Levene<\/strong> digunakan untuk mengetahui apakah dua kelompok atau lebih mempunyai varian yang sama. Hal ini umum digunakan karena banyak uji statistik mengasumsikan bahwa kelompok memiliki varian yang sama dan uji Levene memungkinkan Anda menentukan apakah asumsi ini terpenuhi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Levene dengan Python.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: Tes Levene dengan Python<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peneliti ingin mengetahui apakah tiga jenis pupuk berbeda menyebabkan tingkat pertumbuhan tanaman yang berbeda. Mereka secara acak memilih 30 tanaman berbeda dan membaginya menjadi tiga kelompok yang terdiri dari 10 tanaman, memberikan pupuk berbeda pada setiap kelompok. Setelah sebulan, mereka mengukur tinggi tiap tanaman.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Gunakan langkah-langkah berikut untuk melakukan uji Levene dengan Python untuk menentukan apakah ketiga kelompok memiliki varian yang sama atau tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Masukkan datanya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, kita akan membuat tiga tabel untuk menampung nilai data:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong>group1 = [7, 14, 14, 13, 12, 9, 6, 14, 12, 8]\ngroup2 = [15, 17, 13, 15, 15, 13, 9, 12, 10, 8]\ngroup3 = [6, 8, 8, 9, 5, 14, 13, 8, 10, 9]\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Lakukan tes Levene.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita akan melakukan pengujian Levene menggunakan <a href=\"https:\/\/docs.scipy.org\/doc\/scipy\/reference\/generated\/scipy.stats.levene.html#scipy.stats.levene\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">fungsi levane()<\/a> dari perpustakaan SciPy, yang menggunakan sintaks berikut:<\/span><\/p>\n<p> <strong><span style=\"color: #000000;\">levene(sampel1, sampel2, \u2026, tengah=&#8217;median&#8217;)<\/span><\/strong><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>sample1, sample2, dll:<\/strong> Nama sampel.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>tengah:<\/strong> Metode yang digunakan untuk tes Levene. Standarnya adalah &#8220;median&#8221;, namun pilihan lain mencakup &#8220;rata-rata&#8221; dan &#8220;dipangkas&#8221;.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seperti disebutkan dalam <a href=\"https:\/\/docs.scipy.org\/doc\/scipy\/reference\/generated\/scipy.stats.levene.html#scipy.stats.levene\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dokumentasi<\/a> , sebenarnya ada tiga variasi tes Levene yang dapat Anda gunakan. Penggunaan yang disarankan adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u201cmedian\u201d:<\/strong> direkomendasikan untuk distribusi yang miring.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u201crata-rata\u201d:<\/strong> direkomendasikan untuk distribusi simetris dengan ekor sedang.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>&#8216;dipangkas&#8217;:<\/strong> direkomendasikan untuk distribusi berekor berat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut mengilustrasikan cara melakukan uji Levene menggunakan <strong>mean<\/strong> dan <strong>median<\/strong> sebagai pusatnya:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\"><span style=\"color: #008000;\">import<\/span> <span style=\"color: #000000;\">scipy.stats<\/span> <span style=\"color: #008000;\">as<\/span> <span style=\"color: #000000;\">stats<\/span>\n\n#Levene's test centered at the median<\/span>\nstats.levene(group1, group2, group3, center='median')\n\n(statistic=0.1798, pvalue=0.8364)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#Levene's test centered at the mean\n<\/span>stats.levene(group1, group2, group3, center='mean')\n\n(statistic=0.5357, pvalue=0.5914)<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pada kedua metode, nilai p tidak kurang dari 0,05. Ini berarti bahwa dalam kedua kasus tersebut kita akan gagal menolak hipotesis nol. Artinya, kita tidak mempunyai bukti yang cukup untuk menyatakan bahwa varians pertumbuhan tanaman antara ketiga pupuk tersebut berbeda nyata.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan kata lain, ketiga kelompok mempunyai varian yang sama. Jika kita melakukan uji statistik (seperti<\/span> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ANOVA satu arah<\/a> <span style=\"color: #000000;\">) yang mengasumsikan setiap kelompok memiliki varian yang sama, maka asumsi ini terpenuhi.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Uji Levene digunakan untuk mengetahui apakah dua kelompok atau lebih mempunyai varian yang sama. Hal ini umum digunakan karena banyak uji statistik mengasumsikan bahwa kelompok memiliki varian yang sama dan uji Levene memungkinkan Anda menentukan apakah asumsi ini terpenuhi. Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes Levene dengan Python. Contoh: Tes Levene dengan Python Peneliti ingin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara melakukan tes Levene dengan Python - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan interpretasi tes Levene dengan Python.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara melakukan tes Levene dengan Python - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan interpretasi tes Levene dengan Python.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-28T13:44:24+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/\",\"name\":\"Cara melakukan tes Levene dengan Python - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-28T13:44:24+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-28T13:44:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan interpretasi tes Levene dengan Python.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melakukan tes levene dengan python\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara melakukan tes Levene dengan Python - Statologi","description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan interpretasi tes Levene dengan Python.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara melakukan tes Levene dengan Python - Statologi","og_description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan interpretasi tes Levene dengan Python.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-28T13:44:24+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/","name":"Cara melakukan tes Levene dengan Python - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-28T13:44:24+00:00","dateModified":"2023-07-28T13:44:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan interpretasi tes Levene dengan Python.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-level-python\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melakukan tes levene dengan python"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/847"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=847"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/847\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}