{"id":851,"date":"2023-07-28T13:23:10","date_gmt":"2023-07-28T13:23:10","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/"},"modified":"2023-07-28T13:23:10","modified_gmt":"2023-07-28T13:23:10","slug":"sampel-berpasangan-t-uji-python","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/","title":{"rendered":"Cara melakukan uji-t sampel berpasangan dengan python"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-sampel-berpasangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uji-t sampel berpasangan<\/a> digunakan untuk membandingkan rata-rata dua sampel ketika setiap observasi pada satu sampel dapat dikaitkan dengan observasi pada sampel lainnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini menjelaskan cara melakukan uji-t sampel berpasangan dengan Python.<\/span><\/p>\n<h2> <strong>Contoh: Uji T Sampel Berpasangan dengan Python<\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita ingin mengetahui apakah kurikulum tertentu mempunyai dampak yang signifikan terhadap kinerja siswa pada ujian tertentu. Untuk mengujinya, kami meminta 15 siswa di satu kelas untuk mengikuti tes awal. Kemudian kami meminta masing-masing siswa berpartisipasi dalam kurikulum selama dua minggu. Kemudian, siswa mengulangi tes dengan kesulitan serupa.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk membandingkan perbedaan antara nilai rata-rata pada tes pertama dan kedua, kami menggunakan uji-t sampel berpasangan karena untuk setiap siswa, nilai mereka pada tes pertama dapat dikaitkan dengan nilai mereka pada tes kedua.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selesaikan langkah-langkah berikut untuk melakukan uji-t sampel berpasangan dengan Python.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Buat datanya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, kita akan membuat dua tabel untuk memuat skor sebelum dan sesudah tes:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong>pre = [88, 82, 84, 93, 75, 78, 84, 87, 95, 91, 83, 89, 77, 68, 91]<\/strong>\n<strong>post = [91, 84, 88, 90, 79, 80, 88, 90, 90, 96, 88, 89, 81, 74, 92]<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Lakukan uji-T sampel berpasangan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita akan menggunakan <a href=\"https:\/\/docs.scipy.org\/doc\/scipy\/reference\/generated\/scipy.stats.ttest_rel.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">fungsi ttest_rel()<\/a> dari perpustakaan scipy.stats untuk melakukan uji-t sampel berpasangan, yang menggunakan sintaks berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>tes_rel(a, b)<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>a :<\/strong> tabel sampel observasi dari kelompok 1<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>b :<\/strong> tabel sampel observasi dari kelompok 2<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menggunakan fungsi ini dalam contoh spesifik kami:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #107d3f;\">import<\/span> scipy.stats <span style=\"color: #107d3f;\">as<\/span> stats\n\n<span style=\"color: #008080;\">#perform the paired samples t-test<\/span>\nstats.ttest_rel(pre, post)\n\n(statistic=-2.9732, pvalue=0.0101)\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Statistik ujinya adalah <strong>-2,9732<\/strong> dan nilai p dua sisi yang sesuai adalah <strong>0,0101<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Interpretasikan hasilnya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, uji-t sampel berpasangan menggunakan hipotesis nol dan hipotesis alternatif berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> :<\/strong> Rata-rata nilai pre-test dan post-test adalah sama<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>A<\/sub> :<\/strong> Rata-rata nilai pre-test dan post-test <em>tidak<\/em> sama<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai p ( <strong>0,0101<\/strong> ) kurang dari 0,05, kami menolak hipotesis nol. Kami mempunyai cukup bukti yang menyatakan bahwa sebenarnya rata-rata nilai ujian siswa sebelum dan sesudah mengikuti program studi berbeda.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Uji-t sampel berpasangan digunakan untuk membandingkan rata-rata dua sampel ketika setiap observasi pada satu sampel dapat dikaitkan dengan observasi pada sampel lainnya. Tutorial ini menjelaskan cara melakukan uji-t sampel berpasangan dengan Python. Contoh: Uji T Sampel Berpasangan dengan Python Misalkan kita ingin mengetahui apakah kurikulum tertentu mempunyai dampak yang signifikan terhadap kinerja siswa pada ujian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Melakukan Uji-T Sampel Berpasangan dengan Python - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t sampel berpasangan dengan Python.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Melakukan Uji-T Sampel Berpasangan dengan Python - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t sampel berpasangan dengan Python.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-28T13:23:10+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/\",\"name\":\"Cara Melakukan Uji-T Sampel Berpasangan dengan Python - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-28T13:23:10+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-28T13:23:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t sampel berpasangan dengan Python.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melakukan uji-t sampel berpasangan dengan python\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Melakukan Uji-T Sampel Berpasangan dengan Python - Statologi","description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t sampel berpasangan dengan Python.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Melakukan Uji-T Sampel Berpasangan dengan Python - Statologi","og_description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t sampel berpasangan dengan Python.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-28T13:23:10+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/","name":"Cara Melakukan Uji-T Sampel Berpasangan dengan Python - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-28T13:23:10+00:00","dateModified":"2023-07-28T13:23:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Penjelasan sederhana tentang cara melakukan uji-t sampel berpasangan dengan Python.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-berpasangan-t-uji-python\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melakukan uji-t sampel berpasangan dengan python"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/851"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=851"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/851\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=851"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=851"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=851"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}